Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penanganan Pandemi Covid-19, Desa Adat Diminta Tingkatkan Peran Aktif

Bali Tribune / Bendesa desa adat beserta prajuru diminta lebih meningkatkan peran aktifnya untuk bersama-sama bersinergi dengan lurah dan prebekel menjaga desa masing-masing ditengah pandemi covid-19.

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini pandemi covid-19 masih berlangsung. Berbagai upaya pencegahan dan penanganan dampak pandemic dilakukan baik oleh pemerintah maupun pihak adat. Untuk mengintensifkan penanganan pandemic ini, desa adat diminta meningkatkan peran aktifnya serta bersinergi dengan pemerintah.

Pandemi covid-19 sudah mewabah 1,5 tahun lebih. Namun kasus positif covid-19 masih menunjukan trend yang meningkat dengan angka kematian yang bertambah. Selain ini pandemic covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 lalu, kini berdampak diberbagai sector kehidupan. Upaya pencegahan meluasnya covid-19 serta panangana dampak pandemic kini masih terus dilakukan. Selain oleh pemerintah, juga dilakukan oleh desa adat. Bahkan di Jembrana menjadi garda terdepan di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna Minggu (22/8) berharap bendesa adat dan jajarannya agar bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.  Bendesa Adat yang dikatakannya sebagai ujung tombak serta mitra kerja dari Pemerintah Kabupaten Jembrana diharapkan terus menjaga sinergitas antara Desa Adat dengan pemerintah, baik itu desa dinas, kelurahan, kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Jembrana. Sinergitas Desa Adat dan pemerintah menurutnya penting untuk kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi hal yang sangat penting, sinergitas harus terus terjalin dengan baik, karena bagaimanapun juga muara dari tata kelola pemerintahan kita adalah bagaimana mensejahterakan masyarakat kita ,” ucapnya. Bendesa desa adat beserta prajuru untuk lebih meningkatkan peran aktifnya untuk bersama-sama bersinergi dengan lurah, dan prebekel ikut menjaga desa masing-masing ditengah pandemic covid-19, khususnya dalam penerapan PPKM ini. Seperti penanganan warga yang terpapar covid-19.

Dikatakannya jika diketemukan warganya yang terpapar covid-19 dan sedang menjalani Isoman (Isolasi Mandiri) segera dilaporkan kepada satgas Covid-19 agar segara di pindahkan ke lokasi Isoter (Isolasi Terpusat). Langkah tersebut menurutnya sangat penting. Selain agar warga tersebut mendapatkan penanganan yang lebih baik, juga menurutnya sebagai langkah menghindari terbentuknya cluster-cluster di keluarga sehingga angka terkonfirmasi di Kabupaten Jembrana bisa ditekan seminim-minimnya.

Prajuru adat juga diharapkan bisa menjadi contoh di masyarakat. “Saya selalu mengajak prajuru adat, maupun perangkat desa agar bersama sama untuk menjadi contoh dalam menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat sehari-hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, tentu menjadi kendala. Kalau kita tidak bersama-sama tentu sulit. Pengawasan penanganan Covid agar terus dilakukan dengan menjalin sinergi dengan semua pihak,” paparnya.

Pihaknya juga mengharapkan seluruh krama adat kompak dan bahu membahu dalam penanganan covid-19. Selain tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, seluruh komponen juga diharapkan meningkatkan sradha dan bhakti, "Saat ini kita sedang berjuang melawan Covid-19. Untuk itu kami mengajak semua krama umat umtuk selalu eling (ingat) serta mematuhi prokes. Selain itu, mari kita semua tetap ngeresti bhakti kehadapan Ida Hyang Bethara melalui pujawali ini,” tandasnya.

 

wartawan
PAM
Category

Investasi Buleleng Melonjak 328 Persen, Tembus Rp287 Miliar pada Triwulan II 2026

balitribune.co.id I Singaraja - Iklim investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada pertengahan tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng, Realisasi investasi di Kabupaten Buleleng pada Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai mencapai Rp287.017.403.738.

Baca Selengkapnya icon click

Prospek Kian Menjanjikan, Pemkab Bangli Targetkan Perluasan Kebun Kopi Kintamani hingga 350 Hektare

balitribune.co.id I Bangli - Prospek pasar yang terus membaik dan tingginya permintaan terhadap Kopi Arabika Kintamani mendorong Pemerintah Kabupaten Bangli menargetkan akan memperluas areal perkebunan kopi pada 2027. Melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP), perluasan kebun ditargetkan mencapai 350 hektar, meningkat dibandingkan realisasi perluasan pada 2026 yang mencapai 315 hektare.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Suyasa Tekankan Disiplin dan Mental Juara bagi Calon Paskibraka Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. 

Baca Selengkapnya icon click

BPR Bank Daerah Bangli Luncurkan Kredit Investasi Emas, Tawarkan Suku Bunga Promo 8 Persen

balitribune.co.id | Bangli - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu dan fluktuasi pasar keuangan, investasi emas kembali menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset. Terlebih, investasi emas kini tidak lagi identik dengan modal besar. Ruang ini dimanfaatkan oleh PT BPR Bank Daerah Bangli dengan meluncurkan program investasi emas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenag Bali Perkuat Sinergi Dorong Harmoni Umat dan Budaya Integritas

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya membangun komunikasi publik yang terbuka, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menumbuhkan budaya integritas, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali memperkuat kemitraan dengan insan media melalui kegiatan "Media Connect" 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Sebut Implementasi Perda Pengelolaan Rumah Kos Belum Optimal

balitribune.co.id I Semarapura - Implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Rumah Kos di Kabupaten Klungkung masih lemah. Lemahnya implementasi Perda tersebut dinilai berdampak pada belum optimalnya pendataan rumah kos sebagai dasar pengawasan penduduk nonpermanen. Dampaknya, banyak penduduk pendatang (duktang) di beberapa tempat kos yang tidak terdata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.