Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab SBD Rekam E-KTP Warganya di Bali

Bali Tribune/ Foto bersama pejabat Pemkab Sumba Barat dengan warga SBD di Denpasar.
balitribune.co.id | Denpasar -  Aksi jemput bola dilakukan Pemkab Sumba Barat Daya (SBD), NTT dengan melakukan perekaman E-KTP terhadap warganya yang merantau di Bali. Kegiatan itu digelar di Jalan Jempiring Nomor 21, Desa Dauh Puri Kangi, Kecamatan Denpasar Utara, Senin (13/1). Lebih dari 1000 warga SBD yang melakukan perekaman E - KTP. Namun jumlahnya bakal bertambah karena akan berlangsung selama tiga hari.
 
Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka bersama Wakil Ketua I DPRD SBD, Haji Samsi Pua Golo, Wakil Ketua II Maxsimilianus Kaka dan Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Agustinus Pandak. Marthen Christian mengatakan, perekaman E - KTP bagi warganya ini dilaksanakan di Bali di dasari dua hal. Pertama, untuk melaksanakan program pendataan penduduk oleh pemerintah. 
 
Hal ini merupakan salah satu program kerja 100 hari pertama sejak dirinya bersama Bupati Kornelius Kodi Mete pada 8 September 2019. Kedua, program ini meyasar sampai ke Bali untuk merespons keluhan banyaknya warga SBD terlibat kasus kriminal di Bali dan tidak memiliki identitas E-KTP. "Pemilihan Bali sebagai tempat dilakukannya perekaman E-KTP ini karena dari pendataan penduduk SBD lebih banyak merantau ke Bali. Bahkan kegeiatan seperti ini direncanakan untuk kembali dianggarkan tahun depan," ungkapnya.
 
Dikatakannya, banyaknya warga SBD di Bali tidak memiliki E-KTP dipicu oleh beberapa hal. Misalnya masalah kesadaran masyarakat itu sendiri. Ini kaitannya dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Sesungguhnya pemerintah sudah berupaya proaktif untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Kegiatan ini digelar selain untuk melaksanakan kewajiban juga untuk memberikan pembinaan. 
 
"Pelayanan perekaman E-KTP di SBD terhambat karena masalah jaringan internet. Jaringan telkomsel sering mengalami gangguan. Apalgi jaringan yang digunakan untuk merekam KTP ini adalah jaringan khusus. Kami hadir disini hari ini karena kami tidak mau menjadikan hambatan itu sebagai alasan untuk tidak melayani rakyat," ujar Marthen.
 
Mengenai banyaknya masyarakat SBD datang ke Bali, menurut Marthen dipengaruhi oleh tiga motif, yakni menuntut ilmu dan pengetahun (kuliah), mencari pekerjaan dan ketiga adalah 'pelarian' dari pelaku kasus kriminal di Sumba. Dia menduga oknum yang melakukan tindakan kriminal di Bali ini adalah oknum yang memiliki catatan kriminal di SBD. 
 
"Saya berharap agar penduduk SBD yang berkelakukan baik bisa memberikan hal yang baik. Sehingga diharapkan para oknum yang berulah itu sadar bahwa apa yang mereka lakukan tidak dapat diterima oleh aturan atau siapapun. Apalagi Bali ini adat dan budayanya luar biasa. Jangan sampai itu tercoreng," inbuhnya.
 
Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil SBD, Agustinus Pandak mengungkapkan target awalnya adalah merekap E-KTP untuk 500 orang. Ternyata setelah tiba di Bali yang sudah terdaftar sebanyak 1.000 lebih orang. 
 
Dia mengaku dalam catatan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil warga SBD yang merantau ke Bali sekitar 3.100. Faktanya di sini warga SBD di atas 7.500 lebih. 
 
"Ribuan warga ini datang ke Bali melalu jalur darat, laut dan udara. Kami akui ada kelemahan dalam pengawasan. 7.500 warga yang ada di Bali itu saya terima dari paguyuban SBD. Dari jumlah tersebut sekitar 3.500 yang masuk paguyuban," tuturnya.
 
Ketua paguyuban SBD, Gidion Ndapatady mengatakan, perekaman E-KTP ini digelar karena banyak sekali warga SBD di Bali tak memiliki identitas termasuk E- KTP. Melihat hal tersebut, pihaknya melakukan pendekatan dengan pimpinan DPRD SBD. Melalui DPRD dibicarakan kepada bupati sehingga perekaman E-KTP dapat digelar di Bali. 
 
"Perekaman E-KTP hari sudah dibicarakan oleh pimpinan DPRD SBD kepada Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali. Kami berharap dengan langkah ini kami bisa menertibkan warga kami. Apa yang terjadi selama ini adalah ulah dari segelintir orang,” katanya.
 
Perekaman E-KTP yang digelar oleh Pemkab SBD ini disambut baik oleh Ketua Paguyuban Flobamora Bali, Yosep Yulius Diaz. Pencarian solusi terhadap seringnya warga SBD terlibat kasus di Bali sudah dibicarakan dengan Satpol PP Provinsi Bali. Lalu pembicaraan itu dibicarakan juga ke Pemerintah Nusa Tenggara Timur. 
 
"Akhrinya hari ini salah satu upaya penertiban penduduk dari SBD ini dilakukan langsung oleh pak Wakil Bupati. Saya menilai ini sebagai bentuk perhatian yang luar biasa. Kami sebagai pengurus inti Flobamora Bali sebenarnya sudah berupaya semaksimal mungkin,” ungkapnya. 
wartawan
Bernard
Category

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.