Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelabuhan Gunaksa Kini jadi Tempat Memancing

Kondisi Pelabuhan Gunaksa saat ini makin merana.

BALI TRIBUNE - Kondisi Pelabuhan Gunaksa semakin memprihatinkan, dan kini malah terkenal menjadi lokasi favorit bagi pemancing. Setelah akses jalan beberapa kali putus, beberapa bangunan di Pelabuhan Gunaksa pun hancur diterjang gelombang. Atas kondisi ini Kementerian Perhubungan untuk sekian kalinya berencana melakukan review atau kajian ulang terhadap pelabuhan ini. Kadis Perhubungan Klungkung, I Nyoman Sucitra, Kamis (20/9) menjelaskan, beberapa waktu lalu Kementerian Perhubungan kembali turun untuk mengecek kondisi Pelabuhan Gunaksa. Hasilnya, kementerian pun untuk sekian kalinya mengusulkan peninjauan ulang terhadap Pelabuhan Gunaksa, terlebih saat ini statusnya sudah menjadi kewenangan pusat  "Kementerian sepakat jika Pelabuhan Gunaksa ini  ditinjau dan dikaji ulang. Karena Kementerian Perhubungan sangat berkepentingan dengan pelabuhan ini, di saat Pelabuhan Padang Bai dan Lembar di Lombok semakin krodit dengan konektivitas orang dan barang," ujar Sucitra.  Tidak hanya pelabuhan, akses jalan menuju Pelabuhan Gunaksa yang awalnya menjadi kewenangan Pemkab Klungkung juga akan dilimpahkan sepenuhnya ke Kementerian Perhubungan. Hanya saja, saat ini Pemkab Klungkung tengah menyelesaikan proses penyertifikatan tanah tersebut. "Jika status tanah belum tuntas, kementerian tentu belum berani menganggarkan. Kita akan segera selesaikan penyetifikatan tanah di eks galian C sebagai akses jalan menuju Pelabuhan Gunaksa, agar asetnya bisa diserahkan ke Pusat," jelas Sucitra.  Dari hasil koordinasi, Sucitra mendapatkan informasi jika review atau kajian ulang Pelabuhan Gunaksa sudah dianggarkan oleh Kementerian Perhubungan. Hanya belum diketahui kapan anggaran itu turun dan bisa dimanfaatkan untuk melakukam kajian ulang terhadap Pelabuhan Gunaksa.  "Nanti kedepannya, keweangan Pelabuhan Gunaksa menjadi tanggung jawab pusat. Kita hanya bisa menunggu, kapan action dari Kementrian," ungkapnya.  Kondisi Pelabuhan Gunaksa kian memprihatinkan. Setelah akses jalan kerap putus, bangunan gudang trafo listrik yang sudah hancur terkikis terjangan air bah.  Selain itu, mobile bridge pelabuhan yang sudah tampak tidak terawat. Beberapa bagian bahkan berkarat dan rusak. Sementara, Breakwater pelabuhan sudah tampak berantakan dan tidak beraturan  akibat terhantam gelombang. Pelabuhan Gunaksa pun hanya menjadi lokasi favorit memancing bagi warga Klungkung yang hobi mancing.

wartawan
habit

Waspada Rabies, 28 Ribu Anjing Denpasar Divaksin

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar menemukan dua kasus positif rabies pada anjing liar di wilayah Denpasar Barat. Temuan ini memicu kewaspadaan tinggi mengingat capaian vaksinasi rabies di Ibu Kota Provinsi Bali tersebut baru menyentuh angka 33,27 persen hingga akhir April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polsek Padang Bai Gagalkan Penyelundupan Ribuan Ekor Burung

balitribune.co.id I Amlapura - Jajaran Polsek Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, kembali berhasil menggagalkan penyelundupan berbagai jenis burung dari Lombok ke Bali. Ribuan ekor burung pun berhasil diamankan sebelum kemudian dilepas liarkan ke alam bebas setelah dilakukan pendataaan dan proses lebih lanjut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali United Tumbang di Madura 0-2

balitribune.co.id I Bangkalan - Madura United membuat lompatan pada klasemen BRI Super League 2025/2026 setelah mengalahkan Bali United dengan skor 2-0 di pekan ke-31 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026).

Dengan tambahan tiga poin kini tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu kini berada di peringkat 14 klasemen sementara atau naik dua strip dari sebelumnya di posisi 16.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.