Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkot Siapkan 74 Ribu Vaksin Rabies

rabies
VAKSIN RABIES – Petugas melaksanakan Vaksinasi Rabies bagi hewan-hewan peliharaan di Denpasar, tahun 2016 lalu.

BALI TRIBUNE - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian Kota Denpasar akan mengadakan Vaksinasi Anti Rabies bagi hewan-hewan peliharaan yang ada di empat Kecamatan di Denpasar. Vaksinasi yang digelar untuk mengantisipasi merebaknya rabies di masyarakat dengan penularannya melalui hewan anjing, kucing, monyet dan hewan lainnya ini akan mulai awal bulan Mei 2017 sampai Juni 2017 mendatang.

“Pada tahun 2017 ini Pemkot Denpasar kembali menyiapkan  74 ribu vaksin rabies untuk hewan peliharaan dan Hewan Penyebar Rabies (HPR). Vaksinasi akan dilakukan menyebar dengan menyasar kawasan banjar di seluruh Kota Denpasar,” ujar Kadis Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra saat ditemui di Denpasar,  Selasa, (25/4).

Dikatakan Ambara, pihaknya telah menyiapkan para petugas khusus Dinas Pertanian yang akan mendatangi setiap rumah warga untuk memvaksin hewan peliharaan  selama sebulan kedepan. “Selain itu kami juga sudah mensosialisasikan dengan membentuk vaksinatur (donatur vaksin) dan  melatih para Babinsa, Babinkamtibmas, dan beberapa aparat desa yang sudah dilatih menjadi vaksinatur,” ungkapnya.

Menurutnya, Kota Denpasar pada Tahun 2017 ini mendapat bantuan vaksin rabies dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) sebanyak 52 ribu vaksin yang akan datang pada akhir bulan April 2017 ini. Sementara sisanya yakni sebanyak 22 ribu vaksin diaanggarkan dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kota Denpasar.

“Kami berharap kepada masyarakat apabila ada informasi hewan peliharaan menderita rabies, maka wajib melaporkan Dinas Pertanian, agar Dinas terkait melakukan penangkapan atau eliminasi hewan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila setelah dilakukan observasi selama lebih kurang dua minggu ternyata hewan itu masih hidup, maka diserahkan kembali kepada pemiliknya setelah divaksinasi,” ujarnya.

Ambara Putra menambahkan,   partisipasi dari masyarakat langsung sangat membantu di dalam pendataan vaksinasi rabies, disebabkan penyakit rabies ini merupakan penyakit menular yang akut dari susunan syaraf pusat yang dapat menyerang hewan berdarah panas dan manusia yang disebabkan oleh virus rabies. Bahaya rabies berupa kematian gangguan ketentraman hidup masyarakat.

Hewan seperti anjing, kucing dan kera yang menderita rabies akan menjadi ganas dan biasanya cenderung menyerang atau menggigit manusia. Penderita rabies sekali gejala klinis timbul biasanya diakhiri dengan kematian. “Maka usaha pengendalian penyakit berupa pencegahan, pemberantasan dan penanggulangan melalui vaksin anti rabies sangat perlu dilaksanakan seintensif mungkin,” tandasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Wabup Diar Buka Gebyar UMKM Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi kreatif dan memberikan panggung bagi produk lokal, Wakil Bupati (Wabup) Bangli secara resmi membuka acara "Gebyar UMKM Bangli" yang diselenggarakan oleh Happy Bali Event Planner, bertempat di Alun-Alun Kota Bangli, Rabu (28/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal Sesuai Praktik Terbaik Internasional

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, tata kelola, dan integritas pasar modal Indonesia sejalan dengan berbagai persyaratan yang disampaikan oleh Morgan Stanley Capital International Inc. (MSCI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ditinggal Ambil Sapu Saat Panaskan Mesin, Motor N-Max di Gianyar Raib

balitribune.co.id | Gianyar - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan Mulawarman, Gang Melati No. 2, Gianyar, pada Kamis (29/1) pagi. Sebuah sepeda motor raib digondol pencuri saat sedang dipanaskan di depan rumah, memberikan "sasaran empuk" bagi pelaku yang beraksi dalam hitungan menit.

Baca Selengkapnya icon click

Kerjakan 70 Unit Vila Bermodal Visa Kunjungan, WNA Malaysia Diusir dari Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Terbukti menjadi kontraktor tanpa izin mengerjakan proyek properti di seputaran Jalan Dewi Saraswati Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial Is Bin M dideportasi oleh pihak Imigrasi Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.