Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemberian Bantuan Masyarakat Terdampak Covid-19 Dievaluasi, Sekda Badung: Cegah Bantuan Double, Proses Cleansing Data Terus Dimatangkan

Bali Tribune/ RAPAT EVALUASI - Sekda Badung Wayan Adi Arnawa memimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pemberian Bantuan kepada masyarakat akibat dampak Covid-19, Selasa (10/8) di Ruang Rapat Sekda Puspem Badung.
balitribune.co.id | Mangupura  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui kebijakan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari APBD Kabupaten Badung sebesar Rp 300 ribu.
 
“Bantuan BLT ini diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh masyarakat Badung di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa saat memimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pemberian Bantuan kepada masyarakat akibat dampak Covid-19, Selasa (10/8/2021) di Ruang Rapat Sekda Puspem Badung.
 
Di Kabupaten Badung hampir di seluruh desa di masing-masing kecamatan masyarakat telah menerima BLT dari Pemerintah Kabupaten Badung. Untuk itu pihaknya terus melakukan proses penyelarasan atau cleansing data dalam penyerahan bantuan tersebut. Inilah pentingnya pihaknya melakukan cleansing data karena ke depan ingin setiap desa atau kelurahan memiliki big data, untuk mewujudkan desa presisi.
 
Diharapkan dari pihak desa/kelurahan dibantu tokoh desa adat, harus aktif berkoordinasi dengan dinas terkait di Kabupaten Badung seperti Dinas Sosial, Disdukcapil dan Diskominfo untuk melakukan proses penyelarasan atau cleansing data untuk menghindari terjadinya tumpang tindih penyaluran bantuan maupun permasalahan hukum di kemudian hari. 
 
"Jangan sampai penyaluran BLT ini menyebabkan polemik dan menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” ucap Adi Arnawa.
 
Saat ini di Kabupaten Badung juga sudah ada penyaluran beberapa bantuan dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut diantaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) yang diberikan kepada masyarakat terdampak. Diluar warga yang sudah menerima bantuan dari pemerintah pusat yang disalurkan oleh Kemensos dan Kemendes, jangan sampai ada warga yang tercecer. 
 
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik di tengah pandemi Covid-19. Kita bersama tentu sangat berharap dan menginginkan pandemi Covid-19 cepat sirna," pungkasnya.
 
Turut hadir Kadis Sosial  I Ketut Sudarsana, Kadis Kominfo I Gusti Ngurah Jaya Saputra, Kadis Dukcapil AA Arimbawa, Sekretaris Inspektorat Badung Made Ananta Wiguna, Kabag Hukum AA Asteya Yudhya.
wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.