Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pencurian Ikan Krapu, Pelakunya Karyawan Sendiri

Bali Tribune/ Dua pelaku pencurian ikan Krapu jenis cantang dikramba apung,Banjar Dinas Yeh Biu,Desa Patas,Gerokgak yakni Suryadi dan Putu Ardana diamankan Polisi
balitribune.co.id | Singaraja - Unit Reserse Kriminal Polsek Gerokgak berhasil mengungkap kasus pencurian ikan krapu yang terjadi di kramba apung lepas pantai Banjar Dinas Yeh Biu, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak.Dua pelaku berhasil dibekuk setelah polisi menerima laporan pencurian ratusan ikan krapu jenis cantang itu.
 
Inforamsi yang dihimpun,kasus pencurian itu diketahui oleh pemilik keramba apung I Gusti Putu Suwesen (61),Jumat (10/1) setelah mendapat laporan dari salah satu stafnya bernama Ketut Bagus Irawan. 
Dalam laporannya Irawan menemukan ada 9  kampil ikan kerapu cantang di Pantai Desa Pengulon.Mendengar infomasi tersebut Suwesen  mendatangi lokasi  dan menemukan  tumpukan 9 kampil ikan kerapu cantang berjumlah 275 ekor dengan berat 384 kg.
 
"Saat itu tidak ada yang mengaku pemilik ikan tersebut sehingga kami laporkan ke Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang,"kata Suwesen dalam laporannya.
 
Hanya saja karena lokasi keramba apung berada di wilayah hukum Polsek Gerokgak, penanganannya dilimpahkan ke Polsek Gerokgak yang dipimpin Kompol Made Widana.
 
Setelah menerima laporan dari Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang, Kanit Reskrim Polsek Gerokagk AKP Abdul Azis langsung bergerak. Sejumlah saksi dimintai keterangan dan dilakukan pemerikasaan ke TKP.Hasilnya kecurigaan mengarah pada dua karyawan yang bekerja di kramba tersebut.
 
Tak membuang kesempatan dua pelaku yakni Putu Ardana (23) warga Banjar Dinas Tegal Asri, Desa Patas dan Suryadi (27) warga  Banjar Dinas Yeh Biyu, Desa Patas,langsung diringkus.Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa kompresor dan peralatan lain yang digunakan untuk melakukan pencurian. 
 
"Pelakunya dua karyawan di perusahaan ikan tersebut. Itu setelah dilakukan pengembangan dan menemukan dua nama tersebut (Suryadi dan Putu Ardana) yang melakukan pencurian,"ungkap Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana didampingi Kanit Reskrim AKP Abdul Azis,Rabu (15/1).
 
Menurut Kompol Widana,setelah dilakukan interogasi dikaitkan dengan barang bukti yg ditemukan, kedua pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil 9 kampil ikan kerapu jenis cantang dikeramba milik bos tempatnya bekerja.
 
"Mereka mengaku hasil curian itu akan dijual namun keburu aksinya terbongkar,"imbuhnya seizin Kapolres Buleleng AKBP Sinar Subawa.
 
Akibat peristiwa itu,pelapor yang berasal dari Banjar Tuakilang Belodan,Desa Bantas,Tabanan,mengaku mengalami kerugian sebesar Rp.9 juta lebih.Sementara dua pelaku tengah menjalani proses pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Rumah dan Tiga Motor di Dalung Ludes Terbakar ​

balitribune.co.id I Mangupura - Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Perumahan GTT Dalung, Jalan Cendana VII, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (25/3/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun selain bangunan, tiga unit sepeda motor turut menjadi arang dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 03.00 Wita tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Agung Pura Luhur Uluwatu, Made Sumerta Kawal Kesiapan Krama

balitribune.co.id | ​Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta yang juga sebagai Bendesa Adat Pecatu mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara awal menuju Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (24/3/2026).​Kehadiran tokoh masyarakat asal Pecatu ini bertujuan memastikan kesiapan krama desa adat dalam menyambut rangkaian Karya Padudusan Agung dan Balik Sumpah Agung yang puncaknya dijadwalkan pada 7 Juli 20

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.