Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembuangan Sampah di Pengambengan, Warga Enggan Fungsikan Kontainer Sampah

Bali Tribune/ BERSERAKAN - Sampah meluber dan bersarakan ke jalan di kawasan tanah timbul di Desa Pengambengan.
Balitribune.co.id | Negara - Persoalan pengelolaan sampah menjadi masalah yang pelik, terlebih masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan. Kendati disediakan tempat penampungan sampah, masyarakat masih membuang sampah sembarangan.
 
Salah satu lokasi lahan kosong yang juga dijadikan sebagai TPS ada di kawasan tanah timbul di pesisir Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Lokasi yang digunakan untuk membuang sampah oleh warga ini terletak di areal dekat Pura Segara Pengambengan. Di areal terbuka ini, sampah tampak bersarakan. Sampah yang didominasi jenis sampah rumah tangga bertebaran lantaran tertiup angin. Kendati telah disediakan container sampah, namun sampah meluber hingga ke jalan.
 
Dari pengamatan, Rabu (4/11), di lokasi sejatinya sudah ditempatkan satu unit kontrainer sampah  namun tong berukuran besar tersebut kosong. Sedangkan sampah tampak berserakan di luar container lantaran warga membuang sampahnya di luar container sampah. Tumpukan sampah yang meluber ini juga menjadi tempat mencari makan gerombolan kambing dan sapi milik warga yang diliarkan. Warga sekitar justru mengaku sampah di lokasi belum diangkut oleh petugas pengangkut sampah.
 
Menurut warga sekitar, tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau busuk sehingga mengganggu warga sekitar maupun yang melintas. "Sejak beberapa hari ini sampah berserakan dan tidak diangkut. Jadilah makanan kambing atau sapi. Padahal lebih banyak sampah plastik di sana. Entah kenapa bisa berserakan begitu dan sangat bau," ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya. 
 
Menurut warga, pelaku pembuangan sampah tidak hanya dari warga sekitarnya. Warga sekitar mengatakan pelaku pembuangan sampah enggan membuang sampahnya di dalam container. "Saya lihat warga yang buang sampah hanya melempar sampahnya dari jalan. Tidak mau memasukkan ke dalam kontainer," ujar warga lainnya. 
 
Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana bisa secara kontinyu mengangkut sampah di tempat itu. "Ya, saya lihat warga yang buang sampah hanya melempar sampahnya dari jalan. Tidak mau memasukkan ke dalam kontainer," ujarnya.
 
Berbeda dengan pengakuan warga sekitar, Perbekel Pengambengan Kamaruzaman yang dikonfirmasi terpisah justru mengatakan petugas Dinas Lingkungan Hidup Jembrana sudah rutin mengangkut sampah dari tempat itu. "Mungkin karena sempat libur jadi belum diangkut. Tapi selama ini sudah rutin diangkut," jelasnya. 
 
Sedangkam Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jembrana I Wayan Sudiarta dikonfirmasi menyatakan saat diangkut oleh petugas container sampah di lokasi memang kerap kosong. Menurutnya, warga yang membuang sampah tidak mau menaruh sampahnya di dalam kontaner yang disediakan pihaknya di lokasi, tetapi dilemparkan begitu saja dari jalan sehingga sampah meluber di luar container. Pihaknya menyatakan akan menindaklanjuti persoalan sampah yang meluber tersebut. "Ya sepertinya kontainer kami kosong. Tapi sampah berserakan di bawah. Nanti kami tindaklanjuti," tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Satpol PP Denpasar Bersihkan Ratusan Atribut Ilegal

balitribune.co.id I Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melakukan penertiban besar-besaran terhadap media promosi ilegal yang melanggar estetika kota, Selasa (14/4/2026). Langkah ini diambil menyusul banyaknya pengaduan masyarakat terkait maraknya baliho, spanduk, hingga pamflet yang terpasang serampangan di fasilitas umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Bagi Wilayah Pengolahan Sampah, Kuta ke TPST Padang Sumbu dan Mengwi ke Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membagi pengelolaan sampah berdasarkan wilayah untuk mengantisipasi penutupan permanen TPA Suwung mulai 1 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung I Made Agus Aryawan, mengatakan saat ini pengelolaan sampah di Badung dilakukan melalui dua skema utama.

Baca Selengkapnya icon click

Komisi IV DPRD Badung Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kabupaten Layak Anak

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama delapan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.