Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelayanan Publik Denpasar Kembali Dievaluasi

Pelayanan publik Pemerintah Kota Denpasar dievaluasi Tim Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kamis (6/9).

BALI TRIBUNE - Sebagai salah satu role model pelayanan publik nasional pelayanan publik Pemerintah Kota Denpasar meliputi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar dan Badan Layanan Umum Rumah Sakit Wangaya dievaluasi Tim Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kamis (6/9).

Tim evaluasi diterima Kepla Dinas PM-PTSP, I Made Kusuma Diputra dan Direktur Rumah Sakit Wangaya, dr. Setiawati Hartawan beserta Plt. Kadis Dukcapil AA Isteri Agung dan Kabag Organisasi IB Alit Adhi Merta.

Usai melakukan evaluasi Tim Evaluasi PANRB, Pandji Saputra mengungkapkan untuk pelayanan publik di di tiga instansi Pemerintah Kota Denpasar ini telah berjalan dengan baik. Namun ada hal minor yang harus diperbaiki sehingga pelayanan yang diberikan pada masyarakat benar-benar prima. "Dari evaluasi yang kami lakukan pelayanan publik yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar sudah berjalan dengan baik," ujarnya.

Perbaikan hal-hal yang sifatnya kecil juga harus menjadi perhatian salah satunya keterlibatan masyarkat dalam forum konsultasi publik. Dengan keterlibatan masyarakat secara langsung diharapkan semua program dapat menyentuh langsung ke masyarkat.

Plt. Kadis Dukcapil AA Isteri Agung menyampaikan dari hasil evaluasi yang dilaksanakan Kementerian PAN-RB ada beberapa hal yang harus ditambahkan salah satunya  pembentukan forum konsultasi publik. Forum yang melibatkan tokoh masyarakat diaharapkan dapat memberikan masukan terhadap program pelayanan publik yang telah dilaksanakan selama ini.

Sementara Direktur Rumah Sakit Wangaya, dr. Setiawati Hartawan menyampaikan untuk mutu pelayanan di rumah sakit Wangaya sudah sangat sering dilakukan evaluasi. “Kami sangat senang dengan seringnya ada evaluasi sehingga dapat terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” ujarnya.

Sehingga melalui evaluasi yang telah dilaksanakan selama ini berbagai inovasi telah dilaksanakannyaa untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Salah satunya adanya aplikasi pelayanan online dimana masyarakat dapat mengetahui informasi biaya, kesediaan tempat tidur. Termasuk juga telah membuat inovasi Program Japri si Ibu atau Jalur Prioritas Ibu dan Bayi yang diterapkan RSUD Wangaya, Denpasar dapat mempersingkat waktu antrean.

Yang dulunya bisa menunggu 48 hingga 70 menit setelah diterapkan program Japri si Ibu dan Bayi hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Termasuk juga kedepannya membuat elektronik medikal rekord. “Dengan program inovasi baru ini diharapkan para pasien mendapatkan dengan cepat hasil dari pemeriksaannya,” harapnya.

Kabag Organisasi IB Alit Adhi Merta menambahkan evaluasi untuk semua pelayanan publik di Kota Denpasar setiap tahun telah dilaksanakan Kementerian PAN-RB. Evaluasi yang dilaksanakan tahun lalu Dinas Perijinan dan Dinas Capil telah mendapatkan nilai A. “Kami harapkan dengan evaluasi yang dilakukan sekarang ini dapat lebih meningkatkan pelayanan pada masyarkaat dengan masukan yang telah diberikan,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Mitra10 Buka Cabang ke-58 di Bali, Usung Konsep One Stop Home Living

balitribune.co.id | Denpasar - Perkembangan sektor properti dan pariwisata di Bali mendorong kebutuhan akan bahan bangunan dan perlengkapan rumah yang semakin beragam. Melihat tren tersebut, Mitra10 kembali memperluas jaringan ritelnya dengan membuka cabang baru di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, Rabu (13/6/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.