Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelatihan Nyurat Lontar

LONTAR
NYURAT LONTAR - Puluhan anggota Karang Taruna Kecamatan Denpasar Selatan mengikuti pelatihan penulisan aksara Bali di daun lontar (nyurat lontar) di Lapangan Letda Made Pica, Desa Sanur Kaja, Jumat (7/7).

BALI TRIBUNE - Puluhan anggota Sekaa Truna se-Desa Sanur Kaja serta Karang Taruna se-Kecamatan Denpasar Selatan mengikuti pelatihan penulisan aksara Bali di Daun Lontar (Nyurat Lontar), di Lapangan Letda Made Pica, Desa Sanur Kaja, Jumat (7/7). Pelatihan ini untuk memperkenalkan cara menulis aksara Bali di daun lontar dengan baik dan benar.

Salah satu pembina dalam pelatihan tersebut, Ayu Eka Suari, mengatakan dalam kegiatan pelatihan ini pihaknya mengajak para generasi muda untuk kembali mengenal dan memahami cara menyurat aksara di daun lontar.

Tak hanya itu, acara yang juga melibatkan Penyuluh Bahasa Bali yang bertugas di Kecamatan Denpasar Selatan ini, juga bertujuan mengedukasi generasi muda dalam melestarikan budaya Bali yang berupa aksara serta bahasa Bali.

“Pelatihan ini diikuti 20 orang anggota Karang Taruna. Dalam pelatihan, peserta diajak mengenal alat-alat yang digunakan untuk menyurat lontar. Selain itu, peserta juga diajak menyaksikan proses pembuatan daun lontar dari video yang ditampilkan oleh panitia dari layar LCD. Kami juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya juga berdiskusi tentang cara menyurat lontar yang baik dan benar. Setelah menjabaran materi, peserta dibimbing untuk menyurat di atas daun lontar. Hasilnya pun beragam. Sesuai kreatifitas peserta,” ujar Ayu Eka Suari yang merupakan Penyuluh Bahasa Bali yang bertugas di Desa Sanur Kaja ini.

Sementara, salah satu peserta, Ida Ayu Sawitri Puja Astuti, mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat mengingat pembimbing memberikan tata cara penulisan aksara di daun lontar dengan baik. “Acara ini sangat bermanfaat, tak hanya tahu cara menulis (menyurat) lontar, tapi dari kegiatan ini kita bisa tahu, sikap saat menulis (menyurat) lontar, menentukan hasil tulisan kita. Kita juga dapat mengetahui proses pembuatan lontar secara tak langsung. Harapan saya, semoga kegiatan semacam ini tetap terus berkelanjutan” tandasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.