Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembagian Daging Qurban Gunakan Besek

Bali Tribune/ BESEK - Suasana pembagian daging kurban di Masjid Agung Bangli mulai menggunakan besek, Minggu (11/8).
balitribune.co.id | Bangli - Sebagai bentuk implementasi dari program Gubernur Bali mengurangi penggunaan kantong plastik, dilakukan oleh umat Muslim di Bangli. Dalam pembagian daging kurban serangkaian Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Agung Bangli mulai menggunakan besek (ayaman bambu).  
 
Pada hari kurban ini sebanyak 25 ekor kambing dan 9 ekor sapi disembelih di areal Masjid Agung Bangli,  Minggu (11/8). Ketua Panitia Pemotongan Hewan Kurban Masjid Agung Bangli, Satria Maladi mengungkapkan, hari raya IdulAdha ini sebanyak 25 ekor kambing disembelih, seluruhnya berasal dari umat. Sementara dari 9 ekor sapi, dua diantaranya adalah sumbangan dari Pemkab Bangli. “Dagingnya dibagian kepada 1000 umat Muslim se-Kecamatan Bangli,” ujar Maladi. 
 
Pembagian daging mulai menggunakan besek, meski tidak bisa menyeluruh. Menurut Maladi, karena waktu sudah mepet pihaknya tidak bisa menyediakan besek terlalu banyak. “Kami belum bisa bungkus semua menggunakan besek, karena besek yang kami dapat terbatas. Selain itu harganya cukup mahal dibandingkan harga kantong plastik. Mudah-mudahan tahun depan seluruhnya bisa menggunakan besek,” ujarnya.
 
Sebagai bentuk rasa persaudaraan pihaknya juga memberikan daging kurban ke masing-masing kepala lingkungan yang mana ada warga muslim yang tinggal di lingkungan tersebut. “Warga kami cukup banyak di wilayah Bangli, seperti ada di  Kelurahan Bebalang, Kelurahan Cempaga, Kawan, dan lainya,” kata Maladi.
 
Sebelum dilakukan penyembelihan hewan kurban, lebih dulu dilakukan pengecekan kondisi hewan oleh petugas dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli. “Dicek dulu kondisinya, untuk memastikan layak tidaknya dagingnya untuk dikonsumsi. Sejauh ini dari hasil pengecekan daging hewan kurban dalam kondisi layak konsumsi,” jelas Maladi. (u)
wartawan
Agung Samudra
Category

Prami Proteksi Dini Potensi Penyakit Kronis Melalui Skrining Riwayat Kesehatan

balitribune.co.id | Denpasar - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program yang diselenggarakan oleh BPJS kesehatan untuk melindungi masyarakat dari biaya pelayanan kesehatan yang tinggi. Program JKN terus melakukan transformasi mutu layanan untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan dan informasi terkini kepada peserta JKN.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Satria Gelorakan Semangat Dharmaning Kesatria Mahottama

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria memimpin Apel Akbar Nindihin Gumi Klungkung bertempat di Lapangan Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe Klungkung, Selasa (30/9), dalam amanatnya mengapresiasi pelaksanaan Apel akbar sebagai wujud nyata kesiapsiagaan sinergitas dan komitmen bersama antara aparat keamanan, pemerintah serta seluruh elemen masyarakat agar tercipta kondisi yang kondusif, aman, damai dan sejahtera.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Yayasan AHM Apresiasi Jawara Film Pendek Keselamatan Berkendara

balitribune.co.id | Jakarta - Kampanye Safety Riding terus mengalir dalam kreativitas anak muda. Hal ini tercermin dari lahirnya ratusan hasil karya film pendek pada gelaran Safety Riding Short Movie Contest (SMC) 2025 yang digagas oleh Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) berkolaborasi bersama Universitas Indonesia (UI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHRI Denpasar: Melalui Strategi dan Penggunaan Teknologi, Pengolahan Sampah Bisa Dilakukan dengan Baik

balitribune.co.id | Denpasar - Menghadapi krisis penanganan sampah di Bali membuat berbagai pihak turut andil dalam mengurangi penumpukan sampah di tempat pembungan akhir (TPA). Pengelola akomodasi wisata di Bali kini mulai berinisiatif untuk mengelola sampah yang dihasilkan di tempat usahanya.

Baca Selengkapnya icon click

Pentingnya Peningkatan Kapasitas dan Kualitas UMKM Agar Menjadi Mitra yang Mendukung Keberlanjutan Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kawasan pariwisata didorong untuk memperkuat keterampilan dalam mengelola usaha, meningkatkan kualitas layanan, serta memperbesar peluang pendapatan. Pasalnya, keberadaan UMKM tersebut di kawasan pariwisata dapat membantu memenuhi kebutuhan para wisatawan seperti makanan, minuman, suvenir dan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.