Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengunjung Turun Drastis Akibat Wabah Covid-19, Sangeh Tetap Buka

Bali Tribune/ BUKA - Objek Wisata Sangeh, Jumat (20/3/2020) masih buka untuk umum meski sepi pengunjung dampak dari wabah Covid-19.
Balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Badung masih tetap beroperasi di tengah meningkatkan wabah virus Corona (Covid-19) di Tanah Air. Salah satunya objek wisata Sangeh yang masih menerima kunjungan wisatawan, Jumat (20/3/2020). Meski pengunjung sepi, objek yang menyajikan keindahan hutan Pala dan kawanan kera ini tetap buka untuk umum.
 
Pengelola Objek Wisata Sangeh, Made Sumoho saat dikonfirmasi Jumat (20/3/2020) juga membenarkan bahwa objek wisata yang berlokasi di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung ini masih buka untuk pengunjung. Pihaknya juga mengaku pasca wabah Covid-19 merebak di Indonesia tingkat kunjungan turun drastis. “Iya, kunjungan turun dratis,” akunya.
 
Biasanya wisatawan baik asing maupun domestik yang berkunjung ke objek ini mencapai 200-300 orang perhari. Namun, akhir-akhir ini jumlah wisatawan yang datang turun drastis dan bisa dihitung dengan jari.  
 
“Turun drastis. Kalau dulu asing sampai ratusan orang, sekarang rata-rata hanya 70 hingga 95 orang per hari. Begitu juga domestik sekarang cuman 30 orang,” kata Sumohon.
 
Imbas pandemi globlal Covid-19 diakui sangat berdampak terhadap jumlah kunjungan. Pasalnya, wisatawan tidak lagi bisa datang ke Bali. Wisatawan juga takut berpergian.  “Kami harap situasi seperti ini cepat berlalu,” harapnya.
 
Syukurnya sambung Sumohon, penurunan tingkat kunjungan ini didongkrak oleh adanya aktivitas prewedding di objek wisata Sangeh. Aktivitas preweeding selain dilakukan oleh wisatawan mancanegara juga banyak dilakukan oleh warga lokal. 
 
“Syukurnya beberapa prewedding masih ada,” tukasnya.
Sepinya tingkat kunjungan juga terjadi di objek wisata Taman Ayun. Menurut pengelola Objek Wisata Taman Ayun, Made Suandi, wisatawan yang datang turun drastis sejak isu Covid-19 mewabah di Indonesia termasuk Bali. Bila biasanya ribuan turis datang ke Taman Ayun, namun belakangan tingkat kunjungan hanya mencapai 300 sampai 500 orang per harinya.
 
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra, Kamis (19/3/2020) menyatakan, belum memutuskan untuk menutup objek-objek wisata yang ada di Badung. Namun demikian, pihaknya mengimbau agar pengelola objek ikut mencegah penularan Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan di areal objek. Kemudian, mewajibkan wisatawan yang datang untuk mencuci tangan dan mengenakan masker. 
wartawan
I Made Darna
Category

Kabel Sanur Resmi di Bawah Tanah

balitribune.co.id I Denpasar - Proyek fisik Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, resmi rampung 100 persen pada Senin (20/4/2026). Saat ini, Pemerintah Kota Denpasar tengah menunggu tuntasnya Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait tarif yang ditargetkan rampung awal Mei 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.