Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengurus KONI Buleleng Dilantik

KONI
PATAKA – Ketua Umum KONI Buleleng, Artha Widnyana (kanan) menerima pataka dari Ketum KONI Bali, Ketut Suwandi saat pengukuhan pengurus KONI Buleleng masa bakti 2017-2021, Rabu (18/4).

BALI TRIBUNE - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng masa bakti 2017-2021, resmi dikukuhkan dan dilantik, Rabu (18/4). Dilantiknya pengurus KONI Buleleng itu merupakan hasil Musyawarah KONI Buleleng bulan Desembar tahun 2017 lalu. Pelantikan betempat di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja, Eks Pelabuhan Buleleng di hadiri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyan, Sekkab Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Buleleng, Ketua Umum KONI Bali, Ir. Ketut Suwandhi, staf ahli bupati, para sekretaris serta pimpinan OPD lingkup Pemkab Buleleng. Masih bercokolnya muka lama dalam kepengurusan KONI Buleleng mendapat perhatian Ketum KONI Bali, Ir. Ketut Suwandhi. Menurutnya, pengurus masih didominasi pengurus sebelumnya, namun mereka memiliki pengalaman kendati tetap harus di evaluasi agar bisa lebih baik. ”Pengurus KONI Buleleng masa bakti 2017-2021 mempunyai kemampuan untuk lebih mengembangkan olahraga di Kabupaten Buleleng. Saya yakin beliau-beliau yang duduk di kepengurusan KONI Buleleng saat ini mempunyai niat dan usaha lebih untuk bertarung bagaimana mengembangkan keolahragaan di Kabupaten Buleleng,” ujarnya. Dicontohkannya, Buleleng pada Mei mendatang bakal menjadi tempat Kejurnas Selam di kolam renang Buleleng. Event itu sendiri bakal diikuti sekitar 1.000 perenang dari seluruh Indonesia, sehingga pastinya bakal ada pendapatan masuk untuk Buleleng. “Dengan demikian akan ada umpan balik dari dukungan yang diberikan Pak Bupati Buleleng kepada KONI Buleleng. Kami sendiri juga berharap dengan adanya kepercayaan dukungan yang diberikan ke KONI Buleleng dari Pemkab Buleleng, mampu dijaga dengan kerja keras, sehingga mampu memberikan hasil positif termasuk prestasi di daerah itu,” terang Suwandi.  Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan, kepengurusan baru KONI tersebut diharapkan dapat lebih mengembangkan sektor olahraga. Bukan saja untuk prestasi atlet namun  bisa memberikan kontribusi untuk peningkatan kesejahteraan dengan mengembangkan sport tourism yang berkelas dunia. ”Pengembangan sport tourism ini harus sesuai dengan alam yang dimiliki Buleleng, misalnya kita memiliki pantai yang panjang dan ombaknya tenang.  Lalu juga ada topografi yang curam bisa dijadikan sport downhill,” ujarnya. Sementara itu Ketum KONI Buleleng, Artha Widnyana mengatakan pihaknya bertekad melaksanakan apa yang menjadi keinginan Bupati Buleleng itu. “Sebagai atasan kami, pastinya kami akan berupaya keras untuk bisa menjaga dan menjalankan kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada kami. Hanya memang ada hal tersendiri yang harus dilakukan bersama-sama antara kami dengan cabor di bawah KONI Buleleng,” papar Artha.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.