Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penawaran Investasi Digital Cara Baru Menikmati Dunia Kuliner

Bali Tribune/ CEO Starworks Global, Graham Bristow bersama Fransiska menjelaskan potensi program Crypto Burger dengan nilai tambah investasi digital




balitribune.co.id | Badung - Industri yang menjual pelayanan dan jasa di Pulau Bali diyakini akan bangkit kembali di masa adaptasi kebiasaan baru pasca-pandemi Covid-19. Berbagai pihak telah bersiap untuk menyambut kebangkitan industri ini di Pulau Dewata termasuk menyiapkan teknologi blockchain yang terdesentralisasi dan transparan, tidak hanya bermanfaat untuk sektor keuangan atau finansial. Melainkan hampir ke sektor bisnis lainnya seperti suplai pangan, distribusi, otomotif hingga hospitality melalui program Crypto Burger dari Starworks Global yang berkolaborasi dengan Red Ruby. 
 
Project Manager Starworks Global, Fransiska kepada awak media di Badung beberapa waktu lalu mengatakan, program ini adalah sebuah revolusi yang menggabungkan teknologi blockchain dengan industri hospitality atau pekerjaan yang berhubungan dengan perhotelan dan pariwisata. 
 
"Potensi program ini sangat besar karena orang Bali yang ada kendala dengan industri pariwisata karena dampak pandemi Covid-19, pasti akan tertarik mengadopsi cara ini dalam menggaet pasar di perusahaannya termasuk hotel, restoran maupun travel agent," katanya.
 
Kenapa diminati pelaku di industri hospitality? Kata dia, karena program tersebut menawarkan sesuatu yang baru atau menambah nilai jual dengan memberikan reward kepada pelanggan. Misalnya, konsumen yang membeli burger dan koktail di Red Ruby berhak mendapatkan reward 100 token Starx. 
 
Fransiska memaparkan, StarWorks Technology ini fokus pada industri pelayanan pariwisata (hospitality) dan ingin menyelamatkan industri tersebut yang mengalami goncangan sejak pandemi Covid-19. "Dengan kita mengintegrasi Crypto dengan teknologi yang ada di industri hospitality, diharapkan nantinya penjualan dari produk-produk jasa pariwisata bisa diselamatkan. Sehingga para tegana kerja di industri ini yang kehilangan pekerjaannya dapat bekerja kembali memberikan pelayanan kepada wisatawan," jelasnya. 
 
Menurut dia, program tersebut adalah hal baru yang ditawarkan kepada industri hospitality. Pihaknya akan menerima kerja sama ini dengan pelaku usaha perhotelan, restoran, travel agent dan lainnya guna menarik minat para wisatawan bepergian ke Bali saat pandemi sudah mampu diatasi dengan baik. 
 
"Potensinya sangat besar karena ini hal baru. Crypto bisa dibawa ke seleruh dunia. Reward token Starx bisa ditawarkan ke konsumennya. Jika Bali dibuka untuk kunjungan wisatawan asing, nantinya reward ini bisa ditawarkan ke turis mancanegara. Di Bali antusias Crypto-nya gede, selain bisa berlibur juga mendapatkan reward yang bisa dijadikan investasi tanpa batasan waktu. Jadi, ini bisa menjadi sesuatu yang menarik," jelas Fransiska.
 
Ia menyebutkan, kendati belum ada di pasar, namun pihaknya sudah menetapkan harga pertama adalah 0,15 USD atau Rp 2.186/1 token Starx. Jika mendapatkan reward 100 token Starx maka menjadi Rp 218.600 sebagai investasi digital. Diakuinya, saat ini Starx token bukan sebagai alat pembayaran, melainkan menjadi aset digital yang dapat digunakan untuk trading, transfer ke cryptocurrency lainnya dan sedang dikembangkan untuk fungsi cashout. 
 
"Nilai investasinya, nanti jika sudah dilisting akan ada market-nya, nanti ada standar harganya. Jadi itu nanti semuanya satu harga. Mau ke mana-mana (negara lain), harganya sama, tidak perlu dikonversi sana sini, dengan bawa Starx saja sudah bisa konversi ke mata uang lainnya," imbuhnya.  
 
Sementara itu CEO Starworks Global, Graham Bristow menyampaikan, program ini menghadirkan cara baru menikmati dunia kuliner sembari memperkenalkan cryptocurrency sebagai bagian dari hospitality dan industri lainnya. "Selain itu, cryptocurrency dan blockchain mampu mengoptimalkan produk dan servis di hospitality melalui reward, poin atau program loyalti dan tentunya sebagai investasi digital," katanya.
wartawan
YUE
Category

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.