Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pendataan dan Pemantauan Ormas Diintensifkan

Bali Tribune/ I Ketut Eko Susila Artha Permana



balitribune.co.id | Negara - Berbagai upaya dilakukan dalam menangkal potensi gangguang keamanan ketertiban dan ketentraman masyarakat. Salah satunya melalui pemantauan keberadaan ormas di Jembrana.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana mengatakan pihaknya melakukan berbagai upaya untuk mendata dan verifikasi ormas di Jembrana, dilakukan evaluasi kembali, terutama terkait pedataan dan pendaftarannya sesuai Undang Undang nomor 16 tahun 2017 tentang Omas. Tidak hanya administrasi, namun verifikasi juga dilakukan secara factual. Salah satu tujuannya adalah mengantisipasi adanya tindakan maupun gerakan yang mengganggu stabilitas keamanan, “jangan sampai ada ormas yang mengganggu dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia mengakui, akibat ulah segelintir kelompok hingga kini masih ada stigma negative terhadap ormas. “Jal-hal negatif terkait ormas segera bisa dituntaskan sehingga keberadan ormas juga tidak dipandang sebelah mata. Banyak ormas yang melakukan kegiatan positif seperti social kemanusiaan dan budaya, jangan sampai itu tercoreng oleh ulah oknum ormas, imbuhnya.

Ia menyebut sesuai regulasi dan kewenangannya, pedaftaran dan pendataan ormas di Jembrana dilakukan secara manual maupun secara online melalui Badan Kesbangpol. “Ormas yang ada di Jembrana dan belum terdata, agar mendaftarkan ke Kesbangpol Jembrana untuk selanjutnya dilakukan verifikasi faktual,” imbuhnya.

Ia menyebut, sampai saat ini sudah ada 120 ormas baik berbadan hokum perkumpulan maupun yayasan yang terdata keberadaanya di Jembrana. Sedangkan pemantauan kegiatan ormas sesuai regulasi yang ada ormas wajib melaporkan kegiatan dan program kerjanya ke Kesbangpol sebagai dasar untuk evaluasi.

Pemantauan ormas ini juga melibatkan pihak Kepolisian, TNI dan Kejaksaan dan instansi terkait. “Kami memonitor terus perkembangan-perkembangan (ormas). Ini berkaitan dengan premanisme, arogansi hingga radikalisme dan terorisme. Sehingga tidak ada lagi ormas yang membawa kepentingan-kepentingan seperti menguasai wilayah, terjadi blok-blok lahan-lahan antar ormas, apalagi sampai tidak berideologi Pancasila. Itu tidak kita benarkan. Apapun ormasnya kalau melanggar, akan ada sanksi hukum. Tim Kewaspadan Dini, Tim Penanganan Konflik juga selalu memonitor keberadaan ormas yang ada di wilayah,” imbuhnya.  

Pihaknya mengakui sampai saat ini belum ada ormas yang melakukan tindakan atau gerakan mengganggu stabilitas masyarakat di Jembrana. Jangan sampai terjadi hal semacam itu. Itu yang sekarang sedang dilakukan. Salah satu upaya untuk menangkal potensi-potensi gangguan stabilitas keamanan masyarakat adalah dengan pola pemberdayaan organisasi-organisasi yang ada di masyakarat.

“Kita selalu antisipasi. Kita arahkan untuk pemberdayaan dan sinergi dalam pembangunan. Sehingga ormas yang ada akan menjadi wadah positif bagi masyarakat Jembrana. Ormas betul-betul hadir di tengah masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami berupaya melakukan pemberdayaan ormas untuk bersama-sama berkontribusi di tengah masyarakat. Sehingga antar ormas yang ada di daerah bisa menumbuhkan rasa gotong royong, saling memiliki dan mengembangkan sinergi untuk bersama membangun daerah,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Lebaran 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai Akan Layani 1,1 Juta Penumpang

balitribune.co.id I Kuta - Pergerakan penumpang pada Lebaran 2026 (1447 H) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai diprediksi akan mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama di tahun 2025. Diprediksi, pada periode Lebaran 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan melayani sebanyak 1.130.436 pergerakan penumpang dan sebanyak 6.742 pergerakan pesawat.

Baca Selengkapnya icon click

Siap Memukau! Ini Deretan 10 Ogoh-Ogoh yang Melaju ke Final Festival Singasana III

balitribune.co.id | Tabanan - Semangat kreativitas dan kebersamaan generasi muda Tabanan kembali bergelora menjelang perayaan Hari Raya Nyepi. Sebanyak 10 ogoh-ogoh terbaik karya Sekaa Teruna dari masing-masing kecamatan dipastikan akan meramaikan puncak Festival Ogoh-Ogoh Singasana III Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang digelar pada 15 Maret 2026 di pusat Kota Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Kelating Berswadaya Perbaiki Jalan Jebol

balitribune.co.id I Tabanan - Warga Desa Adat Kelating di Kecamatan Kerambitan berswadaya agar bisa memperbaiki kerusakan jalan di lingkungan Banjar Dauh Jalan yang jebol sebulan lalu. Upaya mandiri yang dilaksanakan pada Minggu (8/3/2026) ini dilakukan lantaran kerusakan tersebut belum mendapatkan penanganan dari pemerintah daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 1948 Saka, Gubernur Koster Tekankan Peran Strategis Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id I Denpasar -  Ribuan pecalang dari desa adat se-Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Gubernur Bali Wayan Koster, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara atau Manggala Utama.

Baca Selengkapnya icon click

Aksi Bersih Sampah Kawasan Danau Batur Libatkan Lima Ribu Peserta

balitribune.co.id I Bangli - Pemkab Bangli terus melakukan upaya dalam hal penanganan sampah. Kali ini, aksi bersih-bersih menyasar kawasan Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Minggu (8/3/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari gerakan Bali Bersih Sampah ini melibatkan lebih dari 5.000 peserta dari berbagai unsur pemerintah, pelajar, serta masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.