Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembobol Pura Desa Terekam CCTV

Bali Tribune / DICURI - Pretima pura berupa Rambut Sedana dan Bunga Emas Pura Desa Desa Adat Tegallantang digondol maling.
balitribune.co.id | Gianyar - Pura Desa Adat Tegallantang, Ubud, kebobolan. Sejumlah benda sakral raib digondol maling, Kamis (25/3).
 
Beruntung satu kamera CCTV dekat pura, merekam aksi yang dilakukan pria nekat tersebut. Warga berharap polisi segera mengungkap identitas pelaku.
 
Sehari sebelumnya, Mendagri Tito Carnavian memantau langsung vaksinasi di Wantilan Pura Dalem Tagallantang. Saat itu suasana riuh dan ramai terjadi. Kemarin, suasana ramai kembali terjadi. Namun kali keramaian didominasi oleh prajuru adat, krama dan aparat kepolisian.
 
Sebab, pura didapati warga telah diacak-acak maling. Pretima pura berupa Rambut Sedana Lanang-Istri dan Sekar Emas (bunga emas), yang tersimpan di pelinggih pura raib digondol maling.
 
Bendesa Adat Desa Tegallantang, I Gusti Putu Gede Suradnya, mengatakan, kronologis hilangnya benda sakral tersebut diketahui oleh pemangku pura setempat pada pagi hari. "Awalnya ada yang nyapuh (bersih-bersih) pagi, tapi tidak ada yang rungu, setelah itu mangku lingsir yang rungu, pelinggih pura sudah terbuka," ujarnya.
 
Dikatakannya, pencurian tersebut sempat terekam CCTV yang terpasang di salah satu hotel yang langsung mengarah di depan pura. Dalam rekaman tersebut, diduga sosok pencuri adalah seorang pria. Awalnya pencuri tersebut terlihat clingak-clinguk di depan pura. Ia masuk lewat tembok belakang.
 
Sehabis mendapatkan beda sakral, maling tersebut kemudian kembali loncat tembok belakang pura. Dari jejaknya terlihat maling menyusuri pematang sawah ke utara sampai di Villa Budaya. "Sampai di sana jejaknya hilang," ujarnya.
 
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 Wita. Kerugian ditaksir Rp60 juta. Dengan adanya rekaman CCTV ini diharapkan identitas pelaku segera terungkap.
 
"Kerugiannya tidak banyak, tapi aci (upacara) yang banyak dan kesakralannya, karena benda tersebut masih anyar (baru dibuat), sekitar bulan Mei lalu berdekatan dengan Covid," jelasnya.
 
Dalam catatan kasus pencurian yang belum terungkap dalam enam kasus terakhir meliputi pecurian di Pura Taman Limut lokasi Desa Pengosekan, Ubud tahun 2020, Pura Gunung Sari, Desa Buruan tahun 2020, Pura Sakenan, Banjar Tengah Blahbatuh, Desa Blahbatuh tahun 2021.
 
Kemudian Pura Bendesa Mani Emas Batan Tingkih, Banjar Kesian, Desa Lebih Gianyar tahun 2021, Pura Dalem Sakti, Desa Adat Petemon, Pejeng Kelod, Tampaksiring, Gianyar tahun 2020, Pura Tegallantang, Desa Adat Tegallatang, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud Tahun 2021.
wartawan
Nyoman Astana
Category

Dokumen Calon Pekerja Migran Ditahan LPK, Disnaker Buleleng Turun Tangan

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah dokumen pribadi milik calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ditahan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Analisa Bali College, Desa Depaha, Kecamatan Kubutambahan. Adanya penahanan dokumen tersebut langsung disikapi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng. 

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Regulasi Baru, Perbekel 2 Periode Bisa Dicalonkan Lagi di Pilkel Serentak

balitribune.co.id I Gianyar - Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar memasuki tahapan pendaftaran bakal calon yang berlangsung pada 10–18 Juli 2026. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pilkel tahun ini menggunakan regulasi baru yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.