Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembangunan Pasar Badung Molor, Kontraktor Dipenalti Rp 61 Juta Per Hari

MOLOR - Sejumlah pekerja nampak masih bekerja di Proyek Pembangunan Pasar Badung, Jumat (22/12). Pengerjaan proyek ini ternyata molor dari tenggat waktu yang ditetapkan dalam kontrak.

 BALI TRIBUNE - Pengerjaan proyek pembangunan Pasar Badung Tahap II molor dari tenggat waktu yang ditetapkan dalam kontrak. Proyek yang sesuai kontrak semestinya selesai pada Kamis (20/12) malam, ternyata belum rampung seratus persen. Hingga Jumat (21/12), Kontraktor Pelaksana yakni PT Nindya Karya masih menyisakan pekerjaan sebanyak 0,46 persen. Akibat tak mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, PT Nindya Karya pun dijatuhi sanksi penalti sekitar Rp 61 juta per hari. Pantauan wartawan, Jumat (21/12) siang, proyek Pasar Badung ternyata belum rampung. Tampak sejumlah pekerja sedang mengerjakan perbaikan los dan kios, penyelesaian kori, pemasangan kelengkapan eskalator dan sejumlah pekerjaan lainnya. Padahal rencananya pasar yang digadang-gadang  menjadi pasar terbesar dan termegah di Bali ini akan dipelaspas pada Sabtu (22/12) hari ini. Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar,  I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta, mengakui adanya keterlambatan pengerjaan proyek Pasar Badung. Dikatakan, proyek yang dalam kontrak seharusnya selesai pada Kamis (20/12) malam, namun belum bisa terselesaikan 100 persen hingga Jumat (21/12), mengingat masih adanya sejumlah pengerjaan yang mesti mendapat perbaikan. "Dari pengamatan kita masih ada beberapa yang harus diperbaiki. Seperti servis kori, rolling dor yang kurang sempurna, kurang lebih pekerjaan yang belum terselesaikan sekitar 0,46 persen. Itu harus dituntaskan," ujar Jimmy Sidarta. Pejabat yang juga Asisten II Setda Kota Denpasar ini mengatakan, mengingat proyek tidak selesai tepat waktu, maka pihak kontraktor pelaksana yakni PT Nindya Karya dikenakan sanksi penalti. "Kita tetap berlakukan peraturan, walaupun pekerjaan hanya tersisa sekitar 0,46 persen, namun  tetap karena kita diikat oleh aturan maka dikenakan penalti. Hitungannya 1 per 1000 dari nilai kontrak per hari. Kurang lebih senilai Rp 61 juta per hari," ujarnya. Pihaknya meyakini proses pengerjaan sekitar 0,46 persen  tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama. Pihaknya meyakini, dengan kesanggupan dari kontraktor, pengerjaan proyek tersebut akan selesai dalam waktu dekat. "Itu kan tinggal perbaikan saja, ini tidak membutuhkan waktu lama, istilahnya tinggal memperbaiki yang rijek saja," ujarnya. Molornya pengerjaan proyek Pasar Badung ini juga diakui Ketua TP4D untuk Pembangunan Pasar Badung Tahap II, Agus Sastrawan. Ditemui  saat meninjau ke lokasi pembangunan Pasar Badung pihaknya melihat sejumlah pekerjaan yang mesti diselesaikan. "Seperti yang sudah dilihat sendiri, masih ada pekerja. Jumlah pekerjaan yang mesti dituntaskan yakni sekitar 0,46 persen," ujarnya. Dikatakan, saat melakukan peninjauan ada sejumlah pekerjaan yang belum tuntas. Sejumlah pekerjaan tersebut seperti pengerjaan kori, finishing lantai dan tembok, pemasangan eskalator, perbaikan meja stainless untuk los dan kios dan sejumlah pekerjaan pembersihan. Sastrawan mengatakan, mengingat dalam kontrak semestinya pekerjaan tuntas pada Kamis (20/12) malam, maka  sesuai aturan kontraktor dikenakan penalti. "Denda tetap jalan, sesuai dengan mekanisme dikenakan penalti. Mengingat masih ada pekerja, maka penalti tetap berjalan. Penalti berlaku sampai proyeknya kelar. Dari pihak NK (PT Nindia Karya) komit mau menyelesaikan," ujarnya. Sementara Direktur PD Pasar Kota Denpasar. A.A Yuliartha meminta agar proyek pembangunan Pasar Badung dapat diselesaikan secepatnya. Hal ini mengingat keterlambatan pembangunan Pasar Badung akan berdampak kepada proses pemindahan pedagang. "Semestinya jika proyek ini selesai tepat waktu, para pedagang akan dipindahkan pada Sabtu (22/12) ini mengingat merupakan hari baik. Begitu selesai pemelaspasan, pedagang semestinya juga pindah. Kalau proyek tidak selesai tepat waktu maka pemindahan pedagang juga tidak bisa dilakukan," ujarnya. Pihaknya mengaku akan mengontrol terus proses pengerjaan Pasar Badung. Pihaknya menginginkan agar pembangunan Pasar Badung tetap mengutamakan kualitas. "Kita akan kontrol terus pengerjaannya. Kami minta agar selesai secepatnya, apakah dengan menambah tukangnya atau menambah jam kerja dengan tetap melihat kualitas," ujarnya. Seperti diketahui, pembangunan lanjutan Pasar Badung  menggunakan Dana APBD Kota Denpasar dikerjakan oleh PT. Nindya Karya yang juga kontraktor yang mengerjakan pembangunan tahap pertama. Proyek lanjutan ini  senilai Rp61.803.873.000 direncanakan rampung pada 20 Desember 2018. Pada tahap pembangunan lanjutan Pasar Badung ini total terdapat tiga bidang pekerjaan yang terdiri atas 33 skup pekerjaan. Dengan rampungnya seluruh skup pekerjaan ini, maka secara otomatis pembangunan Pasar Badung telah selesai keseluruhan.  Nantinya pasar tertua di Kota Denpasar ini akan memiliki enam lantai yang terdiri atas dua lantai basement bawah tanah serta empat lantai untuk los dan kios. Adapun total seluruh kios dan los yang tersedia mencapai 1.740 unit.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Adi Arnawa Dorong Inovasi Yowana dalam Parade Ogoh-ogoh Desa Sulangai

