Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelabuhan Celukan Bawang Mulai Dipadati Arus Mudik Tujuan Madura

arus mudik
Bali Tribune / MUDIK - Ratusan penumpang arus mudik bertolak dari Pelabuhan Celukan Bawang menuju Pulau Sapeken Madura, Senin (17/3).

balitribune.co.id | Singaraja – Di Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng mulai terlihat lonjakan arus penumpang yang hendak mudik terkait  Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Kendati kurang dua pekan, ratusan pemudik mulai padati Pelabuhan Celukan Bawang, dengan tujuan kepulauan Madura, Jawa Timur. Ratusan pemudik itu dilayani oleh KM Sabuk Nusantara (Sanus) 51 yang yang melayani rute Celukan Bawang–Sapeken-Kangean-Tanjung Perak-Kalianget, Labuhan, Lombok.

Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut (Lala) dan Kepelabuhanan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang  I Nyoman Purna membenarkan adanya lonjakan penumpang dengan tujuan Pulau Sapeken, Madura. Ratusan penumpang tersebut menurut Purna, sebagian besar memang naik dari Pelabuhan Celukan Bawang dan hanya 9 orang penumpang terusan dari Lombok. 

“Ada sebanyak 482 penumpang  dan 57 unit sepeda motor diangkut oleh KM Sanus 51 yang tiba di Pelabuhan Celukan Bawang dari Pelabuhan Lombok, NTB,” jelas Purna Selasa (18/3).

Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 3 Cabang Celukan Bawang Mochammad Imron mengatakan, untuk menyambut arus mudik Lebaran 2025, PT Pelindo Cabang Celukan Bawang terus meningkatkan fasilitas dan layanan di Pelabuhan Celukan Bawang untuk memastikan kenyamanan serta keselamatan para penumpang.

“Sejumlah langkah strategis telah diambil, sejalan dengan arahan pelayanan penumpang dari Pelindo pusat, mencakup penambahan fasilitas fisik hingga penerapan sistem berbasis digital,” kata Imron.

Menurut Imron, selain telah membangun shelter untuk penumpang untuk memberikan tempat berteduh lebih nyaman bagi calon pemudik, Pelindo juga meningkatkan kualitas layanan informasi dengan menghadirkan loket tiketing yang dilengkapi dengan videotron atau layar pengumuman digital.

“Dengan fasilitas ini, penumpang dapat dengan mudah mengakses informasi terkini mengenai jadwal keberangkatan, tarif tiket, serta layanan lainnya tanpa harus mengalami antrean panjang atau kebingungan di area pelabuhan,” tambahnya.

Selain itu, Posko Mudik juga telah disiapkan berfungsi sebagai pusat informasi dan layanan bagi penumpang yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Sebagai bagian dari strategi antisipasi kegawatdaruratan, Pelindo Cabang Celukan Bawang juga telah menyiapkan posko mudik yang berfungsi sebagai pusat informasi dan layanan bagi pemudik. Posko ini akan dilengkapi dengan tenaga medis serta petugas yang siap memberikan pertolongan pertama dalam keadaan darurat.

“Dalam aspek keamanan, kami melakukan peningkatan jumlah tenaga pengamanan dan melakukan koordinasi dengan instansi seperti KSOP, TNI, Kepolisian, POLAIRUD POLDA dan POLRES, BMKG,  dan beberapa stakeholder lainnya,” ungkap Imron.

Untuk aspek ini, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi tanggal 17 Maret 2025 guna memastikan kelancaran arus penumpang serta mencegah potensi gangguan selama puncak mudik. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo dalam menerapkan preventif zero accident. Bahkan, katanya, Sejak tahun 2024, PT Pelindo Cabang Celukan Bawang juga telah menerapkan sistem PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System - Maritime) yang memungkinkan pengelolaan operasional pelabuhan secara lebih sistematis dan terintegrasi. Sistem ini dilengkapi dengan CCTV di seluruh area Pelabuhan, yang terhubung langsung dengan control room untuk memastikan pemantauan keamanan berjalan optimal selama 24 jam. 

“Dengan adanya digitalisasi ini, operasional pelabuhan menjadi lebih efisien, transparan, serta mampu memberikan respon cepat terhadap berbagai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun ini Pelindo Celukan Bawang telah bertransformasi dengan menambahkan fasilitas berbasis teknologi serta infrastruktur pendukung yang lebih modern guna meningkatkan pengalaman perjalanan para pemudik.

”Dengan berbagai upaya ini, Pelindo Cabang Celukan Bawang berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal, aman, dan nyaman bagi seluruh penumpang, khususnya dalam menghadapi lonjakan jumlah pemudik di momen Lebaran 2025,” tandas Imron.

wartawan
CHA
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.