Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pencuri Kembali Beraksi, Embat 100 Bebek di Kandang

Bali Tribune/KOSONG – Kondisi kandang kosong setelah bebeknya diembat maling

balitribune.co.id | Gianyar  - Ternak yang sempat tidak dilirik lagi, kini kembali dijadikan sasaran oleh pelaku pencurian di tengah pandemi. Bahkan di Desa Saba,  Blahbatuh, Gianyar, pencurian ternak ini terjadi beruntun dan pelakunya semakin tamak. Dari hitungan puluhan kini pelaku malah menggasak seratusan ternak bebek dalam sekali aksi.
 
Pencurian ini sangat meresahkan petani di Desa Saba, khususnya di Subak Pinda. Beberapa hari sebelumnya, petani setempat  kehilangan puluhan bebek dan ayam. Kini, petani lainnya malah lebih maling kembali berhasil menggasak sekitar 100 ekor bebek.
 
Kali ini korbannya adalah I Made Denes, petani asal Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh. Denes memelihara bebek berada di area sawah Subak Pinda. Hanya berjarak beberapa meter dari kandang milik warga yang sebelumnya juga mengalami kehilangan puluhan ayam dan bebek. "Bebek saya ketahui hilang, saat akan memberi pakan pagi tadi," ungkapnya, Rabu (11/8/2021).
 
Petani setempat menduga pencurian ini dilakukan oleh pelaku yang sama. Hal ini dikuatkan dengan gembok pintu kandang milik peternak yang sebelumnya juga mengalami pencurian dirusak. "Modusnya sama ,  gemboknya dirusak," ujar Made Diarta salah seorang pemilik ternak.
 
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Blahbatuh AKP Yoga Widyatmoko membenarkan adanya kejadian pencurian tersebut. Namun pihaknya baru menerima laporan lisan. Meski demikian hal tersebut akan dilakukan penyelidikan. "Baru laporan lisan, masih dilik, tapi akan dilakukan penyelidikan," ujarnya.
 
Sebelumnya, salah seorang peternak I Made Diarta mengalami kehilangan puluhan ternak ayam dan bebek. Bahkan telor yang masih berada ditempat penetasan juga ikut hilang. Di dalam kandang itu, terdapat 18 bebek dan 15 ayam. Serta 2 pengina (ayam betina). Jika dijual, Bebek satu ekor biasanya kisaran Rp 65.000. Ayam per ekor Rp 35.000 dan ayam Betina Rp 40.000 per ekor. Total kerugianya diperkirakan ratusan ribu rupiah. Tidak hanya itu, warga lainya juga lebih dulu kehilangan 14 ekor bebek. 
wartawan
ATA
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.