Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelanggaran dan Tilang Menurun, Korban Laka Meninggal Dunia Meningkat

Bali Tribune/ MENINGKAT - Pada Operasi Patuh Lempuyang Tahun 2020 fatalitas kecelakaan lalulintas meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Balitribune.co.id | Negara -  Operasi Patuh Lempuyang 2020 sudah berlangsung sepekan lebih. Kendati pelanggaran lalulintas menurun, namun dalam kurun waktu 11 hari jumlah korban meninggal dunia di Jembrana mengalami peninggakatan dibandingkan saat operasi serupa tahun 2019 lalu. 
 
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Sinta Ayu Pramesthi didampingi para Kanit Satlantas Polres Jembrana, Senin (3/8), mengatakan selain menyasar ketertiban dan keselamatan berlalu lintas, Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang dimulai Kamis (23/7) juga menyasar kepatuhan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dibandingkan dengan pelaksanaan Operasi Patuh tahun lalu, ia menyebut pada Operasi Patuh Agung tahun ini pelanggaran berlalu lintas mengalami trend yang menurun.
 
Pelanggaran penggunaan helm SNI pada tahun ini 156, menurun 23 persen dibandingkan Operasi Patuh tahun lalu sebanyak 203 pelanggaran. Pengendara motor yang melawan arus juga menurun 80 persen dari 30 pelanggaran pada Operasi Patuh tahun lalu, kini hanya 6 pelanggaran. Bahkan jika pada operasi tahun sebelumnya ditemukan 3 pelanggaran penggunaan hp oleh pemotor saat berkendara maupun pengendara yang melebihi batas kecepatan, Operasi Patuh tahun ini belum ditemukan pelanggaran serupa.
 
Pelanggaran pengedara motor di bawah umur juga mengalami penurunan 87 persen yakni dari 203 pada tahun lalu kini menjadi 15 pelanggaran. Begitupula pelanggaran lainnya menurun 97 persen dari 488 pelanggaran pada tahun lalu kini hanya menjadi 15 pelanggaran. Bahkan pada kendaraan jenis mobil dan kendaraan khusus, pelanggaran yang ditindak terbilang sangat minim. Jika pada Operasi Patuh tahun lalu masih ditemukan 1 pelanggaran penggunaan hp saat berkendara,  2 pelanggaran melebihi batas kecepatan dan 29 gub safety riding.
 
Sedangkan pada Operasi Patuh Lempuyang tahun ini menurutnya hanya ditemukan 17 pelanggaran jenis lain-lain yang juga jumlahnya menurun 83 persen dibandingkan Operasi Patuh tahun sebelumnya yang mencapai 103 pelanggaran. “Total pelanggaran hingga hari ke-11 untuk sepeda motor menurun 77 persen dari tahun lalu 891 pelanggaran menjadi 203 pelanggaran. Begitu juga pada mobil dan kendaraan khusus pelanggarannya menurun 87 persen dari tahun lalu 135 pelanggaran menjadi hanya 17 pelanggaran saja,” ujarnya.  
 
Begitupula terkait penindakan terhadap pelanggaran, pihaknya mengakui terjadi penurunan jumlah sanksi Tilang. Sedangkan sanksi teguran diakuinya meningkat. “Tilang Operasi Patuh tahun ini sebanyak 220, menurun 78 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.018. Tegurannya yang meningkat 526 persen dari 88 teguran tahun lalu menjadi 551 teguran tahun ini,” paparnya. 
 
Kondisi pelanggaran yang menurun ini justru berbading terbalik dengan jumlah korban kecelakaan lalu lintas meninggal dunia selama pelaksanaan Operasi Patuh tahun ini. Jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas hingga pelaksanaan operasi patuh hari kesebelas memang diakuinya menurun yakni dari sebelumnya 6 kejadian kini menjadi 3 kejadian. Namun ia mengakui terjadi peningkatan jumlah korban meninggal dunia yakni sudah 3 korban meninggal dunia dari sebelumnya hanya 1 korban meninggal dunia. “Jumlah kecelakaan memang menurun namun fatalitas dan kualitasnya meningkat karena 3 orang meninggal. Itu semua karena faktor human error,” jelasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ngayah Tanpa Pamrih, 503 Pecalang di Buleleng Terima Seragam Baru dari Gubernur Koster

balitribune.co.id | Singaraja - Bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye, Sabtu (7/2/2026), Gubernur Bali Wayan Koster bertatap muka dengan pecalang di Desa Adat Buleleng. Dalam pertemuan yang berlangsung di Setra Desa Adat Buleleng itu, Gubernur Koster menyerahkan bantuan seragam kepada para 503 pecalang dari 14 Banjar Adat di Desa Adat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Nelayan Asal Bunutan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban I Nengah Sarem (68), nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dinyatkan hilang saat melaut di perairan Bunutan sabtu (7/2) lalu. Saat itu korban bersama nelayan lainnya berangkat melaut pada sekitar pukul 14.30 Wita, namu  hingga malam hari korban tidak kunjung kembali dari melaut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arnawa Desak Pemkab Tabanan Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mendesak eksekutif atau pemerintah kabupaten (pemkab) setempat segera melakukan terobosan agar status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ditingkatkan menjadi penuh waktu. Seperti diberitakan sebelumnya, 2.923 pegawai non-ASN di Pemkab Tabanan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu pada akhir Desember 2025 dan mulai efektif bertugas pada Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrak Avanza, Pemotor Luka Berat

balitribune.co.id | Bangli - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan raya jurusan Kayuambua menuju Bangli, tepatnya di depan Pasar Hewan Kayuambua, Sabtu (7/2/2026). Akibat peristiwa yang terjadi sekira pukul 09.45 WITA tersebut, seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Workshop Sampah, Wawali Arya Wibawa Ajak Tokoh Lintas Agama Masifkan Sosialisasi Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber yang bertajuk "Pengelolaan Sampah Ramadhan Berkah Tanpa Sampah" di Musholla Al-Hikmah Joglo, Padangsambian Klod, Denpasar Barat, pada Minggu (8/2) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Energi Tanpa Batas, Nenek 83 Tahun Bawa Grup Angklung DKI Jakarta Juara PASH 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Seorang nenek berusia 83 tahun bersama kelompoknya berkompetisi dengan 1.700 peserta lain mengikuti Pasanggiri Angklung Satu Hati (PASH). Ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) ini menjadi sarana kolaborasi mengekspresikan musik angklung secara modern, sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diakui dunia. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.