Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pecinta Arwana Tak Perlu Berburu Keluar Bali

Bali Tribune/ Fendi Iriansyah

Bali Tribune, Denpasar - Penggemar ikan arwana di Bali masih sedikit. Dari 4 juta lebih penduduk Bali, hanya 960 orang pecinta arwana yang terhimpun dalam wadah komunitas. Sedikitnya jumlah mereka, menyebabkan pecinta arwana berburu ikan hias ini hingga ke luar Bali dan Jawa. Manajer UD Oke Bali Arowana Denpasar, Fendi Iriansyah mengatakan, berburu ikan hias dari yang masih anakan hingga yang sudah jadi ke luar Bali, memiliki risiko tersendiri, apalagi pembelian secara online. “Inilah yang menjadi alasan kami membuka toko khusus menjual arwana dari masih bibit hingga yang sudah umur 1,5 tahun,” ujar Fendi Iriansyah saat grand opening Toko Oke Bali Arowana di Jalan Palapa Gang Lumba-Lumba III No. 15 Denpasar Selatan, Minggu (24/2). Fendi mengatakan, Oke Bali Arowana Denpasar tidak saja menyediakan bibit ikan maupun ikan arwana yang sudah berumur 1,5 tahun tetapi juga siap memberikan masukan kepada komunitas pecinta ikan arwana di Bali, jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan terkait pemeliharaan ikan ini. Bahkan, lanjut dia, pihaknya siap membeli kembali dengan harga tinggi ikan arwana yang sudah jadi, yang bibitnya dulu dibeli di tokonya. “Cara pemeliharaannya, berapa suhu yang tepat untuk arwana jenis tertentu, hingga kalau misalnya mereka ingin menjual kembali, kami siap membelinya,” imbuh Fendi. UD Oke Bali Arowana saat ini menyediakan tiga jenis arwana, yakni super red, gold red, dan 24K. Bibit arwana tersebut didatangkan dari pedalaman Kalimantan yang memang jenis arwananya paling terkenal di penjuru dunia. Di Bali, kata Fendi jenis yang paling banyak peminatnya adalah super red, yang harga anakannya saja mencapai Rp 3 juta sampai Rp 4 jutaan. Jenis arwana super red ini, lanjut dia, jika sudah besar harganya bisa ratusan juta rupiah. “Apalagi menang dalam kontes, arwana super red yang panjangnya di kisaran 40 centimeter sampai 50 centimeter bisa seharga ratusan juta. Jadi berbisnis ikan arwana sangat prospektif,” katanya dan menambahkan berdasarkan kepercayaan orang China memelihara arwana memberi hoki tersendiri, dan dijauhkan dari sial. Fendi mengatakan pihaknya berencana menggelar kontes arwana dalam waktu dekat dengan mengundang tidak saja seluruh penggemar arwana di Bali, tetapi juga dari luar Bali, yang jumlahnya mencapai 30 ribu orang. Dalam kontes nanti, kata dia, penilaiannya meliputi spek dari ikan arwana, warna, bodi, gerakan dan dayung-dayungnya (sirip), serta mata. Pihaknya berharap kontes nanti benar-benar dimanfaatkan oleh pecinta ikan arwana di Bali untuk mengikutsertakan arwana piaraannya.

wartawan
Redaksi

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disnaker Gelar Job Fair di Alun-Alun Kota Gianyar, Diikuti 21 Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Dalam rangka Pekan Budaya Gianyar sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar ke-255 Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Job Fair Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Gianyar pada 12 hingga 19 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Muncul Kavlingan di Subak Jro Kuta Kawan, Bendesa Sangkanbuana : Tak Ada Izin

balitribune.co.id I Semarapura - Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.