Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelayanan Listrik di Nusa Penida agar Segera Berbenah

Bali Tribune/Wakil Ketua DPRD Klungkung Asal Nusa Penida Wayan Baru.



balitribune.co.id | Semarapura - Kondisi pelayanan listrik di Nusa Penida belum maksimal masih sering terjadi listrik kondisinya byar pet. Hal ini memantik kritikan keras dari Wakil Ketua DPRD Klungkung dari Fraksi Gerindra asal Nusa Penida,Wayan Baru. 
 
Dirinya menyayangkan kondisi pelistrikan di Nusa Penida sangat memprihatinkan.  Meski  Nusa Penida sudah berkembang pesat sebagai daerah tujuan wisata di Bali, faktanya pelayanan listrik di wilayah Kepulauan Nusa Penida, masih jauh dari kata layak. Kondisi ini sangat ironis melihat reputasi Nusa Penida sebagai destinasi favorit dan infrastruktur pendukungnya yang tidak kunjung berbenah. Kondisi layanan listrik masih juga belum memadai, dan hal ini amat dirasakan oleh penyedia jasa akomodasi pariwisata maupun masyarakat Nusa Penida. 
 
Saat Nyepi itu listrik mati total, kami masih bisa maklumi. Tetapi setelah Nyepi itu juga sempat mati cukup lama. Katanya ada layanan jalur premium, jalur biasa, toh juga tidak ada bedanya, sama saja. Ini bagaimana perhitungannya dalam memberikan pelayanan?. Padahal di Klungkung Daratan meski Nyepi layanan listrik tetap ada, tetapi masyarakat yang sadar untuk memadamkannya, ungkap Wayan Baru. 
 
Politisi Partai Gerindra ini menilai di satu sisi, semua pihak menginginkan keberlangsungan pariwisata yang lebih baik. Tetapi disisi lain, pelayanan dari berbagai macam aspek, baik itu listrik, hingga daya dukung infrakstruktur lainnya, masih belum juga tersedia dengan baik. Maka, politisi asal Desa Sakti Nusa Penida ini, melihat ada satu proses yang terhambat dalam upaya mempercepat daya dukung pariwisata di Nusa Penida. Kebiasaan yang masih bertahan sampai sekarang, adalah ketika ada kejadian yang berdampak negatif, baru semuanya ramai menjanjikan banyak hal, tetapi setelah itu tidak ada tindaklanjutnya. 
 
Terutama terkait pelayanan listrik ini, saya sejak awal sudah keras menyoroti masalah ini. Tetapi tidak kunjung berbenah. Bahkan, di Nusa Penida itu fenomena ini sudah sering menjadi bahan diskusi dan sorotan masyarakat. Diluar konteks Nyepi, pelayanan juga masih mengecewakan, biasanya kita mengenal piala bergilir, ini justru pemadaman listrik yang sering bergilir. Sampai kapan kita begini terus. Saat lambat bayar, layanan disegel, kalau penyedia layanan melakukan pemadaman seenaknya, lalu bagaimana. Ini kan tidak profesional. Ayolah berbenah. Kami sudah lelah dengan kondisi seperti ini terus, kata Baru. 
 
Seperti diketahui layanan listrik di Nusa Penida (termasuk Lembongan dan Ceningan, memang mati total saat perayaan Nyepi Tahun Saka 1945 pada 22 Maret 2023 lalu. Ini sudah terjadi setiap tahun, alasannya agar pelaksanaan Nyepi tidak terganggu oleh suara bising dari pembangkit listrik. Sesuai kesepakatan dari aparat desa dan majelis desa adat setempat, listrik di Nusa Penida saat Nyepi mulai dipadamkan pada pukul 08.00 wita, dan direncanakan mulai hidup lagi pada pukul 04.00 wita keesokan harinya. Namun nyatanya menurut Wayan Baru, sampai pukul 08.00 wita pada saat Ngembak Geni, layanan listrik juga belum kembali normal. Kondisi inilah yang membuat dia dan warga lainnya di Nusa Penida kecewa berat. 
wartawan
SUG
Category

Dewan Sampaikan Tanggapan Terkait Pendapat Gubernur Terhadap Dua Raperda Inisiatif DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke- 4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda Tanggapan Dewan terkait Pendapat Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Bali tentang Penyelenggaraan Layanan Angkutan Sewa Khusus Pariwisata Berbasis Aplikasi di Provinsi Bali dan Raperda tentang Penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik yang berlangsu

Baca Selengkapnya icon click

Setop Lahan Produktif untuk Komersial, Gubernur Koster Moratorium Izin Alih Fungsi Lahan di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan kebijakan moratorium alih fungsi lahan produktif untuk fasilitas komersial sebagai langkah strategis pascabanjir besar baru-baru ini yang menewaskan 17 orang di Pulau Dewata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Sempurnakan Ranperda Inisiatif  Fasilitasi Perlindungan Kekayaan Intelektual

balitribune.co.id | Mangupura - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Badung menyerap aspirasi pelaku seni budaya dan UMKM dalam rangka penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif tentang Fasilitasi Perlindungan Kekayaan Intelektual. Rapat serap aspirasi itu digelar di Ruang Madya Gosana, Gedung DPRD Badung. Senin (15/9).

Baca Selengkapnya icon click

Lagi, Banjir Genangi Jalan Pantai Berawa Canggu, Satu Unit Kendaraan Tenggelam

balitribune.co.id | Mangupura - Hujan deras kembali memicu bencana banjir di sejumlah titik di kawasan Denpasar dan Kabupaten Badung, pada Senin (15/9). Beruntung banjir kali ini tak separah banjir yang terjadi pada 10 September lalu.

Namun, sejumlah titik yang sebelumnya jauh dari luapan air kini justru dilanda banjir. Salah satu titik banjir baru yang cukup tinggi di Kabupaten Badung adalah di Jalan Pantai Berawa, Canggu, Kuta Utara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PDIP Buleleng Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana Banjir di Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Menyikpai bencana banjir akibat hujan deras dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Bali pada 9–10 September 2025, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana dan musibah tersebut. Terlebih bencana tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah warga, serta infrastruktur di beberapa kabupaten/kota.

Baca Selengkapnya icon click

Menghindari Beban Berlebih Masyarakat, Dewan Minta Pembahasan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah Ditunda

balitribune.co.id | Singaraja - DPRD Buleleng melalui Panitia Khusus (Pansus) 1 pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, untuk ditunda. Usulan penundaan itu disampaikan Ketua Pansus I, Dewa Nyoman Sukardina, SE, dalam rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada Senin (15/9). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.