Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penerima Vaksinasi Digenjot, Suplai Vaksin Terus Ditambah

Bali Tribune/ VAKSIN - Petugas Dinas Kesehatan Jembrana memasukan vaksin yang baru diterima ke dalam coldroom penyimpanan vaksin di Gudang Farmasi.


balitribune.co.id | Negara  - Hingga kini pencapaian target vaksinasi Covid-19 di Jembrana terus dipercepat. Selain penerima vaksin di setiap fasilitas kesehatan (faskes) yang melaksanakan pelayanan vaksinasi terus digenjot setiap harinya. suplai vaksin juga terus ditambah. Kini ada dua merk vaksin yang didistribusikan untuk vaksinasi di Jembrana.
 
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Minggu (30/5) mengatakan, pihaknya saat ini masih menggenjot percepatan vaksinasi kepada masyarakat. Upaya tersebut menurutnya untuk herd immunity minimal 70% dari jumlah penduduk Jembrana secepatnya tercapai. 
 
Dikatakannya, target penerima vaksinasi setiap harinya juga ditingkatkan. Selain dipusatkan di fasilitas kesehatan yang sudah ditunjuk, menurutnya dilakukan  jemput bola vaksinasi langsung kesimpul simpul masyarakat,“Dalam  sehari setiap faskes minimal  ditarget melayani 150 orang. Ada 15 faskes yang sudah ditunjuk  sehingga  sehari diharapkan bisa melayani 2.250 orang," ujarnya. Sedangkan upaya jemput bola ditempuh lewat gebyar/vaksin massal hingga ke banjar- banjar.
 
“Itu upaya jajaran Satgas Covid-19 Jembrana dalam menggerakkan masyarakat untuk vaksin. Hasilnya  sangat tergantung dari support maksimal dari lintas OPD, Camat se-Kabupaten Jembrana serta Perbekel/Lurah/Bendesa/Kelian Adat/Kelian Banjar/Kaling se-Jembrana” ungkapnya.
 
Begitu pula support maksimal dari tokoh masyarakat dan tokoh agama juga dinilai sangat berperan agar masyarakat mau datang ke lokasi vaksinasi. Sejak dimulainya vaksinasi pada Februari lalu hingga Sabtu (29/5), ia menyebut jumlah masyarakat Jembrana yang baru vaksinasi dosis pertama sebanyak 67.516 orang. 
 
Sementara yang sudah lengkap kedua dosis menurutnya sudah sebanyak 34.865 orang. Ia juga menyebut Kabupaten Jembrana kembali mendapatkan tambahan vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
 
Ia menyebut ada dua jenis vaksin yang sudah datang yakni vaksin Biofarma dan vaksin AstraZeneca. Berbeda dengan vaksin Biofarma yang didistribusikan langsung ke masing-masing kabupaten/kota oleh pihak ketiga yang ditunjuk Kemenkes, vaksin Astra Zeneca menurutnya didistribusikan Kemenkes langsung ke provinsi masing-masing dan diambil oleh kabupaten/kota. Ia menyebut stok vaksin yang baru datang Sabtu lalu terdiri dari Vaksin Biofarma sebanyak 12.020 dosis dan vaksin AstraZeneca sebanyak 15 ribu dosis.
 
Sehingga total terkini tambahan vaksin yang diterima Satgas Covid-19 Jembrana menurutnya sebanyak 27.020 dosis. “Sesuai instruksi Bupati Jembrana untuk percepatan vaksinasi ke masyarakat, untuk 15 ribu dosis AstraZeneca target kami sudah habiskan maksimal dalam 10 hari. Sementara 12.020 dosis Biofarma digunakan untuk dosis kedua.  
 
Namun bisa juga digunakan untuk dosis 1 jika AstraZeneca sudah habis. Atau atau saat menunggu kedatangan AstraZeneca berikutnya bisa digunakan Biofarma untuk dosis pertama,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.