Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pebulutangkis PON Fokus Kejuaraan

PON
Ni Made Deya Surya Saraswati saat bertanding melawan Ni Made Pranita Sulistya Devi di ajang Sirnas.

Denpasar, Bali Tribune

Tiga pebulutangkis putri PON Bali,  Ni Made Pranita Sulistya Devi (Ade), Ayu Gari Luna Maharani, dan Ni Made Deya Saraswati dipastikan fokus mengikuti kejuaraan di luar daerah selama KONI Bali menggelar program TC Sentralisasi nanti.

Permasalahannya, Pengprov PBSI Bali enggan menarik ketiga atlet tersebut, karena dengan mengikuti kejuaraan di luar daerah akan menambah jam terbang dan mendapat lawan sepadan.

"Pada prinsipnya kami setuju dengan program TC Sentralisasi KONI Bali. Kenapa tidak ditarik, karena jika latihan di Bali cenderung tidak maksimal. Sementara di luar daerah bisa mencari lawan yang bagus, lebih baik kami putuskan di luar saja," ucap Sekum Pengprov PBSI Bali, Made Darmiyasa di KONI Bali, Kamis (21/7).

Pemilihan lokasi di luar daerah, karena mengikuti kejuaraan sehingga atlet bulutangkis PON Bali lebih banyak diturunkan pada event. "Pertimbangan tempat latihan belum memadai di Bali. Lawan sparring juga sulit mencari lawan sepadan. Sehingga kami pilih perbanyak mengikuti kejuaraan di luar Bali saja," tegasnya.

Misalnya, pebulutangkis Ade latihan di PB Icuk Sugiharto di Sukabumi. "Kami yakin, jika ditarik ke Bali, malah mereka tidak bisa mengikuti turnamen. Perbanyak try out saja sekalian mengejar poin. Jadi, bukan muaranya di PON saja. Karena menuju junior master dan seleknas mencari poin wajib di setiap kejuaraan," beber Darmiyasa.
Dimana, saat ini Ni Made Pranita Sulistya Devi mengikuti Sirnas Lampung. Dia main di kategori dewasa, padahal aslinya masih Taruna. Karena menyesuaikan dengan PON Jabar XIX September 2016. "Itu juga bagian strategi dalam menatap PON Jabar," tandas Darmiyasa sembari menyebut Sirnas Lampung sedang berjalan dan kini dia lolos babak delapan besar. Jika menang lawan Febi, Ade bisa melenggang ke semifinal.

Sementara Ayu Gari Luna Maharani kini bersiap mengikuti Eksis Victor kejuaraan internasional di bawah 17 tahun, dan under 15  katagori remaja. Sedangkan Deya Saraswati turun membela Indonesia di ASG Thailand.

"Kami sudah rencanakan ketiga pebulutangkis PON Bali itu bisa kumpul 14 Agustus. Akan berkumpul pada waktu Sirnas di Cirebon. Nanti ketiganya turun sekalian pematangan tim bulutangkis PON Bali," papar Darmiyasa.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.