Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemerintah Pusat Punya Rencana Besar, Pelaku Pariwisata Bali Diminta Bersabar

Bali Tribune / RAPAT KOORDINASI - Saat Rapat Koordinasi PHRI Badung dengan topik Usulan Pertimbangan Kebijakan Pemerintah untuk Percepatan Pemulihan Industri Pariwisata dan Perekonomian Bali

balitribune.co.id | Mangupura – Hingga saat ini kondisi pariwisata Bali masih memprihatinkan akibat dari pandemi Covid-19 yang menyebar sejak awal 2020 lalu. Kendati pemerintah pusat telah membuka kembali pintu pariwisata internasional Bali untuk menerima kunjungan turis asing melalui penerbangan langsung di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 14 Oktober 2021 lalu, namun belum ada pesawat yang mendarat dari luar negeri membawa turis asing. 

Hal tersebut ditengarai sejumlah persyaratan yang memberatkan bagi wisatawan mancanegara di antaranya terkait syarat pengajuan visa, karantina dan penerbangan dari negaranya. Melihat kondisi ini, Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Bidang Pariwisata yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, I.G.A.N Rai Suryawijaya mengajak seluruh pelaku industri pariwisata Bali untuk berbuat mencari solusi, bukan membuat masalah dari adanya pandemi ini yang mengguncang pariwisata di Pulau Dewata. 

"Sengaja saat ini kita kumpulkan tokoh-tokoh pariwisata di Badung untuk sharing apa yang bisa kita usulkan ke pemerintah melalui gubernur, selanjutnya Gubernur Bali yang akan menyampaikan ke pusat di sejumlah kementerian terkait. Kita harus mengeluarkan suara yang damai, menyejukkan tidak menambah masalah. Kita harus memberikan solusi terbaik untuk memecahkan masalah akibat dari pandemi ini," ajaknya saat Rapat Koordinasi dengan topik Usulan Pertimbangan Kebijakan Pemerintah untuk Percepatan Pemulihan Industri Pariwisata dan Perekonomian Bali di Badung, Selasa (14/12). 

Kata dia, saat ini perekonomian Bali berangsur-angsur mulai membaik yang dikarenakan kedatangan wisatawan domestik melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai rata-rata 11 ribu per hari. Saat menjelang libur akhir pekan, kedatangan turis domestik di Bandara Ngurah Rai di angka 13 ribu per hari. Angka tersebut sudah mendekati kedatangan saat kondisi normal sebelum pandemi Covid-19. "Sekarang mulai naik bisa mencapai 13 ribu per hari via udara (saat menjelang akhir pekan), belum lagi dari Pelabuhan Gilimanuk. Jika ditotal rata-rata 22 ribu per hari domestik masuk ke Bali," katanya.

Sekarang ini yang menghambat kedatangan turis asing ke Bali adalah adanya varian terbaru Covid-19 Omicron. Di sejumlah negara mulai memperketat warganya untuk bepergian ke luar negeri. Begitupun Pemerintah Indonesia memperketat dan membatasi kedatangan turis asing untuk mencegah penularan varian baru tersebut di Tanah Air. 

"Ada Omicron pemerintah pusat langsung mengantisipasi supaya tidak masuk Bali. Kita harus apresiasi pemerintah karena sudah mengantisipasi. Setelah Natal dan tahun baru nanti akan ada evaluasi. Jangan buru-buru, saya tahu kondisi masih prihatin," ucap Rai Suryawijaya.

Ia mengatakan, bahkan saat ini pengusaha untuk bertahan hidup menggunakan tabungan dan investasinya. "Kita harus tangguh dan kolaborasi dengan pemerintah. Astungkara di Bali sudah tercipta kekebalan komunal kita. Angka kasus melandai. Jangan kita bikin ribut, jangan merusak rencana besar pemerintah. Jangan berkoar-koar yang akan menurunkan citra pariwisata Bali. Bali menjadi model pariwisata Indonesia. Mari kita dukung pemerintah," tandasnya. 

Ia mengajak pelaku pariwisata Bali untuk menjaga Bali tetap kondusif dan aman. "Jangan pernah coreng Bali di mata dunia. Karena akan ada ratusan pertemuan internasional di Bali pada 2022. Sabar lagi sedikit, tunggu," imbuhnya. 

Ia menambahkan, apabila usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak terjadi penambahan kasus Covid-19 di Bali, semua masukan untuk melonggarkan persyaratan kedatangan turis asing akan diajukan ke pemerintah pusat. "Pertama karantina, mengenai persyaratan pengajuan visa memang sangat menghambat. Jika Nataru masih bagus dan landai. Kita berani mengusulkan. Karena sekarang pemerintah ngerem sedikit berdasarkan pengalaman Nataru lalu terjadi kenaikan kasus," beber Rai Suryawijaya. 

