Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelayanan Apotek RSU Negara Dikeluhkan

JKN
ANTRE - Pasien peserta JKN/KIS usai perawatan harus antre lebih dari dua jam untuk mengambil obat diapotik RSU Negara.

BALI TRIBUNE - Di tengah gencarnya upaya untuk meningkatkan status RSU Negara yang saat ini masih tipe C menjadi tipe B, pelayanan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana justru kembali menjadi sorotan dan dikeluhkan masyarakat.

Salah satunya adalah pelayanan apotek khusus untuk pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS)-BPS Kesehatan yang diprotes karena pelayanannya yang lambat. Bahkan pasien atau keluarganya harus antre menunggu siliran mengambil obat hingga berjam-jam.

Seperti yang terjadi pada Jumat (2/6), puluhan pasien yang merupakan peserta BPJS Kesehatan baik itu JKN maupun Kartu Indonesia Sehat (KIS) harus rela antre hingga lebih dari satu setengah jam dengan nomor antrean hingga puluhan. Bahkan para pasien yang sedang sakit dan tampak lemah usai menjalani perawatan, setelah menyerahkan resep harus bersabar menunggu giliran dipanggil oleh petugas diloket pengambilan obat. Lamanya antrean membuat sejumlah pasien dan keluarganya protes.

Salah seorang pasien, Gusti Made Wasa (70) asal Lingkungan Pendem, Jembrana yang ditemui di tengah antrean di ruang tunggu Apotik RSU Negara mengaku setelah antre cukup lama untuk mendapatkan giliran perawatan di poliklinik, pasien harus kembali antre cukup lama untuk mengambil obat di Apotik. Ia yang tampak lemas usai menjalani perawatan luka bersama pasien lainnya mengatakan antrean untuk mengambil obat semakin menupuk karena pelayanan petugas lama sedangkan pasien yang harus mengambil obat sangat ramai. Ia berharap pelayanan kepada masyarakat agar ditingkatkan sehingga orang yang sedang sakit tidak harus menunggu terlalu lama sampai berjam-jam hanya untuk mengambil obat.

Begitupula yang dialami Wenny Kusuma Dewi (22) asal Banjar Pulukan, Pekutatan. Pasien perawatan luka usai operasi melahirkan ini harus antre dengan menggedong bayinya yang baru berusia seminggu. Bahkan hanya untuk mendapatkan dua jenis pil dalam kemasan yang sudah siap saji dan beberapa gulung perban, ia harus antre lebih dari dua jam. Belasan pasien peserta BPJS Kesehatan mengaku petugas apotik memanggil sekaligus beberapa pasien dan sisanya kembali ditumpuk sehingga memicu antrean yang panjang dan lama dengan puluhan nomor antrean hingga berjam-jam. Kondisi ini pun memang selalu terjadi pada Apotik RSU Negara tidak hanya dihari-hari tertentu saja sehingga beberapa pasien yang sebelumnya sempat rawat jalan di RSU Negara juga mengaku sering mengalami permasalahan antrean seperti itu.

Kendati sejumlah petugas Apotek RSU Negara mengakui jika pasien rawat jalan harus antre beberapa jam sebagai dampak mereka harus melayani  pasien lainnya yang sedang dirawat di ruangan terutama pasien yang menjalani operasi, namun beberapa pasien justru tidak mau terima dengan alasan itu kerena operasi menurut mereka adalah tindakan yang harus direncanakan sehingga bisa dipersiapkan lebih awal dan tidak sampai mengorbankan pasien lainnya. Bahkan sejumlah pasien mengeluhkan sikap petugas yang terkesan cuek dan tidak peduli dengan pasien yang sedang antre bahkan memanggil sekaligus antrean sehingga terjadi penumpukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, dr. I Putu Suasta dikonfirmasi, Jumat siang, tidak memungkiri adanya antrean pengambilan obat yang cukup lama di Apotik RSU Negara. Ia mengatakan antrean pasien yang mengambil obat hingga berjam-jam di loket apotik tersebut memang tidaklah sesuai dengan prosudur pelayanan. Menurutnya, lamanya antrean di Apotik  RSU Negara diakibatkan selain karena keterbatasan personil apoteker yang berkompeten untuk menyiapkan obat, juga diakibatkan oleh kecilnya ruangan apotik sehingga apotik untuk rawat jalan dan rawat inap masih digabung dalam satu loket. Ke depannya pihaknya memastikan fasilitas kesehatan termasuk RSU Negara akan ditingkatkan sehingga selain tenaga apoteker yang jumlahnya memadai juga loket obat bisa dipisahkan antara pasien rawat jalan dan pasien rawat inap maupun UGD.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Nobar Final Piala Dunia 2026 di TVRI Bali Perkuat Kebersamaan dan Dongkrak UMKM

balitribune.co.id | Denpasar – Euforia laga puncak Piala Dunia 2026 berlangsung meriah di Lapangan Timur TVRI Bali, Senin (20/7/2026) dini hari. Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi untuk mengikuti nonton bareng (nobar), menciptakan atmosfer yang hangat, tertib, dan penuh semangat layaknya berada langsung di dalam stadion.

Baca Selengkapnya icon click

Anjasmara Prasetya Resmi Buka Program Yoga Teacher Training Ashram Gandhi Puri 2026

balitribune.co.id | Semarapura - Suasana penuh semangat mewarnai pembukaan program Yoga Teacher Training (YTT) Shantisena Ashram Gandhi Puri (AGP) angkatan baru di Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung, pada Sabtu (18/7/2026). Program pendidikan yang akan berlangsung setiap akhir pekan selama satu tahun ke depan ini dibuka secara resmi oleh tokoh sekaligus Guru Yoga ternama Indonesia, Anjasmara Prasetya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Sayuran di Karangasem Meroket, Buncis Tembus Rp110.000 per Kilogram

balitribune.co.id | Amlapura - Harga berbagai jenis sayur-mayur dan bumbu dapur di sejumlah pasar tradisional di Karangasem, seperti Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karangsokong, mengalami lonjakan harga yang signifikan. Berdasarkan pantauan pada Senin (20/7/2026), kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas sayur-mayur.

Baca Selengkapnya icon click

PWI Pusat Desak Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan

balitribune.co.id | Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat meminta advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers atas pernyataannya kepada wartawan di lingkungan Kejaksaan Agung yang dinilai merendahkan profesi jurnalistik. PWI menegaskan bahwa martabat wartawan harus dihormati karena mereka menjalankan tugas yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Anggota DPRD Badung Hadiri HUT ST Dharma Sentana, Pemkab Salurkan Bantuan Rp20 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung Wayan Edi Sanjaya dan Made Rai Wirata menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Sekaa Teruna (ST) Dharma Sentana Banjar Pasekan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Sabtu (18/7/2026). Kehadiran keduanya bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.