Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Gianyar Kick Off Vaksin Anak 6 - 11 tahun

Bali Tribune/ PANTAU - Sekda Gianyar pantau pelaksanaan vaksin anak 6-11 tahun.



balitribune.co.id | Gianyar - Kegiatan vaksinasi telah dimulai sejak Januari tahun 2021 hingga saat ini telah menyasar seluruh masyarakat usia 12 tahun keatas. Demi memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh kepada masyarakat, perlu dilakukan perluasan kelompok sasaran. Untuk itu, Pemkab Gianyar melaksanakan kick off vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun, Rabu (15/12/2021).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun sesuai dengan keputusan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tentang pelaksanaan vaksinasi corona virus disease 2019 bagi anak usia 6 sampai 11 tahun.

Mengenai target vaksinasi anak di Kabupaten Gianyar, Sekda Wisnu Wijaya menyebutkan sasaran vaksin sebanyak 40.787 anak yang terdiri dari 21.031 anak laki-laki dan 19.756 anak perempuan yang tersebar di 289 sekolah dasar atau madrasah yang ada di wilayah Kabupaten Gianyar. Dimana pelaksanaannya dilakukan di sekolah-sekolah mulai tanggal 15 sampai dengan 28 Desember 2021.

“Pelaksanaannya periode pertama tanggal 15 sampai 28 ini di sekolah-sekolah SD atau pelaksanaannya berbasis sekolah. Kemudian periode kedua setelah tanggal 28 akan dilaksanakan vaksinasi susulan bagi anak yang belum divaksin pada veriode pertama yang dilaksankan di seluruh puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Gianyar dan pelayanan rujukan bagi anak dengan keadaan khusus yang akan dilayani di RSUD Sanjiwani Gianyar dan RSU Payangan,” ujar Sekda saat meninjau pelaksanaan vaksin di SDN 1 Gianyar.

Demi tercapainya target vaksin, Sekda Wisnu Wijaya mengharapkan peran serta orang tua untuk memberi semangat dan motivasi kepada anak-anak untuk melaksanakan vaksinasi karena umur 6-11 masih memiliki rasa takut.  Dengan tercapainya target vaksin ini diharapkan mampu meminimalisir penyebaran Covid-19. “Hampir satu minggu tidak ada yang terkonfirmasi positif mudah-mudahan ini clear dan hal baik terus berjalan,” tambah Sekda Wisnu Wijaya.

Terkait capaian vaksin dosis pertama di kabupaten Gianyar telah mencapai 90, 065%, vaksin remaja mencapai 103,129%. “Untuk vaksin remaja kita sudah melampaui karena kemarin kita sasar sekolah-sekolah dimana mungkin dulu anak didik kita ada yang berasal dari luar Gianyar. Dan yang perlu ada peningkatan adalah vaksin lansia, kita dalam proses mengejar target dan sekarang berada pada posisi 68,195% untuk lansia,” pungkasnya.

wartawan
ATA
Category

Program Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa NTT

balitribune.co.id | Flores - Pegadaian bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli”. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pegadaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut HUT ke-81 RI, Grab Buka “Peluang Tanpa Batas” bagi Mitra lewat Peluncuran GrabAcademy

balitribune.co.id | Jakarta – Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Grab Indonesia meresmikan “Peluncuran GrabAcademy: Peluang Tanpa Batas untuk Mitra Naik Kelas – Mendorong Mitra Grab Tumbuh dalam Ekosistem UMKM Berkelanjutan” sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dari Jaringan hingga Logistik, Langkah Nyata Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores

balitribune.co.id | Flores - Telkomsel terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di tiga titik terdampak sebagai bagian dari dukungan terhadap proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Eks PMI Alih Profesi Jual Rokok Ilegal, 2 Ribu Bungkus Disita

balitribune.co.id I Negara - Niat memutar modal hasil merantau di luar negeri justru membawa seorang perempuan pemilik warung sembako berinisial N (44) berurusan dengan hukum. Warga asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleg, itu diamankan Satreskrim Polres Jembrana setelah kedapatan mengedarkan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai di kawasan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.