Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pecatur Bali Raih 3 Emas di Malaysia

medali
RAIH PRESTASI – Putu Luhur Apngal (dua dari kanan) tampak dengan senyum ditebar setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin malam lalu dari kejuaraan di Malaysia, dan meraih 3 medali emas untuk Indonesia.

BALI TRIBUNE - Prestasi cemerlang ditorehkan pecatur muda andalan Pulau Dewata, Putu Luhur Apngal Kusuma di Kejuaraan Catur 18th ASEAN Age Group 2017 U-16 di Malaysia.

Di event yang mewakili Indonesia, Putu Luhur Apngal Kusuma, asal Buleleng meraih 3 medali emas di kejuaraan tersebut. Senin malam lalu, didampingi Agung Putri selaku ofisial ia tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar disambut Wakil Ketua Umum Percasi Bali Wayan Suada dan Sekretaris Umum Percasi Bali, Handoko.

Indonesia pantas berharap atas tampilan Luhur di event-event berikutnya, karena prestasinya yang patas diacungi jempol. Dengan raut muka penuh ceria, Putu Luhur Apngal Kusuma mengaku bangga atas prestasinya tersebut, lantaran mampu mengharumkan Bali dan Indonesia di ajang regional ASEAN.

Tiga medali emas di kejuaraan tersebut diraih Luhur dari nomor catur standart, catur cepat, dan catur kilat. Pecatur andalan tuan rumah Malaysia dan Filipina tidak mampu meladeni perlawanan Luhur di tiga nomor tersebut.

“Pengalaman saya pertama main di luar negeri. Dari hasil tersebut tantangan saya untuk meningkatkan kualitas permainan. Terpenting bagaimana saya bisa bermain dan bisa bersaing dengan level yang lebih atas, terutama di permainan kalangan dewasa,”ujar Luhur.

Wakil Ketua Umum Pengprov Percasi Bali, Wayan Suanda sangat mengapresiasi hasil yang dicapai Luhur selama  beraksi di Malaysia mengharumkan Bali dan Indonesia. Kepercayan PB. Percasi yang dibebankan benar-benar dibuktikan oleh Luhur bahwa prestasi yang diawali dari Kejurnas Catur 2017, memang layak mewakili Merah Putih di level lebih tinggi.

“Kepercayaan PB Percasi telah dibuktikan dengan baik oleh Luhur. Berharap pecatur-pecatur pelapisnya nanti bisa mengikuti jejak Luhur,” pinta Suanda.

Menurutnya, selain mempunyai talenta bermain asah otak, banyaknya event yang digeber oleh Percasi Buleleng, juga sangat membantu percepatan kualitas permainan atlet dan mental bertanding. “Luhur sudah teruji, menjadi tantangan Percasi Bali untuk bisa melahirkan Luhur-Luhur berikutnya,” pungkasnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.