Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penanganan Covid-19, Ditempuh Jalur Niskala Nyegara Gunung

Bali Tribune/ NISKALA - Pelaksanaan mulang pakelem bebek dan ayam hitam di Segara Pengambengan Minggu (11/7) sebagai bentuk upaya niskala dalam menanggulangi pandemic covid-19.



balitribune.co.id | Negara  -  Kasus covid-19 belakangan ini kembali mengalami lonjakan yang signifikat. Sedangkan PPKM Darurat sudah sepekan lebih diterapkan di daerah. Selain upaya sekala berupa pembatasan kegiatan masyarakat, di Jembrana juga dilakukan upaya niskala nyegara gunung.
 
Ditengah meningkatkannya kasus covid-19, upaya mencegah lanju penyebaran pandemic covid-19 di daerah terus diintensifkan. Selain upaya sekala seperti pembatasan mobilitas dan kegiatan masyarakat di masa PPKM Darurat serta penanganan dilakukan oleh tenaga kesehatan termasuk sinergi jajaran aparat dengan masyarakat untuk penerapan PPKM darurat, kini segala cara mendukung percepatan penanganan covid-19 dimaksimalkan. Termasuk juga dengab menepuh upaya niskala. Upaya niskala ini dilakukan dengan melaksanakan upakara .
 
Di Jembrana Minggu (11/7) digelar persembahyangan dan mulang pekelem di Pura Segara Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Upacara persembahyangan ini dilakukan Bupati Jembrana I Nengah Tamba serta  Pj Sekda Jembrana I Made Budiasa bersama Staf Ahli Bupati Jembrana, I Komang Wiasa dengan jumlah peserta terbatas dan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Persembahyangan menggunakan sarana upakara banten suci asoroh. Sedangkan pekelem di segara (laut) menggunakan sarana berupa bebek dan ayam hitam.
 
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan pihaknya juga melakukan upaya niskala selain cara-cara sekala yang sudah berjalan selama ini. Langkah niskala ditempuh melalui persembahyangan sebagai bentuk permohonan anugrah kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar diberikan perlindungan, kesehatan dan pandemi Covid-19 yang sudah mewabah sejak lebih dari satusetengah tahun terakhir bisa segera berakhir. "Setelah upaya sekala, kita sebagai orang Bali percaya dengan kekuatan rohani dengan berdoa dan nunas ica,” ujarnya.
 
“Kekutan dari ida sang hyang baruna melebur semua mala dan  penyakit.Semoga covid- 19  di Jembrana ini segera berakhir," tegasnya. Ditengah melonjaknya penyebaran covid-19, pihaknya menyatakan sudah berbuat dalam bentuk sekala bersama segenap jajaran dalam penerapan masa PPKM Darurat. “Dengan keyakinan kita, di Pura Segara Pengambengan kita mulang pakelem, berdoa kepada Sang Hyang Baruna yang bisa melebur mala dan leteh  juga mrana (gangguan) yang saat ini juga melanda jagat Jembrana," ujar politisi asal Kaliakah ini.
 
Setelah persembahyangan dan upakara mulang pakelem di Pura Segara Pengambengan, upakara serupa juga akan digelar di Pura Pegubugan yang berada ditengah hutan. "Jadi nyegara gunung. Ini merupakan hal - hal yang kita yakini yang bisa membuat pandemi covid-19 ini segera hilang di bumi ini. Terimakasih kepada manggala desa pekraman dan semua pihak yang terlibat hari ini. Karena masih PPKM darurat, terbatas hanya beberapa orang saja. Semoga rahayu dan mohon doa restu dari seluruh masyarakat Jembrana," tandasnya. 
wartawan
PAM
Category

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.