Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengunjung Berharap Pantai Selagan Nusa Dua Segera Ditata

Bali Tribune / AREA PANTAI - Sejumlah petugas tampak membersihkan area Pantai Selagan yang berada di kawasan The Nusa Dua, Badung

balitribune.co.id | Nusa Dua – Pantai Selagan saat ini cukup memprihatinkan karena mengalami kerusakan akibat dampak dari abrasi yang menggerus bibir pantai. Kondisi tersebut mengurangi estetika atau keindahan bagi para pengunjung. 

Pantai Selagan berada di sekitar lokasi tempat pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 Bali tahun 2022 yakni di kawasan The Nusa Dua Kabupaten Badung. Sehingga nantinya akan menjadi tempat yang dikunjungi para delegasi KTT, dengan kondisi sekarang ini tentunya mengurangi keindahan pemandangan di sekitar Pantai Selagan. 

Kendati akses masuk ke Pantai Selagan masih ditutup, namun pengunjung tetap dapat melihat dengan jelas kondisi di sekitar pantai. Sejumlah pengunjung pun berharap, pengelola melakukan penanganan maksimal sehingga keindahan pantai yang diapit Pulau Nusa Dharma dan Pulau Peninsula dapat diabadikan oleh para pengunjung.

Berdasarkan pantauan, Minggu (23/1) kendati abrasi di Pantai Selagan telah mendapat penanggulangan dengan menggunakan karung pasir atau geobag untuk melindungi pantai dari erosi air laut, hal tersebut belum cukup mampu untuk menahan gempuran gelombang laut. Bahkan sejumlah wisatawan menilai pemasangan geobag hanya merusak estetika pemandangan pantai yang sebenarnya sangat bagus jika mendapatkan penataan lebih tepat.

Seperti disampaikan salah seorang wisatawan asal Surabaya, Kevin ditemui usai mengabadikan momen kunjungannya di Pulau Peninsula. "Saya selama 10 hari liburan di Bali. Ini baru pertama saya berkunjung ke Nusa Dua. Memang suasana di sini bersih, namun tumpukan karung (geobag) mengurangi keindahan pemandangan pantai. Saran saya sih, lebih baik ditata dengan batu, biar lebih bagus. Apalagi di sini kawasan internasional," katanya. 

Hal senada pun disampaikan pengunjung lainnya, Teti asal Sumatera. Ia berharap, pengelola dapat segera mungkin menata bibir Pantai Selagan. Sehingga pengunjung yang berjalan dari Pulau Peninsula dapat menikmati keindahan Pantai Selagan. "Semoga secepatnya ditata supaya pemandangannya menjadi lebih bagus," ucapnya. 

Guna mencegah hal yang tidak diinginkan, akses masuk menuju Pantai Selagan Nusa Dua yang juga kerap disebut The Bay ini kini ditutup pengelola untuk umum. Portal besi yang melintang di pasang guna menutup akses utama bagi pengunjung yang ingin ke pantai. Wisatawan lokal disarankan pergi ke lokasi alternatif lainnya seperti Water Blow dan Pantai Mengiat. 

Mengingat lokasinya yang berada sangat dekat dengan tempat utama KTT G-20, Pantai Selagan diharapkan mendapat penanganan yang cepat. Sehingga layak dikunjungi wisatawan maupun delegasi KTT yang akan datang ke Bali.

wartawan
YUE

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.