Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penanganan Sampah di Desa Adat, Galakan Pembentukan KSM

Bali Tribune / I Ketut Arya Tangkas

balitribune.co.id | Negara - Kini desa adat di Jembrana diminta untuk menggerakan dan memberdayakan masyarakat (krama) dalam pengelolaan sampah di wilayahnya. Prajuru desa adat didorong untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintahan desa/kelurahan. Salah satunya dengan membentuk kelompok swadaya masyarakat (KSM) di masing-masing desa/kelurahan.

Upaya penanganan masalah sampah dari hulu dengan gerakan pemberdayaan masyarakat mendapat dukungan dari Prajuru Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Jembrana. Petajuh I MDA Kabupaten Jembrana, I Ketut Arya Tangkas mengatakan pihaknya mendorong desa adat untuk menggerakan dan memberdayakan krama untuk terlibat aktif dalam pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing. Dengan menggerakan krama, maka menurutnya akan tumbuh kesadaran bersama dalam menjaga palemahan masing-masing.

“Kami mendorong agar krama di setiap desa adat bisa menjaga palemahannya dengan mengelola sampahnya masing-masing. Bukan pihak-pihak lain yang turun tangan langsung ke wilayah banjar-banjar untuk mengangkut sampah. Sehingga dengan upaya pemberdayaan masyarakat ini akan merangsang dan secara perlahan menumbuhkan kesadaran dan kemandirian dalam pengelolaan sampah di tingkat desa/kelurahan,” ujarnya. Ia mengakui sempat ada pihak-pihak yang hendak mengintervensi desa adat.

Namun pihaknya dengan tegas menyatakan garda terdepan pengelolaan sampah di masyarakat adalah partisipasi aktif dari masyarakat melalui kelompok-kelompok sampah swadaya yang tumbuh dari masyarakat. Pihaknya pun mendorong setiap desa adat agar berkolaborasi dengan desa dinas/kelurahan untuk menggerakan partisipasi masyarakat. Salah satunya dengan pembentukan kelompok swadaya masyarakat hingga di banjar-banjar, “ini yang harusnya diperkuat sebagai sebuah gerakan masyarakat,” tegasnya.

“Harus mulai dibentuk paradigma penanganan sampah di hulu oleh masyarakat itu sendiri. Sehingga pengelolaan mulai dari rumah tangga hingga pengangkutannya oleh kelompok masyarakat,” jelasnya. Pihaknya pun menolak jika penggelolaan sampah justru berorinteasi profit, “sampah masih menjadi masalah besar, jangan mencari profit dari sebuah masalah. Seharusnya sampah pengelolaannya berorientasi social, termasuk melalui swadaya masyarakat. Yang terpenting adalah langkah penyadaran,” jelasnya.

Namun ia juga menekankan pengelolaan sampah oleh masyarakat melalui kelompok-kelompok swadaya di banjar-banjar harus terstandar, “bukan dihilangkan perannya, tapi harus distandarkan. Ini yang menjadi tugas pemerintah dan lembaga lainnya untuk menfasilitasi pemberdayaan masyarakat melalui kelompok-kelompok masyarakat. Setelahnya barulah pihak-pihak lain seperti perusahaan maupun investor di bidang persampahan dapat mengambil manfaat dari gerakan di masyarakat sehingga terjadi simbiosis mutualisme,” tuturnya.

Ia pun meminta agar desa adat dalam penyusunan prerarem terkait pengelolaan sampah agar benar-benar bisa berorientasi sosial dengan menggerakan swadaya masyarakat (krama), “bagaimana menggerakan masyarakat, itu yang terpenting sehingga tumbuh kesadaran kolektif. Harus berkolaborasi dengan desa dinas/kelurahan serta kelompok masyarakat setempat. Harapannya gerakan dengan kesadaran dan swadaya masyarakat ini bisa tumbuh dan berkembang menjadi langkah yang terpadu dan berkelanjutan,” tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Akan Denda Pembuang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mulai Rabu (13/5/2026) akan menerapkan sanksi bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang melakukan pelanggaran terkait sampah.

Penerapan sanksi ini akan ditujukan bagi masyarakat atau pelaku usaha yang masih nekat membuang sampah sembarangan atau tidak melakukan pemilahan antara sampah organik, nonorganik, dan residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pacu Modernisasi Pertanian di Jembrana, Belasan Traktor Diserahkan kepada Petani

balitribune.co.id I Negara - Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Jembrana. Bahkan dengan kemajuan teknologi, pertanian rakyat diharapkan bisa dikelola lebih efektif dan efisien. Salah satunya dengan memanfaatkan peralatan pertanian yang modern.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

LENTERA Asuransi Astra: Ajak Ibu PKK Denpasar Melek Perencanaan Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Mengusung tema “Menyebarkan Peace of Mind Melalui Pemerataan Literasi Keuangan”, Asuransi Astra Bali menggelar sosialisasi program Literasi Keuangan Terpadu Asuransi Astra (LENTERA) bagi anggota PKK di Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Dinas Kesehatan Karangasem Pastikan Kesiapan Rumah Sakit

balitribune.co.id I Amlapura - Terkait masuknya Hanta Virus ke beberapa wilayah di Indonesia, Kementrian Kesehatan RI telah menyebarkan surat edaran ke seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, dan surat edaran tersebut juga telah diterima oleh Dinas Kesehatan Karangasem, pada 10 Mei 2026 lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.