Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengelola Bandara Diminta Antisipasi Cuaca Ekstrem

Bali Tribune / Agustinus Budi Hartono

balitribune.co.id | KutaKepala Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono menegaskan dengan adanya lonjakan pergerakan penumpang dan pesawat yang cukup tinggi pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024, perlu antisipasi dan kesiapan para stakeholder di Bandara I Gusti Ngurah Rai terkait berbagai hal. Seperti antisipasi cuaca ekstrem, angin, bencana alam yang berpotensi hazard, ancaman keamanan dan ketertiban, kesiapan armada, ground handling, potensi terjadinya penundaan penerbangan, pembatalan serta hal teknis yang mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan. 

Selain itu potensi kegiatan layang-layang, laser dan kembang api yang mengganggu Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) serta trafik lalu-lintas yang menuju dan keluar dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal tersebut disampaikannya saat pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di bandara setempat, Kuta, Badung, Selasa (19/12).

“Kami selalu menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan safety, security dan service agar penumpang selalu merasa aman, selamat dan nyaman. Untuk Periode Nataru ini, rampcheck terhadap pesawat akan dilaksanakan sebanyak 95 kali di wilayah Bali dan 210 kali di lokasi Lombok, Kupang dan Labuan Bajo dimana semuanya itu terhubung dengan destinasi Bali," tegasnya.

Pihak Angkasa Pura 1 selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mempersiapkan pelaksanaan periode Nataru dan telah berkoordinasi dengan seluruh stakehokder yang ada di bandara, serta memastikan kesiapan tidak hanya dalam kondisi normal bahkan ke kondisi-kondisi tertentu. Direktur Utama PT Angkasa Pura 1, Faik Fahmi mengatakan, sudah mengantisipasi terhadap gangguan-gangguan keamanan, antisipasi bila terjadinya penundaan penerbangan dan keadaan di luar kendali termasuk telah mempersiapkan langkah-langkah menghadapi cuaca ekstrem. 

"Saat periode Nataru, Bali adalah bandara yang diproyeksikan paling ramai," ujarnya. Hal ini menjadi perhatian utama bagi pengelola bandara dan yang perlu dilakukan antisipasi tidak hanya di dalam terminal, juga di luar terminal setelah penumpang keluar maupun masuk ke dalam terminal.

wartawan
YUE
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.