Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pekerja Migran di Luar Negeri Minta Pulang

Bali Tribune/ Bupati Nyoman Suwirta.
Balitribune.co.id | Semarapura - Ratusan Warga Klungkung yang bekerja di luar negeri banyak yang mengeluh ingin pulang dan mereka mengadu kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Masalah PMI tersebut dibenarkan oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. 
 
Menurut Suwirta  dirinya bahkan banyak menerima laporan kalau ada ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Klungkung yang kerja di Maldives atau Maladewa ingin pulang ke Bali. Tapi rencana mereka sampai saat ini masih tertahan di luar negeri. Karena Itu para orang tua pekerja Migran ini langsung berkeluh kesah terkait situasi anak anak mereka bahkan mereka minta tolong kepada Bupati Suwirta,agar anak mereka bisa dipulangkan ke Bali..
 
Bupati Suwirta, Rabu (8/4), menyatakan terus berupaya menjalin komunikasi dengan para anak anak pekerja melalui para orang tua mereka. “Saat ini saya masih terus berkoordinasi dengan Gubernur Bali serta Kementerian Luar Negeri terkait pemulangan ratusan PMI asal Klungkung tersebut. Karena di Maldives tidak ada KBRI sehingga mereka tidak bisa pulang. Jadi saya terus koordinasi dengan adik-adik kita yang ada di Maldives melalui orang tuanya,” ujar Bupati Suwirta prihattin.
 
Menurut Suwirta, jumlah warga Klungkung yang bekerja di Maldives mencapai ratusan. Mereka sebagian besar didominasi laki-laki dan bekerja sebagai pegawai hotel dan restauran. Mereka mengaku ingin pulang karena hotel dan restoran disana sudah tutup sama seperti di Bali. Tapi mereka sampai saat ini tidak bisa pulang ke tanah air. Padahal proses pemulangan PMI ini juga dibantu oleh KBRI di Sri Lanka.
 
Sangat disayangkan Bupati Suwirta, ada sedikit miskomunikasi di KBRI Sri Lanka yang mengatakan bahwa selama pandemi Covid-19, PMI tidak diizinkan pulang ke Bali. Jelas hal tersebut menurut Bupati Suwirta informasi itu mis komunikasi dan tidak benar terkait hal itu. “Bali tetap menerima warganya pulang, tapi harus rapid test dulu. Kalau positif langsung ke rumah sakit dan yang negatif isolasi dulu,” terang Bupati Suwirta seraya mengingatkan persaratan yang harus dipenuhi untuk keselamatan semua. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Badung Ajak Jajaran Fokus Menuju Indonesia Emas 2045

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selaku Inspektur Upacara Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gianyar Berlangsung Khidmat

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Gianyar, Senin (17/8/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Perangkat Daerah, TNI, Polri, pelajar, serta anggota Pramuka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Minggu (17/8/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Peduli Go To School, Bupati Adi Arnawa Lanjutkan Aksi Sosial ke Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Badung menyasar kalangan pelajar hingga masyarakat yang membutuhkan. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar kegiatan Badung Peduli Go To School di SMAN 1 Kuta Utara, Jumat (14/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Rawan, Jadwal Pilkel Seretak Gianyar Tersisip Jeda "Abu-abu"

Rawan, Jadwal Pilkel Seretak Gianyar Tersisip Jeda " Abu-abu"

balitribune.co.id | Gianyar - Adanya jeda waktu yang belum terakomodasi secara spesifik dalam regulasi Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar dinilai berpotensi meningkatkan kerawanan konflik. Jeda tersebut dikhawatirkan dimanfaatkan oleh para kontestan untuk melakukan aktivitas yang memengaruhi pemilih menjelang hari pemungutan suara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.