Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembinaan Umat Beragama Tangkal Radikalisme

Kasat Bimas Polres Klungkung AKP I Nyoman Suastana berikan pemaparan upaya dini menangkal radikalisme di masing-masing Desa Pakraman.

BALI TRIBUNE - Pengurus PHDI Kabupaten Klungkung bersama Bendesa Adat dan pemuda Hindu di Kabupaten Klungkung dihimbau untuk turut serta menjaga keamanan wilayah Desa Pakraman serta kawasan tempat suci (Pura). Ha ini ditujukan untuk mencegah tindakan terorisme maupun kasus pencurian pratima yang marak belakangan ini. Demikian salah satu penegasan yang disampaikan Kasat Binmas Polres AKP I Nyoman Suastana serangkaian pembinaan kerukunan intern umat beragama dan anti radikalisme di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Klungkung belum lama ini. Menurut Suastana, sebagaimana laporan intelijen kepolisian setempat, situasi dan kondisi keamanan di wilayah Klungkung terbilang masih aman dan belum ada oknum masyarakat yang terlibat dalam jaringan terorisme. “Meski demikian kami himbau semua untuk tetap menjaga keamanan wilayahnya, karena yang namanya paham radikalisme seperti teroris salah satunya kita tidak bisa lihat pergerakannya tanpa bantuan masyarakat,” tegasnya.  Selain aksi terorisme yang perlu diwaspadai, Suastana berharap para Bendesa dan Pemangku di masing-masing Pura untuk menempatkan benda sakral Pratima ditempat yang aman serta, bersama Pecaang mengaktifkan sistem pakemitan di masing-masing Pura. "Kalau ada lokasi Pura-nya yang jauh dari permukiman penduduk, kami imbau untuk ditempatkan di Bale Penyimpenan yang aman dan mudah dipantau oleh masyarakat setempat, hal ini perlu kita lakukan untuk mencegah aksi pencurian pratima," jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya penempatan kamera pengawas (CCTV) di setiap areal Pura. Sebagaimana data Penyuluh Agama Hindu Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung sempat menjadi sasaran pencurian pratima. Sebutlah, kasus pencurian pratima di Dusun Kanginan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, pencurian pratima di Pura Paibon Waris Keluarga Dukuh dan kasus pencurian pratima di Pura Pujung Sari Desa Nyanglan, Banjarangkan. Di tempat yang sama, Plt Kepala Seksi Kelembagaan Urusan Agama Hindu Kementrian Agama Provinsi Bali, Drs. I Wayan Santa Adnyana mengajak seluruh umat Hindu di Kabupaten Klungkung untuk selalu hidup rukun dengan umat lainnya. “Untuk mewujudkan hal itu, kita perlu mengedepankan etika dalam beragama seperti saling menghargai antar pemeluk agama. Selain itu, kerukunan juga bisa diciptakan dengan menerapkan nilai religius, keharmonisan, kreativitas dan melaksanakan konsep menyame braye atau saling tolong menolong," tutupnya.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Merayakan Natal di Tengah Kemerosotan Ekologis

balitribune.co.id | Sebentar lagi gereja sejagat merayakan Natal. Liturgi meriah, paduan suara gegap gempita. Banyak kota-kota di dunia juga di Indonesia memberi warna dan ciri tersendiri. Ada pohon natal menjulang tinggi, dihiasi lampu warna-warni. Pernak pernik Natal ini dipasang di banyak sudut kota, di mall, pusat keramaian dan sebagainya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Libur Nataru 2025/2026, BRI Denpasar Siapkan Kas Rp 1 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar memastikan kesiapan layanan perbankan bagi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berlangsung Meriah, Telkomsel Ikut Semarakan Denpasar Festival ke-18

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel turut berpartisipasi pada event Denpasar Festival ke-18 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kegiatan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman layanan terbaik bagi masyarakat. Kehadiran Telkomsel pada perhelatan tahunan ini diwujudkan melalui booth pelayanan pelanggan yang siap melayani berbagai kebutuhan pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Langkah Kecil Pastikan Liburan Tahun Baru Masih Masuk ke Rencana Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan data OCBC Financial Fitness Index 2025, hanya 12% menggunakan uang sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan di awal tahun. 82 persennya menganggap anggaran hanyalah angan-angan. 76 persen anak muda masih habiskan uang demi ikut gaya hidup satu sama lain. Meskipun turun dari 80 persen, angka ini masih tergolong tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.