balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai merealisasikan perbaikan Pura Pucak Sari di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, setelah pura tersebut mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang pada akhir 2025 lalu. Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp10,5 miliar dan kini telah memasuki tahap pelelangan proyek.
Anggota DPRD Badung dari Desa Sangeh, I Putu Dendy Astra Wijaya menyebutkan perbaikan telah diakomodasi dalam APBD Badung Tahun 2026. Proses pengerjaan nantinya dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung.
“Anggarannya sudah tersedia dan saat ini sedang proses lelang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2026).
Menurut Dendy, penanganan dilakukan pemerintah karena Pura Pucak Sari masuk kategori Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU). Setelah pembangunan rampung, aset tersebut nantinya akan diserahkan kembali kepada masyarakat adat setempat.
Perbaikan dilakukan menyeluruh terhadap sejumlah bangunan pura yang rusak akibat musibah pohon tumbang pada 3 Desember 2025 lalu. Selain menyebabkan kerusakan fisik cukup parah, kejadian tersebut juga sempat menelan korban jiwa.
Dalam dokumen pelelangan, proyek tercatat dengan nama kegiatan Perbaikan PSU Pura Pucak Sari Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, dengan pagu anggaran Rp10.500.000.000 dan nilai HPS sebesar Rp10.499.617.133.
Sedikitnya ada 20 item pekerjaan yang akan dikerjakan, mulai dari perbaikan bale gong, bale kulkul, bale pawedan, bale pewaregan, bale pengangge, hingga sejumlah pelinggih dan penyengker pura. Penataan halaman serta perbaikan instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing juga masuk dalam paket pekerjaan.
Keberadaan Pura Pucak Sari dinilai memiliki peran penting bagi kehidupan spiritual masyarakat Desa Sangeh dan sekitarnya. Selain menjadi tempat persembahyangan, kawasan pura juga berada di area destinasi wisata Alas Pala Sangeh yang selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan wisata di Badung.
Sekedar mengingatkan pada tanggal 3 Desember 2025 lalu, pohon pala di kawasan Objek Wisata Sangeh Monkey Forest, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung, tumbang
Insiden tersebut menyebabkan seorang pemandu wisata berinisial IBNS meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bale gong. Peristiwa terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang melanda kawasan wisata sekitar pukul 14.30 Wita. Pohon tumbang menghantam bale gong di area Pura Bukit Sari hingga roboh.
Selain korban meninggal, seorang warga berinisial INR juga mengalami luka dan patah tulang pada tangan kiri akibat tertimpa ranting pohon.
Akibat kejadian tersebut, bale gong dan sejumlah pelinggih pura yang baru saja berlangsung upacara besar mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian mencapai Rp1 miliar.