Menurut dia, sekarang ini yang terpenting adalah kesehatan karena menyangkut nyawa manusia. Begitupun ekonomi penting untuk kehidupan manusia. Ia mengajak dalam menyikapi kondisi ini untuk tidak menghujat pemerintah. "Presiden kita mengerti, paham kita di sini. Kalau demo mencoreng nama Bali yang santun. Kalau ada masukan mari sampaikan ke gubernur kita. Saya berusaha memediasi aspirasi mulai dari Badung karena Badung menjadi pusat MICE dunia. Saya mohon kalau mau berikan masukan silakan melalui asosiasinya, kita mediasi. Gubernur Bali sudah membuka ruang gerak untuk mediasi," katanya. 

Pada kesempatan itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Badung, Cokorda Raka Darmawan menyampaikan hal senada bahwa pihaknya memahami kondisi tersebut. "Bertahan di kondisi ini bukan mencela, kita harus pahami pandemi masih ada. Wajar kekhawatiran pemerintah pusat membatasi wisatawan mancanegara karena ada varian baru. Wajar ini perlu kehati-hatian. Saya sepakat akhir tahun ini sebagai evaluasi," terangnya. 

Kata dia, pembatasan tersebut agar tidak diberlakukan bagi wisatawan domestik. Mengingat vaksinasi di Tanah Air sudah digencarkan, sehingga wisatawan domestik sudah memiliki imunitas yang baik. "Kita harus pegang satu kata, pariwisata kita tetap hidup. Pariwisata nasional kita jangan pernah direm. Namun dengan catatan pelaksanaan protokol kesehatan tetap dilakukan dengan baik," tegasnya. 

Negara Indonesia mendapat pujian dari luar negeri karena mampu menangani penyebaran Covid-19 dengan kebijakan pembatasan kegiatan tanpa penguncian wilayah (lockdown). "Tapi memang laju perekonomian belum normal. Begitu imunitas terbentuk laju virus akan terkikis. Kasus harian di Bali beberapa hari ini di satu digit. Ekonomi Bali akan mulai bangkit seiring kedatangan wisatawan domestik," ujarnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pariwsata Bali, Tjok Bagus Pemayun mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali prihatin dengan kondisi sekarang di Bali. "Bali bagian dari NKRI, harus mengikuti aturan pusat. Aturan itu ada tujuan lebih besar untuk mengamankan Bali. Saya ditugasi Gubernur Bali memfasilitasi komunikasi antara pemerintah dengan stakeholder pariwisata," ucapnya.

wartawan
YUE

Pemerintah Provinsi Bali Bersama Kota/Kabupaten, Gelar Gotong Royong Semesta Berencana

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kota/Kabupaten se-Bali akan menyelenggarakan Kegiatan Gotong Royong Semesta Berencana, melalui Kegiatan Penanaman Pohon/Penghijauan dan Kegiatan Bersih-Bersih Sungai. Kegiatan Gotong Royong Semesta Berencana pada 25 Oktober 2025, bertepatan dengan perayaan Rahina Tumpek Wariga, Sabtu (Saniscara Kliwon, Wariga).

Baca Selengkapnya icon click

Bali Salah Satu Provinsi dengan Proporsi Besar Penerima KUR, Gubernur Koster Dorong Tercipta Lapangan Kerja

balitribune.co.id | Denpasar - mengikuti secara daring kegiatan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) 800.000 Debitur Penciptaan Lapangan Kerja dan Peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) yang dipusatkan di Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/10/2025). Di Bali, kegiatan ini terpusat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Galaxy A17, Hape Dua Jutaan untuk Bikin Konten Affiliate Meyakinkan

balitribune.co.id | Jakarta - Samsung menghadirkan Galaxy A17, perangkat yang mendukung kreator muda, termasuk para affiliator, untuk tumbuh di dunia digital. Dengan kamera utama 50MP OIS, fitur AI dan keamanan unggul, update jangka panjang, serta desain premium yang ramping dan ringan, ponsel ini siap membantu siapapun berkarya lebih percaya diri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

QUADRA Gallery Signature di Bali Dirancang Memberikan Pengalaman Holistik

balitribune.co.id | Kuta  - Sebagai pelopor sintered stone di Indonesia, QUADRA menegaskan posisinya dengan meresmikan QUADRA Gallery Signature di Kuta, Bali dengan bangunan seluas 1.500 m2. Berdiri sebagai galeri terbaru, terbesar, dan terlengkap, flagship showroom ini dirancang untuk menjadi pusat pengalaman premium bagi arsitek, desainer, dan pelanggan untuk berinteraksi langsung dengan material berkualitas tinggi dari QUADRA.

Baca Selengkapnya icon click

Menkeu Dorong Percepatan Belanja Daerah, Pemkab Badung Tegaskan Anggaran Tidak Mengendap

balitribune.co.id | Mangupura - Menyikapi pernyataan Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa terkait rendahnya realisasi belanja daerah hingga kuartal III tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan bahwa anggaran daerah tidak mengendap, melainkan tengah dalam proses penyaluran untuk berbagai kegiatan prioritas daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.