Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembinaan Keluarga Hitta Sukhaya, Ny Sariasih Ingatkan Upaya Penanganan Kasus Stunting

Bali Tribune/ BERI MATERI - Ny Sariasih Sedana Arta berikan materi terkait penanganan stunting di Pusdiklat Eka Maggo Arama Sekardadi, Kintamani, Bangli, Minggu (19/5).

balitribune.co.id | Bangli - Pembinaan Keluarga Hitta Sukhaya atau keluarga Budhis dilaksanakan di Pusdiklat Eka Maggo Arama Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Bangli pada Minggu (19/5). Hadir Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny Sariasih Sedana Arta untuk memberikan pemahaman dan upaya penanganan stunting.

Pembinaan keluarga Hitta Sukhaya hadir pula Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Dinas Pencatatan Sipil Kabupaten Bangli, serta lainnya. Kegiatan tersebut diikuti 35 keluarga. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, Tia Sastrina mengatakan, Pemerintah melalui Kementerian Agama bersama Kementerian terkait, berkolaborasi bersama melakukan pembinaan kepada masyarakat.

Kata Tia Sastrina, pembinaan dilakukan melalui berbagai cara dalam upaya mewujudkan kesehatan, ketahanan, serta kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga. "Mengoptimalkan bonus demografi Indonesia, Pemerintah baru-baru ini mencanangkan program baru Semai 2045 (Selamatkan Generasi Emas Indonesia), yang dimulai dari Keluarga Bahagia Sejahtera," ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Buddha Sakyamuni telah mengajarkan bagaimana jalan mewujudkan Keluarga Hitta Sukhaya. Pembinaan Keluarga Hitta Sukhaya di Kabupaten Bangli, tahun ini diikuti oleh 35 Keluarga atau 77 Orang, yang berasal dari 4 Desa (Kintamani, Kembangsari, Lampu, dan Langgahan). Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny Sariasih Sedana Art menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Bangli, yang telah berkolaborasi mencanangkan kegiatan Bimbingan Keluarga Hitta Sukhaya. Yang mana kegiatan ini sangat erat kaitannya dengan program- program TP PKK.

Ny Sariasih juga memaparkan beberapa program TP PKK namun yang sangat ditekankan adalah tentang penanganan stunting di Kabupaten Bangli. Pihaknya mengajak seluruh peserta untuk bersama sama menjaga pola asuh dan tumbuh kembang anak serta menjaga gizi pada anak- anak. "Mari bersama menjaga tumbuh kembang anak, agar kedepannya tidak ada lagi kasus stunting di Kabupaten Bangli," ujarnya.

wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.