balitribune.co.id I Mangupura -  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka Parade Ogoh-ogoh Tahun Çaka 1948 di Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Jumat (13/3/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong di Lapangan Desa Adat Sulangai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Pimpin Rakor ASPER PSBS, Tegaskan Aturan Pemilahan Sampah di Badung Mulai April 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS) dengan para pengelola jasa pengangkutan sampah di Kabupaten Badung, bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Minggu (15/3/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Lepas Mudik Gratis, Bukti Kepedulian antar-Umat Beragama

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi melepas peserta program mudik gratis tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera di depan lobi Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (14/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pantau Gudang Bulog, Pemkot Denpasar Pastikan Pangan Terkendali

balitribune.co.id I Denpasar  - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar melakukan monitoring ketersediaan stok pangan di Gudang Bulog Sempidi, Kabupaten Badung, Jumat (13/3/2026). Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Nyepi Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Lebih Awal, Penumpang Padati Terminal Mengwi Jelang Nyepi

balitribune.co.id I Badung - Pergerakan pemudik di Terminal Tipe A Mengwi, Badung, mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan pada Minggu (15/3/2026). Lonjakan penumpang tahun ini terjadi lebih awal karena periode mudik Lebaran 1447 H berdekatan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Saka 1948.

Baca Selengkapnya icon click

Sucikan Diri Jelang Nyepi, Ribuan Pemedek Denpasar Gelar Melasti

balitribune.co.id I Denpasar - Sebagai rangkaian menuju upacara Tawur Agung Kasanga, ribuan umat Hindu di Kota Denpasar menggelar upacara Melasti di Pantai Padanggalak, Denpasar Timur, Minggu (15/3/2026) pagi. Prosesi ini merupakan tahap penyucian pratima serta benda-benda sakral sebagai persiapan spiritual menjelang Hari Raya Nyepi Saka 1948.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.