Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penanaman 50 Struktur Karang di Kawasan Pariwisata, Edukasi & Ajak Milenial Peduli Lingkungan Hidup

Bali Tribune/ TERUMBU KARANG - Proses transplantasi terumbu karang dengan struktur berbentuk jaring laba-laba yang akan ditanam di kawasan Pantai Nusa Dua
balitribune.co.id | Nusa Dua - Youth Summer Camp 2019 yang berlangsung di kawasan Nusa Dua, Badung kali ini mengangkat isu kelautan termasuk peringatan Hari Lingkungan Hidup yang diperingati setiap 5 Juni dan Hari Laut Sedunia pada 8 Juni 2019. Youth Summer Camp sendiri merupakan inisiatif kegiatan edukasi generasi muda Indonesia tentang konservasi kelautan dari Komunitas Marine Buddies yang berada di bawah WWF Indonesia. 
 
Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero), Devy Suradji saat penanaman terumbu karang di sekitar Pantai Nusa Dua, Minggu (23/6) menyampaikan dalam hal ini Angkasa Pura I yang memiliki misi untuk memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan hidup, juga turut mendukung berbagai inisiatif terkait praktik bisnis berkelanjutan dan konservasi lingkungan hidup, termasuk isu kelautan. 
 
"Kami mendukung berbagai inisiatif gerakan edukasi pelestarian lingkungan, termasuk kegiatan Youth Summer Camp 2019 ini," katanya.
 
Mengapa melibatkan anak-anak muda? Karena kata dia generasi milenial memiliki peran yang cukup signifikan untuk berkontribusi terhadap keberlangsungan lingkungan hidup ke depannya, yang pada akhirnya juga berdampak terhadap keberlanjutan bisnis. 
 
"Kami berharap gerakan ini dapat berkembang dan menjadi gerakan nasional yang melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan untuk mewujudkan objektif konservasi lingkungan hidup nasional," ucap Devy usai transplantasi terumbu karang dengan metode jaring laba-laba sebelum ditanam di pantai. 
 
Sementara itu Direktur Komunikasi WWF-Indonesia, Elis Nurhayati, menyatakan Youth Summer Camp selain sebagai media edukasi untuk mengenalkan isu kelautan dan konservasi di Indonesia, tujuan utamanya adalah untuk membuat perencanaan aksi nasional terkait isu kelautan di Indonesia selama setahun ke depan. 
 
Data riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan bahwa nilai kekayaan laut Indonesia hingga Maret 2019 mencapai Rp 1.772 triliun atau setara dengan 93 persen dari total APBN Indonesia tahun 2018. Nilai kekayaan tersebut bersumber dari ikan, terumbu karang, ekosistem mangrove, ekosistem lamun, potensi wisata bahari, dan lainnya. 
 
Sementara, untuk mengoptimalkan potensi kekayaan laut tersebut, konservasi juga memiliki peran penting. Kawasan konservasi laut merupakan instrumen penting dalam pengelolaan sumber daya perikanan karena dapat melindungi habitat, struktur ekosistem, fungsi ekosistem dan  menjaga keanekaragaman spesies. Perlindungan terhadap 20 persen hingga 40 persen wilayah laut dari penangkapan ikan akan meningkatkan hasil penangkapan jangka panjang dan mengurangi tekanan penangkapan berlebih. 
 
Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mendirikan kawasan konservasi perairan (laut) di seluruh Indonesia seluas 20 juta hektar pada tahun 2020. Niat Ini disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia pada acara World Ocean Conference (WOC) dan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit di Manado pada tahun 2009 dan di Bali di 2018. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pada tahun 2018 telah terbangun 177 kawasan konservasi perairan dengan luasan mencapai 20,88 juta Ha (6,42% dari luas laut) di seluruh Indonesia.
 
Pada kesempatan ini Pariama Hutasoit dari Nusa Dua Reef Foundation menjelaskan sebanyak 50 struktur coral atau transplan karang berbentuk jaring laba-laba dan 750 fragmen karang yang ditanam sejauh 150 meter dari garis pantai kawasan Nusa Dua. "Di pantai kawasan Nusa Dua ini kami ada coral garden. Sudah ada 200 struktur yang sudah kita turunkan bertahap selama hampir 3 tahun terakhir," sebutnya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Patung Anyaman Bambu Octopus Queen Raih Rekor Muri

balitribune.co.id | Semarapura - Kadis Pariwisata Ni Made Sulistiawati mewakili Bupati Satria bersama Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P, S.H., dan Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Kesuma Jaya, menghadiri kegiatan Ceremony Penghargaan Rekor MURI atas karya Patung Anyaman Bambu terbesar di Indonesia Octopus Queen yang berlokasi di Obyek Wisata Penida Swing Park, Banjar Sompang, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Kamis (25/9) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Klungkung Tinjau Pengerjaan Sodetan Aliran Sungai Tudad Bubuh

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menanggapi ancaman abrasi yang semakin parah di wilayah Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan. Bupati Klungkung I Made Satria meninjau pengerjaan sodetan aliran sungai Tudad Bubuh di Pantai Tegal Besar, Minggu (28/9). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Aksi "Ulah Pati", Badung Kebut Pemasangan Railing di Jembatan Tukad Bangkung

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengkebut pemasangan pagar railing di areal Jembatan Tukad Bangkung, Desa Plaga, Kecamatan Petang. Ini menyusul aksi ulah pati atau bunuh diri yang kembali terjadi di jembatan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bersiap Hadapi Musim Hujan, Bupati Tinjau Trash Rack Tukad Mati dan Jalan Simpang Teuku Umar Barat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau alat penyaring sampah (trash rack) di alur Tukad Mati, Kelurahan Legian, Kuta, pada Jumat (26/9). Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, serta Plt. Kadis PUPR Kabupaten Badung I Nyoman Karyasa beserta jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gabungan Komisi di DPRD Badung Turun ke GWK, Siapkan Surat Pemanggilan

balitribune.co.id | Mangupura - Gabungan 4 Komisi di DPRD Kabupaten Badung, masing-masing Komisi I, II, III, dan IV, turun langsung mengecek lokasi penutupan akses jalan warga oleh manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Jumat (26/9) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Rai Mantra Soroti Lemahnya Sinkronisasi Program Makan Bergizi, Minta Pengawasan Diperketat

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota DPD RI asal Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra, menilai maraknya kasus keracunan massal akibat makanan yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah akibat lemahnya sinkronisasi kewenangan antara pemerintah pusat dan hal ini dinilai menjadi titik lemah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) untuk anak sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.