Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penggemar Mobil Kuno Ramaikan Gumi Makepung

Bali Tribune/ MOBIL KUNO – Pengurus Perhimpunan Pengemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) menyerahkan karikatur kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba.


balitribune.co.id | Negara  - Ratusan penggemar mobil kuno di Bali berkumpul di Jembrana, Minggu (20/6). Mereka melaksanakan pengukuhan pengurus Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI). Para pecinta mobil lawas ini diajak untuk mengenal potensi wisata dan budaya serta  produk-produk lokal Jembrana.
 
Kabupaten Jembrana terpilih sebagai tuan rumah dalam kegiatan pengukuhan pengurus Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang dihadiri ratusan penggiat mobil kuno dari seluruh Bali hingga sejumlah provinsi lain di Indonesia. Kesempatan itu pun tidak disia - siakan Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Secara langsung Bupati kelahiran Desa Kaliakah itu mempromosikan wisata dan budaya Jembrana. Secara langsung Bupati kelahiran Desa Kaliakah itu mempromosikan wisata dan budaya Jembrana.
 
Selain itu mereka juga dikenalkan dengan produk-produk UMKM khas Jembrana yang dipusatkan di Wantilan Pura Jagatnata, Jembrana. Bupati Nengah Tamba mengatakan kegiatan pengukuhan PPMKI Bali yang dipusatkan di Kabupaten Jembrana itu merupakan suatu hal yang tidak lepas dari pertemanannya bersama Ketua PPMKI Pusat. 
 
“Hari pelantikan PPMKI. Jembrana dipilih sebagai tempat Pengukuhan PPMKI. Jadi atas persahabatan dan perteman yang baik jadinya Jembrana yang dipilih,” ungkap Bupati Tamba.
 
Bupati Tamba menyebut ada 8 titik yang dikunjungi rombongan PPMKI di Jembrana. Dikatakannya tidak semua kumpul di Aula Pura Jagatnata Jembrana, untuk mengantisipasi melubernya pengunjung. Untuk itu sisanya mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Jembrana. 
 
“Dikarenakan yang hadir hari ini lebih dari 400 mobil dan kami tidak bisa mengumpulkan di sini (Jagatnatha). Kami harus menjaga Prokes. Yang mengikuti pelantikan hari ini hanya tokoh dan pengurus PPMKI yang akan dilantik,” tegasnya.
 
Tamba mengaku tidak menyia-nyiakan kehadiran pecinta mobil kuno ini ke Jembrana. Ia langsung memperkenalkan seluruh karya dari kreatifitas UMKM yang ada di Jembrana kepada para peserta mobil antik.  
 
”Jika kemarin kita sudah mencoba makanan tradisional bernama bedetan kocing yang ada di Desa Perancak. Ternyata hari ini sudah 1.200 lebih yang order dari seluruh Indonesia bahkan ada dari Negara Hongkong yang minta,” ujarnya.
 
Pihaknya juga secara khusus menyediakan produk kreatif anak muda Jembrana. Dikatakannya salah satu produk kreatif anak muda Jembrana yang tidak ada di tempat lain adalah arak pala yang di Jembrana disebut dengan buah Jebugarum. 
 
“Ke depan untuk memperkenalkan produk kreatifitas UMKM dengan cara seperti ini, setiap ada kunjungan acara kita akan perkenalkan produk UMKM kita ini, untuk market placenya juga kita sudah mulai dan incubatornya ada di PLUT (Pusat Layanan UMKM Terpadu) biar satu pintu kita, biar satu pintu kalau mau UMKM hanya ada di PLUT,” tandasnya.
 
Sementara itu Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna mengapresiasi PPMKI yang telah memilih Jembrana sebagai lokasi pengukuhan pengurus. Menurutnya dengan adanya pengukuhan pengurus PPMKI ini diharapkan pemerintah juga perlu melestarikan mobil antik yang memiliki nilai sejarah ini. 
 
“Selain untuk melestarikan mobil kuno yang mempunyai sejarah masa lampau agar bisa bersinergi dengan pengusaha bengkel terutama UMKM yang di Jembrana sehingga prekonomian bisa berjalan,” tandasnya. 
wartawan
PAM
Category

BTT Badung Mengendap Rp220 Miliar, DPRD Bakal Bedah Penyebab Minimnya Serapan

balitribune.co.id I Mangupura - Besarnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tidak terserap sepanjang Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan DPRD Badung. Dari pagu sebesar Rp231,09 miliar, realisasi BTT hanya mencapai Rp10,73 miliar atau 4,64 persen. Artinya, lebih dari Rp220 miliar anggaran yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat tidak terpakai.

Baca Selengkapnya icon click

KPK Ingatkan Badung, Status Kabupaten Antikorupsi Bisa Dicabut

balitribune.co.id I Mangupura - Predikat Kabupaten Antikorupsi yang disandang Kabupaten Badung bukan jaminan bebas dari praktik korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan status tersebut dapat dicabut apabila kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terjerat tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

14 Atlit Karangasem Ambil Bagian di 6 Cabor Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 14 orang atlit penyandang disabilitas yang seluruhnya merupakan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Karangasem, ikut ambil bagian dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar dari Tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 kedepan. Sementara pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026 ini sendiri telah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pagi di Gor Ngurah Rai Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Soroti Sejumlah Proyek di Bangli Belum Berjalan

balitribune.co.id I Bangli - Hingga memasuki bulan Juli 2026 sejumlah proyek dengan alokasi anggaran yang cukup besar di kabupaten Bangli belum berjalan. Proyek kelanjutan pembangunan GOR Bangli Sport Center, kelanjutan pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma dan pembangunan rumah dinas Kapolres Bangli masih belum ada kejelasan.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Desak Deretan Kios Loka Crana Segera Difungsikan

balitribune.co.id I Bangli - Pasca  pedagang yang menempati  kios  di Gedung Loka Crana, Bangli direlokasi ke komplek pasar Kidul Bangli, kini kios tersebut menganggur. Karena saking lamanya kios tersebut kosong, justru seputaran areal kios terlihat kumuh. Menyikapi realita tersebut, kalangan DPRD Bangli mengingatkan agar aset milik pemerintah daerah agar segera digungsikan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.