Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembukaan BBGRM Bali XV 2018, Gotong Royong Harus Menjadi Sikap Hidup Kita

pemerintah
PEMBUKAAN – Acara pembukaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat oleh Gubernur Bali I Made Mangku Pastika didampingi Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng.

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika didampingi Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng membuka pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Provinsi Bali XV Tahun 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Gianyar.

 Tahun ini Kabupaten Gianyar terpilih menjadi lokasi pelaksanaan BBGRM yang dilaksanakan selama satu bulan penuh, dimana pembukaannya dilaksanakan di Wantilan Jaba Pura Dalem, Desa Guwang, Sukawati, Jumat (4/5).  Pembukaan ditandai pemukulan kentongan dan pelepasan balon ke udara disaksikan ratusan peserta gotong-royong yang terdiri dari anak-anak sekolah dasar, pegawai di Lingkungan Pemkab Gianyar serta masyarakat setempat. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan keuangan khusus kepada Desa Guwang serta 10 Subak oleh Gubernur Mangku Pastika.

Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengatakan, kegiatan ini mengingatkan kembali akan makna gotong royong. Suatu warisan budaya yang sampai ini ini kita pegang, tetapi karena kemajuan jaman sudah mulai dilupakan. Karena, tiap tahun pemerintah melaksanakan program Bulan Bakti Gotong Royong (BBGRM). Namun kegiatan ini harus tak berhenti sampai di sini, minimal sebulan ada gerakan secara terus menerus. Sehingga, dengan gotong-royong sesulit apapun pekerjaan bersama-sama (gotong-royong), saling membantu akan dapat diselesaikan dengan baik.

Lanjutnya, gotong-royong harus menjadi sikap hidup kita. Dimana di Bali, filsafat gotong-royong sudah sangat kental dengan slogan paras paros, selunglung sebayantaka, menyame braya, pekedek pekenyem, namun pelaksanaan di masyarakat masih perlu dievaluasi. “Yang miskin dibantu oleh yang kaya, kerja bersama-sama. Itulah gotong-royong, itulah inti dari Pancasila,” tegas Mangku Pastika.

Pj. Bupati Gianyar, I Ketut Rochineng, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Gianyar sebagai tempat pencanangan BBGRM Provinsi Bbali XV Tahun 2018. Peranan dan partisipasi seluruh masyarakat sangat diharapkan untuk meningkatkan keswadayaan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada di desa, teramsuk gerakan PKK di dalamnya untuk selalu aktif dalam menunjang berbagai program pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat. “Melalui kegiatan ini akan meningkatkan kerjasama antara berbagai elemen masyarakat dengan pemerintah sehingga semangat gotonbg royong senantiasa dapat dijaga dan digelorakan dalam menghadapi berbagai tantangan,” terang Rochineng.

Camat Sukawati A A Gde Putrawan selaku paniti pelaksana mengatakan, BBGRM tahun ini mengambil tema Dengan BBGRM ke-XV Tahun 2018 Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakat Desa Sebagai Mitra Pemerintah Desa. Sedangkan kegiatan yang dilaksanakan antara lain, senam lansia yang diikuti Lansia Desa Guwang, pemberian paket sembako kepada lansia sebanyak 50 paket oleh Dinas PMD Provinsi Bali, pemberian garam beryodium sebanyak 250 bungkus, pasar murah dari Disperindag Provinsi Bali, pemberian bibit pohon sebanyak 300 pohon oleh Dinas Kehutanan Provinsi Bali, pemberian bibit pohon sebanyak 150 pohon dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, pemberian paket sembako kepada warga disabilitas sebanyak 45 paket oleh Dinas Sosial Kabupaten Gianyar.

Pameran UP2K yang diikuti oleh Kelompok UP2K se-Kecamatan, melaskanakan pelatihan pengolahan sampah dan tata rias bagi PKK kecamatan, melaksanakan pelatihan pemberdayaan perangkat desa untuk meningkatkan sumber daya aparatur pemerintah desa se-Kabupaten Gianyar, serta melaksanakan gotong-royong bersama dengan seluruh OPD, perbekel, perangkat desa, PKK dan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Gianyar.

wartawan
Redaksi
Category

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.