Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemberdayaan Masyarakat Jadi Prioritas, Dana Desa Dioptimalkan

Bali Tribune / Bupati Tamba (kanan) minta Staf Khusus Kemendes PDT, Ahmad Iman untuk membantu meningkatkan kompetensi perangkat desa.

balitribune.co.id | NegaraPemanfaatan Dana Desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat diminta agar dioptimalkan sesuai prioritas penggunaannnya. Ditengah situasi pandemi covid-19, desa diminta memprioritaskan pemberdayaan masyarakat serta pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Posisi vital Jembrana sebagai pintu masuk Bali juga diminta dioptimalkan.

Setiap tahunnya, seluruh desa di Jembrana mendapatkan kucuran dana desa dari pemerintah pusat. Dana tersebut kini diharapkan bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Terlebih masyarakat kini tengah menghadapi dampak pandemi covid-19. Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyebut prioritas penggunaan dana desa di Jembrana. Pihaknya menyatakan dimasa pandemi covid-19, dana desa harus dimanfaatkan lebih maksimal untuk pemberdayaan masyarakat di desa.

Pihaknya juga menyatakan telah mengintruksikan agar pemerintah desa memanfaatkan dana desa tersebut untuk melaksanakan pembangunan yang benar-benar dibutuhkan warga desa penerima serta untuk meningkatkan produktifitas masyarakat. Terlebih pandemi covid-19 yang mewabah setahun terakhir berdampak diberbagai sektor. Menurut Bupati Tamba dengan adanya pemanfaatkan dana desa juga diharapkan dapat menggairahkan perekonomian di desa.

Salah satunya dicontohkannya untuk mengingkatkan produktiftas usaha mikro dan kecil yang ada di setiap desa. “Ditengah pandemi covid-19, kita ingin pemanfaatan dana desa diprioritaskan untuk kegiatan  pemberdayaan masyarakat. Bagaimana kita membangkitkan semangat dari pelaku-pelaku usaha mandiri yang ada di desa. Sehingga keberadaan dana itu benar benar dirasakan mereka," papar Bupati Tamba didampingi Pj Sekda Jembrana, I Nengah Ledang.

Disisi lain diakuinya adanya dana desa juga menambah beban dan peran aparat desa dibawah. Sehingga menurutnya perlu pengetahuan dan kompetensi lebih. Pihaknya juga mengaku telah meminta kepada Staf Khusus Kementerian Desa Daerah Tertingal dan Transmigrasi (Kemedes PDT) untuk membantu peningkatan kompetensi aparatur desa. Upaya peningkatkan kompetensi tersebut menurutnya salah satunya melalui bimbingan teknis (bimtek). 

Dengan peningkatan kompetensi diharapkan peran perangkat desa akan jauh lebih optimal dalam mengelola pemerintahan di masing-masing desa. "Saya minta lebih sering diadakan bimtek peningkatan kompetensi aparatur desa. Ini untuk mengoptimalkan peran dari seluruh perangkat desa agar dapat bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing - masing. Sehingga pengelolaan pemerintahan desa kedepannya bisa lebih baik lagi,” tandasnya. 

Sementara itu, Staf khusus Kemendes PDT, Ahmad Iman menyatakan pihaknya ingin memastikan dana desa dapat terserap dengan baik. Termasuk kualitas penyalurannya diminta agar sesuai dengan regulasi yang ditentukan Kementerian Desa. "Jembrana ini wilayah Bali paling barat. Kita juga berdiskusi bagaimana progress pembangunan dan pemberdayaan desa di Jembrana, akan kita genjot desa wisata termasuk Bumdesnya,” ujarnya.

Sebagai pintu masuk Bali melalui jalur darat, pihaknya menyebut posisi Jembrana sangat vital. Potensi ini dikatakannya perlu dioptimalkan lagi sehingga Jembrana bisa menjadi minatur Bali. Dengan demikian diyakini pariwisata Jembrana juga akan lebih bergairan serta ekonomi masyarakatnya juga akan meningkat. Tidak hanya didominasi Bali timur, peran desa wisata di Jembrana juga saya lihat aktif, sehingga perlu dioptimalkan lagi," tandasnya.

 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

5.000 Ojol Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Enam Wilayah

balitribune.co.oi | Mangupura - Semangat 'brotherhood' tidak berhenti di jalan. Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 5.000 mitra pengemudi ojek online (Ojol) di enam wilayah. Perlindungan yang semula dirancang selama lima bulan, Agustus hingga Desember 2026, diputuskan HDCI untuk dilanjutkan hingga tiga tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Dinkes Tabanan Gelar Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Terbanyak

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan tahun 2026. Program ini menyasar 40 perangkat daerah untuk mendorong deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) serta meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan kerja. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.