Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembangunan Akses Jalan Antar Banjar, Tingkatkan Produktifitas dan Perekonomian Masyarakat

Bali Tribune/ KERAHKAN - Kodim 1617/Jembrana kerahkan ratusan personel dalam pelaksanaan TMMD ke-110.
balitribune.co.id | Negara - Untuk menghubungkan akses jalan antar banjar di Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kodim 1617/Jembrana menerjunkan ratusan personel TNI. Pembangunan infrastruktur berupa jalan rabat beton dan senderan serta gorong-gorong melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ini diharapkan bisa meningkatkan produktiftas dan perekonomian masyarakat desa.
 
Salah satu ruas jalan desa di Banjar Petanahan, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana hingga kini masih belum bisa dilintasi secara maksimal oleh warga. Akses antar banjar ini masih berupa jalan setapak sehingga sulit dilalui. Padahal selain ke permukiman warga, ruas jalan ini merupakan akses pengangkutan hasil perkebunan warga. Melalui TTMD ke-110, Kodim 1617/Jembrana melanjutkan pembangunan dan perbaikan akses jalan tersebut.     
 
Perbekel Desa Batuagung I Nyoman Sudarma menilai lokasi yang menjadi sasaran pelaksanaan TMMD ke 110 tersebut sangat tepat. Lokasi pembangunan infrastruktur jalan desa ini menurutnya sangat strategis karena menghubungkan  tiga banjar. “Jalur yang disasar pembangunan dan perbaikan jalan desa serta gorong-gorong yang menghubungkan tiga banjar, yakni Banjar Batuagung, Banjar Palungan Batu serta Banjar Petanahan,” ungkapnya.
 
Ia menyebut, jalan desa yang digarap secara terpadu melalui program TMMD ini memiliki panjang ruas 1,3 km. Sedangkan senderannya sepanjang 400 meter dan pembangunan gorong-gorong sebanyak dua titik. Sementara Dandim 1617/Jembrana, Letol. Inf. Hasrifuddin Haruna mengatakan pada pelaksanaan TMMD ke-110 di Desa Batuagung ini pihaknya menerjunkan personil sebanyak satu SSK gabungan yang jumlahnya mencapai 150 orang.
 
Pihaknya memastikan seluruh personil yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD tersebut sudah melalui skrining kesehatan yang ketat. ”Selama pelaksanaan TMMD semua personil gabungan tidak bermasalah dari sisi kesehatannya. Sebelumnya, semua personil telah melalui rapid antigen dan semuanya negatif. Kami harapkan pelaksanaan TMMD ini berjalan lancar. Targetan pelaksanaannya selama satu bulan sehingga tuntas akhir Maret,” paparnya.
 
Bupati Jembrana I Nengah Tamba di sela-sela peninjauan lokasi TMMD, Selasa (2/3/2021), mengapresiasi langkah sinergi jajaran TNI. Terlebih menurutnya TMMD kali ini bisa dilaksanakan ditengah situasi pandemi Covid-19. Walaupun pandemi Covid-19 masih berlangsung, namun pihaknya mengapresiasi berbagai tahapan kegiatan terpadu melalui TMMD ini bisa dilaksanakan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
 
Dikatakannya, secara ekonomi, pembangunan infrastruktur akses jalan desa yang dijadikan pilot project dalam TMMD kali ini nilainya sangat efektif. Pasalnya kondisi awal di lokasi hanya berupa jalan setapak sehingga akses jalan ini belum berfungsi optimal bahkan mengkhawatirkan bagi masyarakat. “TMMD ini sangat bermanfaat. Sebelumnya kondisi jalan masih becek saat dilewati berakibat  biaya produksi mahal bagimasyarakat,” ujarnya.
 
Diharapkannya dengan pembangunan akses jalan desa ini bisa meningkatkan produktifitas dan perekonomian masyarakat. “Setelah  diperbaiki melalui kegiatan TMMD, nanti otomatis akan bisa dilalui kendaraan sehingga biaya buruh angkut akan bisa ditekan dan aktifitas pengangkutan hasil panen di kebun warga akan sangat efisien. Hasil-hasil panen pertanian petani akan cepat sampai pada titik pengepul,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.