Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkot Ajak Siswa Melali ke Carik

padi
TANAM PADI - Sejumlah siswa mencoba mempraktekkan proses penanaman padi pada kegiatan Sekolah Alam yang digelar Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikurtura Kota Denpasar di Subak Anggabaya, Kelurahan Penatih, Rabu (22/6)

Denpasar, Bali Tribune

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikurtura Kota Denpasar menggelar kegiatan sekolah alam bagi siswa SMA/SMK di Subak Anggabaya, Kelurahan Penatih Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (22/6). Dalam kegiatan ini, Pemkot mengajak generasi muda melali ke carik (pergi ke sawah) untuk mengetahui cara bercocok tanam dan kegiatan bertani lainnya.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, mengatakan sekolah alam ini diharapkan lebih memperkenalkan pada generasi muda tentang alam. Salah satunya tentang pertanian, mengingat mereka merupakan generasi penerus dalam kelangsungan lahan-lahan terbuka hijau di Denpasar. “Kami harapkan melalui sekolah alam ini dapat mengajak generasi muda turut melestarikan lahan terbuka hijau termasuk lahan pertanian sehingga lahan pertanian yang ada di Kota Denpasar tetap lestari meski ada desakan dari kaum urban,” ujar Rai Mantra.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikurtura Kota Denpasar I Gede Ambara Putra mengatakan dalam sekolah alam ini berbagai kegiatan terkait dengan pertanian diberikan pada anak-anak SMA/SMK dan sekaa teruna untuk mengisi hari libur sekaligus mengajak mereka lebih mengenal pertanian.

Dalam sekolah alam ini mereka diberikan praktek menanam padi, merangkai bunga, membuat jamur dari kardus, membuat tanaman hidroponik dan mengolah jagung manis untuk produk makanan serta minuman. “Kami harapkan generasi muda lebih mencintai pertanian sehingga alih fungsi lahan bisa dibendung di Kota Denpasar,” ujarnya.

Ketua Panitia Penyelenggara, IB Mayun Suryawangsa mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan pertanian pada semua lapisan masyarakat disamping juga menambah wawasan generasi muda tentang pertanian. Kegiatan yang berlangsung dua hari diawali dari anak-anak SMA/SMK dan sekaa teruna dan hari kedua melibatkan anak-anak SD dan SMP.

Salah seorang peserta, I Made Rai Suniantara mengatakan kegiatan ini sangat menarik dan bagus. Mengingat generasi muda langsung diperkenalkan bagaimana mengolah lahan pertanian sampai memanfaatkan hasilnya. “Kegiatan ini sangat bagus, Kami harapkan agar dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ACK Bualu Terbakar Hebat, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

ACK Bualu Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

 

balitribune.co.id | Denpasar - Kebakaran hebat melanda outlet Ayam Crispy Krunchy (ACK) Bualu yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa (20/1) pukul 13.15 WITA. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah ini mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bobol 10 SD di Jembrana, Pencuri Spesialis Laptop dan Proyektor Diringkus Polisi

balitribune.co.id | Negara - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil membekuk DS, seorang spesialis pencurian barang inventaris sekolah yang telah meresahkan wilayah Bali. Pria asal Kabupaten Tabanan ini diketahui telah menyasar sedikitnya 10 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jembrana dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

LSD Serang Sapi, Distan Buleleng Perketat Karantina

balitribune.co.id | Singaraja - Virus Lumpy Skin Disease (LSD) resmi terdeteksi di Kabupaten Buleleng. Dua ekor sapi di Kecamatan Gerokgak ditemukan terindikasi terjangkit penyakit kulit infeksius tersebut. Menanggapi temuan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng bergerak cepat dengan menerapkan karantina wilayah di lokasi terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.