Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pendaftaran Hanya Lima Hari, Baru 37 UMKM Mendaftar Pameran Inkra

Bali Tribune/ LOKASI - Areal Parkir Kantor Bupati Jembrana yang akan disulap menjadi lokasi Pameran Inkra.
balitribune.co.id | Negara - Kendati Pemkab Jembrana memberikan kesempatan luas kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengikuti Pameran Industri dan Krajinan (Inkra), namun dari ribuan UMKM yang ada di Jembrana, hingga kini baru 37 yang mendaftar untuk mengikuti pameran yang akan digelar pada bulan Agustus mendatang serangkaian peringatan HUT ke-124  Kota Negara 2019.
 
Pameran Inkra yang kembali digelar serangkaian HUT Kota Negara tahun ini direncanakan lebih banyak menonjolkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dinas Koperindag, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana telah mempersiapkan pameran digelar selama 10 hari pada bulan Agustus, mulai Minggu (11/8) hingga Selasa (20/8) nanti. Salah satunya pembukaan pendaftaran. Namun pendaftaran peserta Pameran Inkra ini hanya dibuka lima hari pada pekan ini yakni mulai Senin (15/7), rencananya akan ditutup Jumat (19/7).
 
Berdasarkan data pada Dinas Koperindag Jembrana, Selasa (16/7), dari ribuan UMKM di Jembrana baik itu sektor formal maupun informal, yang telah mendaftarakan ke Dinas Koperindag Jembrana hanya sebanyak 37 pelaku UMKM. Peserta UMKM yang sudah mendaftar itu didominasi para pengerajin songket, endek, dan sejumlah pengusaha kuliner tradisional. Kadis Koperindag Jembrana, I Komang Agus Adinata dikonfirmasi Selasa kemarin mengaku pihaknya masih mendata peserta Pameran Inkra ini.  “Peserta masih didata. Pendaftaran kita buka selama jam kantor sampai hari Jumat nanti,” ujarnya.
 
Pihaknya berharap Pameran Inkra ini bisa diikuti secara maksimal oleh para pelaku UMKM. “Peserta UMKM kami target sebanyak-banyaknya. Nanti akan kami atur untuk tempatnya. Kalau yang pengerajin kain, bisa diatur jadi satu tempatnya. Yang kuliner, dipisah khusus kuliner,” ujarnya. 
 
Kendati belum semua UMKM di Jembrana mendaftarakan diri, namun ia menyatakan untuk lebih meraimakan pameran nanti, pihaknya juga akan mengundang sejumlah perwakilan UMKM dari sejumlah kabupaten/kota lain di Bali, termasuk juga menyediakan stand bagi BUMD, Koperasi, termasuk sejumlah instansi pemerintah. “Tetapi yang prioritas tetap UMKM. Kami juga berharap semua UMKM di Jembrana bisa ikut dalam pemeran tahun ini, terutama yang memang berkaitan dengan kerajinan tradisional,” jelasnya. 
 
Pihaknya juga akan mengelar pameran clothing anak muda Jembrana yang akan diisi festival kuliner khas Jembrana selama tiga hari diareal Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana, mulai Kamis (15/8) hingga Sabtu (17/8) mendatang. “Harapannya pameran clothing dan kuliner ini agar anak-anak muda dapat lebih mengenal kuliner khas Jembrana, seperti jajan bendu, dan kuliner khas lainnya,” tandasnya. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

6 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Tabanan - Bali Tribune – Enam kendaraan mengalami kecelakaan beruntun di jalur Denpasar-Gilimanuk, lingkungan Banjar Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, pada Senin (8/12) sore.

Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 Wita tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di jalur utama Denpasar-Gimanuk tersebut sempat mengalami kemacetan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Suwung Berfungsi Lokasi Pemrosesan Akhir Sampah Residu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung yang selama ini masih menggunakan sistem pembuangan terbuka atau open dumping. Penutupan total ditargetkan rampung paling lambat 23 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Tekanan Fiskal, Pemkab Buleleng Potong Tambahan Penghasilan ASN

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat mengalami tekanan fiskal (fiscal stress), Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana mengambil jalan pintas dengan memotong anggaran pengahsilan untuk pegawai. Langkah memotong anggaran penghasilan pegawai (ASN) itu disebut merupakan langkah efisiensi untuk menyelamatkan keuangan daerah.

Dalam proyeksi APBD 2026 kekurangan anggaran hingga mencapai Rp 50 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

2025, Kejari Buleleng Terima 10 Laporan Dugaan Korupsi, Mayoritas Dihentikan

balitribune.co.id | Singaraja - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng memaparkan capaian penanganan perkara korupsi dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang jatuh pada 9 Desember. Sepanjang Januari hingga Desember, tercatat sepuluh laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) telah diterima bidang pidana khusus (pidsus) dari berbagai elemen masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.