Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penerapan PPKM Darurat, Aparat Kepolisian Datangi Rumah Warga

Bali Tribune/ Teks foto : BANTUAN - Jajaran Polsek Kota Negara menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak penerapan PPKM Darurat.






balitribune.co.id | Negara  - Selain mengintensifkan pencegahan meluasnya pandemic covid-19 yang kini mengalami peningkatan kasus yang signifikan, di tengah penerapan PPKM Darurat aparat kepolisian di Jembrana  gencar turun ke masyarakat untuk menangani dampak pandemic. Selain mendistribusikan beras kepada warga terdampak, juga melakukan vaksinasi ke rumah-rumah warga.
 
Pandemi covid-19 sudah mewabah lebih dari satu setengah tahun. Dampaknya pun kini berpengaruh diberbagai sector kehidupan masyarakat. Belum usai penanganan pandemic serta dampaknya, kasus covid-19 justru malah mengalami peningkatan kasus yang signifikan sehingga diterapkan PPKM Darurat di wilayah Jawa-Bali. Berbagai pembatasan yang diberlakukan di masa PPKM Darurat juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Tidak sedikit warga yang terdampak penerapan PPKM Darurat.
 
Kondisi ini disikapi serius jajaran kepolisian di Jembrana. selain melakukan penyekatan untuk mengurangi mobilitas warga dalam upaya mencegah meluasnya pandemic covid-19, aparat kepolisian di Jembrana juga kini mengintensifkan untuk membantu warga yang terdampak pandemic terutama di masa PPKM darurat. Sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, Polres Jembrana kini membagikan sembako kepada warga yang terdampak penerapan PPKM Darurat yang telah berlangsung sepekan lebih.
 
"Semoga bansos ini dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban warga masyarakat yang membutuhka," ujar Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa. Pendistribusian sembako bagi warga terdampak PPKM Darurat ini dilakukan ke setiap desa oleh personil di setiap satuan maupun oleh Bhabinkamtibmas. Selain upaya untuk meringgankan beban ekonomi masyarakat di masa PPKM Darurat, aparat kepolisian di Jembrana juga menggencarkan vaksinasi covid-19 hingga ke rumah-rumah warga.
 
Seperti yang kini dilakukan oleh Polsek Negara. Dalam rangka mendukung program Pemerintah Percepatan Vaksinasi Covid-19 khususnya di Wilayah Hukum Polsek Negara, Kapolsek Negara bersama Vaksinator UPTD Puskesmas Negara I secara langsung mendatangi rumah warga. Kapolsek Negara AKP I Gusti Made Sudarma Putra mengatakan pihaknya bersama UPTD Puskesmas I Negara melakukan vaksinasi jemput bola terhadap masyarakat yang belum mendapatkan vaksin covid-19 .
 
Dengan upaya dor to dor ini, program vaksinasi dengan mendatangi langsung rumah warga ini diharapkan capaian target vaksinasi bisa segera terpenuhi. Menurutnya semakin banyak warga yang sudah tervaksinasi, maka herd immunity ( kekebalan kelompok ) bisa terbentuk sehingga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. Selain itu pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar usia 12 tahun ke atas juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian di Jembrana. Bahkan vaksinasi yang baru di mulai ini mendaptkan pemantauan khusus. 
wartawan
PAM
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.