Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelaku Mengaku Orang Dekat Wabup Jembrana

Kwitansi
BUKTI Kwitansi penyerahan dana belasan juta rupiah yang diterima warga yang mengaku telah menjadi korban penipuan oknum yang gaku-ngaku orang dekat Wabup Kembang.

BALI TRIBUNE - Kasus penipuan berkedok penerimaan CPNS kembali mencuat di Jembrana. Terungkapnya penipuan oleh oknum yang ngaku-ngaku orang dekat Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan itu, terungkap saat korban mengadu langsung ke rumah Wakil Bupati Jembrana pada Rabu (14/6) lalu. Kedua korban penipuan tersebut masing-masing Ni Luh Sri Utami asal Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem Jembrana, dan Ni Putu Saundewi asal Desa Yehembang Kangin, Mendoyo datang mengadukan penipuan yang meraka alami dengan menunjukan kwitansi penyerahan dana.

Termakan tipu daya pelaku, kedua korban telah menyerahkan dana sebanyak dua kali hingga belasan juta rupiah kepada oknum yang mengaku bisa meloloskan korban menjadi CPNS di Kabupaten Jembrana. Ni Luh Sri Utami mengaku dana tersebut diserahkan pada Agustus dan September 2012 kepada seseorang yang mengaku bernama Jayak sebagai ajudan Wakil Bupati Jembrana. Sedangkan Ni Putu Swandewi menyerahkan dana pada Agustus dan September 2013 kepada seseorang bernama Suti sebagai pengurus LSM yang juga memiliki kedekatan dengan Wakil Bupati Jembrana.

Mereka diberikan kwitansi lengkap bermeterai 6 ribu rupiah yang ditandatangani oleh Gusti Putu Sarjana dengan keterangan yang berbeda-beda seperti titipan pengurusan K 2, biaya tes CPNS dan titipan biaya pemeriksaan. Namun sejak diserahkannya dana titipan tersebut hingga kini belum ada kejelasan mengenai nasib dan uang mereka itu sebab janji pengangkatan sebagai CPNS itu tak pernah terwujud dan mereka justru tidak lolos. Merasa resah, akhirnya mereka mengadukannya langsung ke Wabup Kembang dan menanyakan kebenaran oknum tersebut.

Wabup Kembang yang dikonfirmasi Kamis (15/6) membenarkan pihaknya menerima pengaduan dari dua orang warga yang mengaku telah menjadi korban penipuan oleh oknum yang beraksi dengan mangaku sebagai orang-orang yang dekat dengan dirinya dan sanggup meloloskannya sebagai CPNS.

Kedua warga yang menemuinya itu juga membawa kwitansi penyerahan uang belasan juta rupaih kepada pelaku dengan iming-iming meloloskan korban sebagal CPNS. Menurut orang nomor dua di Bumi Makepung itu, kasus penipuan berkedok penerimaan CPNS di Kabupaten Jembrana itu ternyata sudah terjadi tahun 2012 dan 2013 tetapi baru diadukan oleh kedua korban.

Setelah menerima pengaduan dari kedua warga tersebut, Ketua DPC PDI P Kabupaten Jembrana ini mengaku telah menegaskan kepada korban bahwa dirinya tidak pernah kenal dengan orang tersebut. Bahkan ia tidak mengetahui orang yang bernama Jayak dan tidak pernah memiliki ajudan yang bernama Jayak.

Pihaknya menyarankan agar kedua korban segera melaporkan masalah itu kepada pihak kepolisian karena jelas-jelas merupakan modus penipuan. Pihak kepolisan juga diharapkan mengusut kasus ini hingga tuntas mengingat para pelaku dalam melakukan aksinya mengelabuhi para korban juga dengan telah mencatut nama dirinya.

 Politisi asal Desa Panghyangan, Pekutatan ini juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada sehingga tidak termakan tipu daya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Apabila ada oknum yang mengiming-imingi dan menjanjikan bisa meloloskan seleksi CPNS dengan meminta sejumlah uang menurutnya itu adalah modus penipuan.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Sekolah Terancam Ambruk Akibat Galian C Ilegal, DPRD Karangasem Desak KLH dan Polda Bali Bertindak

balitribune.co.id | Amlapura - Maraknya praktik pertambangan Galian C ilegal di wilayah Desa Buanagiri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, menuai sorotan tajam. Belasan usaha tambang yang beroperasi tanpa izin tersebut diduga melakukan pengerukan material pasir dan batu secara membabi buta, yang kini dinilai membahayakan keselamatan warga dan merusak ekosistem lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Jual Beli Tanah di Bali Berakhir Damai, Warga AS Cabut Laporan di Polda

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa jual beli tanah antara warga negara Amerika Serikat (AS), Scott Bennet Trout (63), dengan rekannya, Made Pamelarina Sugianyar (49), yang sempat bergulir di Polda Bali, akhirnya menemui titik terang. Kedua belah pihak sepakat menempuh jalur damai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Veritas Intercultural School Resmi Diluncurkan, Awali Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional

balitribune.co.id | Mangupura - Bertepatan Hari Anak Nasional 2026, Veritas Intercultural School (VIS) Bali, Bintaro dan Kelapa Gading resmi diluncurkan, mengawali transformasi pendidikan berstandar internasional. Peluncuran Veritas Intercultural School dilakukan di VIS Bali, Kerobokan Kabupaten Badung, Kamis (23/7/2026) dihadiri Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta. 

Baca Selengkapnya icon click

KOPJAS Pejuang Pariwisata Ajak Driver Bali Beralih ke Badan Usaha Resmi

balitribune.co.id | Gianyar - Koperasi Jasa (KOPJAS) Pejuang Pariwisata Bali memanfaatkan momentum peringatan hari jadinya yang pertama untuk menegaskan komitmennya membangun industri transportasi pariwisata yang legal, profesional, dan berkelanjutan. Melalui tema "Legal, Tumbuh, Berjalan Sukses Bersama Keluarga", koperasi ini ingin menjadi contoh bagi para pelaku usaha transportasi wisata di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resto The Jingga Villas di Lembongan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

balitribune.co.id | Semarapura - Kebakaran hebat melanda bangunan restoran The Jingga Villas yang berlokasi di Dusun Kelod, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (22/7/2026) dini hari. Api diduga muncul akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting).

Baca Selengkapnya icon click

Lansia Hilang di Tembuku, Proses Pencarian Melibatkan Warga hingga Paranormal

balitribune.co.id | Bangli - Proses pencarian Ni Nyoman Ngenu (66), warga Banjar Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, yang dilaporkan meninggalkan rumah sejak Selasa (21/7/2026) dini hari, hingga kini belum membuahkan hasil. Upaya pencarian intensif terus dilakukan oleh warga dibantu aparat kepolisian Polsek Tembuku, bahkan pihak keluarga turut meminta petunjuk paranormal untuk melacak keberadaan korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.