Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penanaman Literasi Media Digital Sejak Dini, Cegah Tindak Kejahatan Dunia Maya

Bali Tribune / Pengabdian Masyarakat Digital Citizenship yang bertempat di SD Negeri 2 Batuan, Sukawati, Gianyar, Rabu (6/12).

balitribune.co.id | Gianyar - Pada Rabu (6/12) telah terlaksana kegiatan Pengabdian Masyarakat Digital Citizenship yang bertempat di SD Negeri 2 Batuan, Sukawati, Gianyar. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana, semester 5, dalam rangka memberikan pembelajaran mengenai Literasi Media Digital untuk Anak-Anak. Pengabdian masyakarat mengenai Literasi Media Digital ini, memiliki dua topik pengajaran, yaitu mengenai cyber bullying untuk siswa kelas 6 SD serta digital privacy untuk siswa kelas 5 SD. Kegiatan mengajar ini diikuti oleh seluruh siswa dengan total 32 orang untuk kelas 5 serta 37 orang untuk kelas 6 SD.

Pengajaran materi mengenai cyber bullying ini dimulai dari pengertian bullying secara harfiah. Kemudian dilanjutkan dengan pengertian cyber bullying dan diberikannya contoh tindakan cyber bullying. Selain itu, materi juga dilanjutkan dengan memaparkan dampak dari adanya tindakan cyber bullying, sampai tindakan pencegahan dan mekanisme laporan pencegahan cyber bullying. Dalam pembelajaran juga diselipkan drama atau contoh secara langsung, supaya siswa-siswi lebih memahami dan tidak bosan menyimak materi yang diberikan oleh para pengajar. Oleh karena sebagian besar siswa ini juga sudah memiliki platform media sosial, sehingga materi yang disampaikan sangat berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini juga mengantisipasi mereka untuk lebih memperhatikan media-media digital yang digunakan, agar tidak menjadi pelaku kejahatan cyber bullying.

Materi kedua yaitu mengenai keamanan data pribadi di dunia digital. Adapun materi yang diberikan ini adalah mengenai pengertian dari data privacy, lalu juga memaparkan tentang bagaimana dampak yang terjadi jika data pribadi itu bocor. Dalam memberikan contoh nyatanya kebocoran data pribadi ini, para pengajar juga memberikan sebuah drama singkat dalam memudahkan pemahaman para siswa. Tidak hanya dari drama saja, teman-teman pengajar juga menampilkan beberapa video edukasi untuk melindungi data privasi agar tidak terkena hacking atau peretasan. Setelah sesi penyampaian materi yang cukup padat, siswa-siswi di kelas 5 SD ini juga diajak untuk bermain games dan membuat video bersama, agar tidak merasa jenuh.

Para pengajar menjelaskan materi cyber bullying serta data privacy ini, dengan bahasa yang mudah dipahami, serta menggunakan metode kuis ataupun games untuk mengulas kembali materi yang telah diberikan. Serunya lagi, siswa-siswi yang menjawab pertanyaan dari materi yang telah dijelaskan, akan mendapatkan hadiah berupa notebook serta kotak pensil dari teman-teman pengajar. Meskipun demikian, untuk seluruh murid kelas 5 dan 6 SD tetap diberikan hadiah berupa makanan ringan atau snack, sebagai bentuk apresiasi karena telah menyimak dan mendengarkan materi pembelajaran yang diberikan.

Tak hanya menggunakan metode pembelajaran dengan bahasa yang mudah dimengerti, para pengajar dari mahasiswa Ilmu Komunikasi ini, juga mengajak siswa-siswi untuk menyerukan jargon serta yel-yel, untuk menambah semangat serta antusiasme mereka. Setelah sesi belajar dan games selesai, masing-masing pengajar di berbeda kelas, melakukan sesi dokumentasi bersama.

Harapannya dengan diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat berupa mengajar ini, dapat menjadi langkah dini dalam menyadarkan generasi muda mengenai pentingnya untuk cerdas dalam literasi digital, sehingga dapat memotivasi untuk tidak semena-mena dalam menggunakan platform-platform digital. Oleh karena itu, marilah cerdas dalam menggunakan media sosial ataupun platform online lainnya, agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

 

Sumber: https://www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Category

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Baca Selengkapnya icon click

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walikota Jaya Negara Bersama Desa Adat dan Bapak Angkat Kebersihan Hijaukan Pura Beji Penatih

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga kesucian lingkungan sekaligus kelestarian alam kembali ditunjukkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Bersama bapak angkat kebersihan Kelurahan Penatih serta seluruh elemen Desa Adat Penatih, Walikota Jaya Negara melaksanakan aksi kebersihan dan penghijauan di kawasan Pura Beji Desa Adat Penatih, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click

Beli All New Honda Vario 125, Konsumen di Bali Langsung Naik Level ke 'Racer' di Aplikasi Motorku X

balitribune.co.id | Mangupura - Jika ada konsumen Bali yang membeli All New Honda Vario 125 melalui program ‘Hepigo’ hari ini, Sabtu (24/1) begitupun selanjutnya, otomatis keanggotoaan Experience Point (XP) mereka akan naik level. Demikian penjabaran program poin ‘Hepigo’ yang disampaikan HC3 Analyst Astra Motor Bali, Putra disela-sela launching sekaligus pengenalan fitur, Loyality konsumen (customer Loyality Program) di aplikasi Motorku X.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.