Pemkab Klungkung Hadiri Puncak Karya Aci Pengenteg Jagat di Pura Gelap Besakih | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 23 September 2020
Diposting : 5 August 2020 07:58
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bali Tribune/ Ny. Ayu Suwirta dan Wabup I Made Kasta beserta istri saat persembahyangan di Pura Gelap.
Balitribune.co.id | Semarapura - Ny. Ayu Suwirta dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta beserta Ny. Sri Kasta menghadiri rangkaian upcara Karya Aci Pengenteg Jagat di Pura Gelap, Desa Besakih, Senin (3/8).
 
Pura Gelap sebagai salah satu Pura Catur Lawa adalah sebagai Pura Pemujaan Tuhan dalam manifestasinya sebagai Batara Iswara pelindung arah timur alam semesta atau Bhuwana Agung.
 
Dewa Ketut Soma selaku panitia Karya mengatakan karya "Aci Pengenteg Jagat" merupakan upacara rutin yang dilaksanakan Pemkab Klungkung setiap Purnama Karo di Pura Gelap, Besakih. Ritual tersebut sebagai wujud bakti umat kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa sebagai penguasa alam semesta.
 
Dewa Ketut Soma menambahkan Adapun rangkaian pelaksanaan Karya Aci Pengenteg Jagat diantaranya pada Sabtu (1/8), Saniscara Wage dilaksanakan upacara Nedunang Ida Bhatara, dan pada Minggu (2/8) Redite Kliwon Tolu (2/8) diadakan upacara Mepepada Wewalungan dan Puncak karya Aci Pengenteg Jagat dilaksanakan pada Purnama Karo yang jatuh pada Soma Umanis Tolu atau Senin (03/8) selanjutnya Karya Aci Pengenteg Jagat langsung disinep pada Anggara Paing, Selasa (04/8) mendatang.
 
Pada Puncak Karya, upacara dipuput oleh dua sulinggih, yakni Ida Peranda Gede Made Rai Saking Gria Pidada Sengguan dan Ida Peranda Gede Sikara Yoga Saking Gria Buda Saraswati Tusan Banjarangkan.
 
Dengan diiringi beberapa sesolahan yakni Topeng Keras, Topeng Tua, Topeng Sidakarya,  Tari Rejang Dewa,  Tari Rejang Sari, Tari Rejang Renteng, dan Penasar serta sesolahan lainnya.
 
“Upacara Karya Aci Pengenteg Jagat ini rutin dilaksanakan Pemkab Klungkung setiap setahun sekali tepatnya Rahina Purnama Karo, namun pelaksanaan tahun ini Karya Aci kali ini berbeda dari tahun  sebelumnya dimana pelaksanaannya lebih singkat karena dilaksanakan ditengah pandemi covid-19. Upacara ini tetap dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan,” ujar Dewa Soma.
 
Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta mengharapkan melalui pelaksanaan ritual ini sebagai wujud bakti umat kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai penguasa alam semesta yang beristana di Pura Gelap ditujukan untuk menjaga keseimbangan alam.
 
Wabup Kasta juga mengharapkan, melalui pelaksanaan upacara yang dilaksanakan setiap Purnama Sasih Karo ini mampu menjaga keseimbangan Jagat Bali dan memohon anugrah-Nya. “Melalui upacara ini kita memohon keselamatan dan keseimbangan alam beserta isinya,”  Ujar Wabup Kasta.
 
Turut hadir pada prosesi Puncak Karya, yakni para Asisten Bupati Klungkung, Staf Ahli, Kepala OPD dan ASN dilingkungan Pemkab Klungkung serta Kementerian Agama Kabupaten Klungkung.