Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembangunan SMA Negeri 2 Kuta Utara, Atasi Kekurangan Daya Tampung di Kecamatan Kuta Utara

Bali Tribune / Wayan Koster

balitribune.co.id | Badung – "Kita sudah 76 tahun merdeka. Sehingga pendidikan itu adalah hak dasar masyarakat sesuai amanat Undang Undang Dasar 1945. Kalau hari gini masih ada anak tidak bisa diterima di SMA/SMK, sebagai pejabat negara atau pemimpin di daerah itu malu. Maka itulah sebabnya, Saya mengencarkan pembangunan SMA/SMK Negeri,” demikian pidato yang disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster saat peletakan batu pertama pembangunan SMA Negeri 2 Kuta Utara tepat pada Hari Saraswati, Sabtu (Saniscara Umanis, Watugunung) 28 Agustus 2021.

Alasan Gubernur Koster mengencarkan pembangunan SMA/SMK Negeri, karena saat dirinya menjadi gubernur, selalu ada ribut disetiap penerimaan siswa baru atau tahun ajaran baru, akibat tidak tertampungnya lulusan SMP di SMA/SMK negeri. "Ini terjadi di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Gianyar," kata Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng seraya mengatakan anak-anak lulusan SMP yang tidak mendapatkan sekolah SMA/SMK sebenarnya bisa diatasi, kalau SMA/SMK swasta diberdayakan. 

"Kalau ditotal semua kapasitas SMA/SMK negeri dan swasta, sebenarnya Kita memiliki daya tamping lebih. Tapi anak-anak kita tidak mau masuk ke sekolah swasta yang tidak cocok sama pilihannya atau tidak sesuai harapannya," jelasnya.

Pihaknya menyampaikan ada 3 aspek utama yang harus diperhatikan di dunia pendidikan, pertama harus melakukan perluasan akses bagi para siswa untuk bisa diterima di sekolah SMA/SMK. “Jadi harus ada keseimbangan antara lulusan SMP dengan daya tampung masuk ke SMA/SMK negeri ataupun swasta,” ungkapnya. 

Kedua adalah meningkatan mutu pendidikan dengan menyediakan guru yang baik dan berkualitas, sarana prasarana yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah, tersedianya sistem yang baik, termasuk bahan ajarnya yang mendukung pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Ketiga, meningkatkan daya saing untuk melanjutkan perguruan tinggi atau masuk dunia kerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Provinsi Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa melaporkan pembangunan SMA Negeri 2 Kuta Utara yang terletak di Banjar Babakan, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung dengan luas tanah 80 are, sebagai wujud nyata mengimplementasikan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru dengan program prioritas di bidang pendidikan. Salah satunya memastikan tersedianya fasilitas pendidikan yang terjangkau, merata, adil dan berkualitas serta melaksanakan wajib belajar 12 tahun.

Pembangunan ini direncanakan selesai dalam 3 tahapan, yang pelaksanaannya dimulai dari tahun anggaran 2021 sampai dengan 2023. "Fisik yang dibangun saat ini 1 gedung pengelola, 1 unit gedung ruang belajar 3 lantai dengan 9 rombel dengan dana yang bersumber dari APBD Semesta Berencana Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 8.768.875.000. Untuk pembangunan tahap I selesai pada akhir tahun 2021,” ujar Kadisdikpora Provinsi Bali seraya mengharapkan pembangunan SMA ini mampu mengatasi kekurangan daya tampung di Kecamatan Kuta Utara maupun zona terdekat yakni dari Mengwi dan Denpasar Barat. 

Keberadaan SMAN 2 Kuta Utara, lebih lanjut disebutkannya sangat didukung oleh adanya jumlah SMP yang mencapai sebanyak 15 SMP yang berlokasi di wilayah Kuta Utara dengan jumlah siswa 1.844 orang. Penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2021/2022 sudah dilakukan dengan jumlah siswa 432 orang / 12 rombel yang sementara masih numpang belajar di SMA Negeri 1 Kuta Utara. 

wartawan
YUE
Category

Dinkes Tabanan Gelar Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Terbanyak

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan tahun 2026. Program ini menyasar 40 perangkat daerah untuk mendorong deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) serta meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan kerja. 

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.