Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkot Sambut Baik Gelaran Festival Pasraman Indonesia 2018

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, I Made Toya foto bareng dengan jajaran pengurus Perkumpulan Pasraman Indonesia (PPI) di Kantor Walikota Denpasar baru-baru.

BALI TRIBUNE - Perkumpulan Pasraman Indonesia (PPI) berencana menggelar Festival Pasraman Indonesia 2018. Berlokasi di Kawasan Desa Budaya Kertalangu Denpasar, 8- 9 Desember 2018 mendatang, kegiatan itu dikemas dengan mengakomodasi semua pasraman-pasraman di Bali serta sejumlah provinsi lainnya di Indonesia. Ketua Umum PPI Shri Astadala usai beraudensi dengan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar I Made Toya di Kantor Walikota Denpasar baru-baru ini mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mewujudkan kerja bersama dalam membangun karakter bangsa, serta menunjukan konten-konten di  masing masing pasraman. Dikatakan Shri Astadala, PPI merupakan Pasraman Non Formal namun bisa menkondisikan pasraman yang bersifat formal. Menurutnya terbentuknya PPI adalah untuk membangun karakter bangsa dalam kontek agama, sosial dan lainnya. Sesuai dengan misinya  Wasum Dewa Kutum Baka.  ''Jadinya didalam  perbedaan itu kita menemukan esensi kebenaran,'' ujarnya. Ia menambahkan,pada Festival Pasraman Indonesia itu akan dicetuskan kerja bareng  dalam kontek-konten yang menjadi proses edukasi di pasraman masing-masing. Lebih lanjut dijelaskan,festival akan diikuti oleh 108 pasraman dengan penekanan kegiatan pada 2 bidang yakni, karma Jnana  dan karma Kanda.  “Karma Kanda bersifat hal-hal good praktisis, sehingga dalam festival itu diselenggarakan kegiatan yoga meditasi, pengobatan alternatif dan memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang konsultasi spritual yang membangun jati dirinya. Festival ini juga memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam penyucian diri atau pengelukatan,” terangnya. Sedangkan untuk karma jnana dalam festival itu melakukan simposium kontruksi arah pemikiran dalam berbagai dimensi menjadi tujuan yang sama yaitu kebebasan abadi.  ''Tentu dalam pencapaian ini perlu ada diskusi atau pemantapan arah dari berbagai dinamika yang bisa diwujudkan menjadi satu paradigma berpikir dan pelaksanaan yang disebut Tri Kaya Parisuda sehingga penduduk menjadi satu kesatuan yang kuat,'' ujarnya Sementara, Asisten I Sekda Kota Denpasar I Made Toya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan dimaksud. Menurutnya kegiatan ini sangat bagus mengingat tiap pasraman bisa saling bersinergi khususnya tentang pemahaman.  ''Dengan diikuti dengan 108 pasraman maka festival ini diharapkan memberikan pemahaman yang sama kepada umat,'' tegasnya. Mengingat kegiatan ini adalah program terbaik di dalam menjunjung kebinekaan, Made Toya berkeyakinan bahwa kegiatan dimaksud akan mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Denpasar khususnya Walikota Denpasar, Wakil Walikota Denpasar maupun Sekda Kota Denpasar.   ''Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar sepenuhnya pasti akan mendukung,'' tutupnya.

wartawan
Release
Category

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Rumah dan Tiga Motor di Dalung Ludes Terbakar ​

balitribune.co.id I Mangupura - Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Perumahan GTT Dalung, Jalan Cendana VII, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (25/3/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun selain bangunan, tiga unit sepeda motor turut menjadi arang dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 03.00 Wita tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Agung Pura Luhur Uluwatu, Made Sumerta Kawal Kesiapan Krama

balitribune.co.id | ​Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta yang juga sebagai Bendesa Adat Pecatu mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara awal menuju Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (24/3/2026).​Kehadiran tokoh masyarakat asal Pecatu ini bertujuan memastikan kesiapan krama desa adat dalam menyambut rangkaian Karya Padudusan Agung dan Balik Sumpah Agung yang puncaknya dijadwalkan pada 7 Juli 20

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.