Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemprov Bali Terima Penghargaan Bidang Pengurangan Risiko Bencana

Bali Tribune / penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Harmensyah dan diterima oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin
balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali diwakili Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, Selasa (13/10) menerima penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta. Penghargaan tersebut diterima atas kontribusi dalam bidang pengurangan risiko bencana di Provinsi Bali yang telah dijalankan selama ini. 
 
Penghargaan dalam rangka peringatan bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) yang rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Oktober. Tahun ini tema peringatan Bulan PRB adalah Daerah Punya Aksi Pengurangan Resiko Bencana. Serah terima penghargaan tersebut dilaksanakan dalam acara puncak Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana yang digelar di Gedung BNPB. 
 
Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Harmensyah dan diterima oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin. Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Bali melakukan aksi nyata terhadap pengurangan risiko bencana yang telah dijalankan selama ini diantaranya sertifikasi Kesiapsiagaan Dunia Usaha Pariwisata dan menetapkan Hari Simulasi Bencana tanggal 26 tiap bulan. 
 
Hal ini mengingat Bali berpotensi dilanda gempa bumi dan tsunami berdasarkan kondisi geografis Bali Pulau yang berhadapan dengan Zona Megathrust Segmen Sumba. Adapun kesiapsiagaan Bali menghadapi ancaman tsunami diantaranya menjalin kerja sama dengan French Red Cross (Palang Merah Perancis) untuk mendirikan Crisis Centre, menjalin kerja sama dengan German Indonesia Tsunami Early Warning System (GITEWS).
 
Selain itu juga menjalin kerja sama dengan BMKG dengan pemasangan Intensitimeter dan WRS New Generation serta memasang sirine peringatan dini tsunami di sembilan titik maupun pembuatan peta evakuasi tsunami dan tempat evakuasi sementara. 
 
Provinsi Bali juga membentuk desa tangguh bencana dan sekolah aman bencana dengan mengedepankan kearifan lokal. Menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memasang papan petunjuk evakuasi dan melakukan sosialisasi bahaya tsunami. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.