Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Karangasem Kembali Tindaklanjuti Penanganan Covid-19

Bali Tribune / Bupati karangasem IGA Mas Sumatri saat turun meninjau kesiapan penanganan karantina PMI
balitribune.co.id | Amlapura - Gugus Tugas Percepatan Penangulangan Covid-19 Kabupaten Karangasem, kembali menindaklanjuti permasalahan terkait penanganan dampak dari Pandemi Virus Corona di Karangasem, Agenda kali ini membahasa mengenai Penanganan Covid-19 dan Karantina PMI, Senin (27/4/2020).
 
Rapat yang bertempat di Aula Nawa Satya Dharma dihadiri oleh Forkopimda, Assisten di Lingkungan Setda Kab. Karangasem dan Seluruh OPD terkait yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kab. Karangasem, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karangasem selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab. Karangasem.
 
Agenda rapat kali ini juga terkait karantina PMI dimana hotel yang dipergunakan sebagai tempat karantina yaitu di Ramayana Hotel Sengkidu, Bali Sea Escape Candidasa, Nirwana Hotel, Puri Bagus Candidasa, Taman Surgawi Ujung, Candi Beach Cotage dengan jumlah 224 PMI sampai per tanggal 27 April.
 
Hal tersebut disampaikan Pj. Sekda Kab. Karangasem I Gede Darmawa selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab. Karangasem, Dirinya juga mengatakan Setelah Serah Terima SKB sebagai tempat Karantina bila ada PMI yang sudah datang akan dikarantina di SKB.
 
Darmawa juga menerangkan kasus Covid-19 dikarangasem yang dinyatakan Positif 7 Orang," warga karangasem yang dinyatakan positif memang 7 orang namun 3 orang diantaranya sudah dinyatakan sehat dan pulih, tetapi tetap kami karantina dan pantau kembali, begitu pula dengan PMI yang sudah 14 hari dikarantina akan kita rapid test lagi agar lebih aman," terangnya.
 
Sementara itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karangasem dalam rapat tersebut meminta agar masyarakat terus di edukasi mengenai Virus Corona, "Dengan wabah seperti ini kita harus terus menerus mengedukasi masyarakat agar paham juga cara pencegahan dan cara memutus mata rantai virus ini," tegasnya.
 
Mas Sumatri juga menanggapi mengenai pengerahan seluruh OPD dalam menangani Virus Corona. Menurutnya situasi emergency seperti ini tidak menutup kemungkinan untuk mengerahkan seluruh OPD agar turut andil dalam penanganan Covid-19, "Sama seperti saat bencana erupsi Gunung Agung, kita saling bahu membahu," lontarnya.
 
Dirinya juga ingin semua proses dilaksanakan dengan cepat dan baik, dan bisa juga dilaksanakan dengan mebuat rencana kerja yang berisikan kebutuhan dalam rencana kerja tersebut agar dibuat oleh masing-masing kordinator, "Mari kita bergerak cepat agar semua masalah bisa segera ditangani, dan semua anggota gugus tugas harus bekerja sesuai tupoksinya, untuk masalah anggaran akan kita bahas secara khusus bersama dengan APIP," tutupnya.
wartawan
Husaen SS.
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.